alexametrics

Cegah Varian Omicron, Israel Larang Orang Asing Masuk Negaranya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni
Cegah Varian Omicron, Israel Larang Orang Asing Masuk Negaranya!
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Pixabay)

Israel memberlakukan larangan perjalanan bagi orang asing masuk ke negaranya untuk mencegah penyebaran varian Omicron.

Suara.com - Saat ini, varian Omicron yang semula dikenal B.1.1.529 memicu kekhawatiran dunia. Israel pun mengambil sikap dengan melarang orang asing memasuki negaranya selama 14 hari untuk mencegah penyebaran varian Omicron.

Israel memberlakukan larangan itu mulai Minggu (28/11/2021) pada tengah malam. Sejauh ini, Israel juga baru menemukan satu kasus varian Omicron yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan dan berpotensi menular.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga sudah menetapkan varian Omicron ini sebagai varian perhatian dengan bukti awal bahwa varian virus corona ini berpotensi memicu infeksi ulang yang lebih tinggi.

Dilansir dari BBC, WHO pun telah memperingatkan semua negara untuk memberlakukan pembatasan perjalanan untuk mencegah penyebaran varian Omicron yang diketahui lebih berbahaya dibandingkan varian Delta.

Baca Juga: Punya Gejala Berbeda, Ini Tanda Seorang Terinfeksi Virus Corona Varian Omicron

Karena itu, kabinet virus corona Israel menyetujui pembatasan perjalanan untuk mencegah penyebaran varian Omicron.

Selain larangan masuk untuk orang asing, mereka juga mewajibkan karantina 3 hari untuk semua warga Israel yang sudah vaksinasi dan karantina 7 hari bagi mereka yang belum vaksinasi.

Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19, varian Omicron. (Dok. Envato)

Sebelumnya, pihak berwenang Israel telah menempatkan 50 negara Afrika pada daftar merah. Semua warga negara Israel yang baru saja kembali dari 50 negara itu harus menjalani karantina dan tes Covid-19.

Sejak awal pandemi virus corona, Israel telah mengonfirmasi lebih dari 1,3 juta infeksi virus corona Covid-19 dengan lebih dari 8.100 kematian akibat virus corona Covid-19.

Selain Israel, beberapa negara yang juga memberlakukan langkah baru untuk mencegah penyebaran varian Omicron termasuk Australia, Jepang, India, dan Kanada.

Baca Juga: Varian Baru Virus Corona B.1.1.529 di Afsel, Apa yang Diketahui Sejauh Ini?

Komentar