Berencana Ikut Lomba Lari Virtual? Jangan Lupa Cukupi Nutrisi Tubuh dengan Cara Ini

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 08 Desember 2021 | 16:35 WIB
Berencana Ikut Lomba Lari Virtual? Jangan Lupa Cukupi Nutrisi Tubuh dengan Cara Ini
Ilustrasi olahraga lari virtual. [shutterstock]

Suara.com - Akibat pandemi Covid-19, berbagai acara dilaksanakan secara virtual untuk mencegah terjadinya kerumunan dan penularan virus corona. Termasuk juga acara lomba lari yang sejak tahun lalu trennya mulai dilaksanakan secara virtual.

Acara terdekat juga akan dilaksanakan run challenge Maybank Marathon 2021 secara virtual melalui Maybank Marathon Anywhere 2021 yang berlangsung pada 11-12 Desember 2021. 

Kamu bisa berpartisipasi dalam tantangan lari tersebut dengan pilihan kategori 10K, 21K dan 42k, dan melakukannya dari lokasi mana pun. Setiap peserta di semua kategori wajib menuntaskan tantangan dalam satu periode waktu yang dapat dilakukan pada Sabtu (11/12) atau Minggu (12/12) dengan lama waktu yang dapat ditentukan oleh setiap pelari.
 
Agar bisa menyelesaikan tantangan lari puluhan kilometer tersebut, tentu diperlukan kesiapan fisik. Selain latihan, asupan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi sangat penting agar tubuh dapat mengoptimalkan energi untuk ketahanan ketika berlari. 

Berikut tips asupan nutrisi penting untuk persiapan lomba lari bagi pemula:

1. Kurangi Asupan Karbohidrat Berlebih

Ilustrasi diet (Shutterstock)
Ilustrasi diet (Shutterstock)

Sebaiknya konsumsi karbohidrat dengan indeks glikemik rendah secukupnya. Indeks glikemik adalah indeks untuk menunjukkan kecepatan unsur karbohidrat dalam makanan untuk diubah menjadi glukosa sebagai energi. Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah dapat membantu mengendalikan gula darah yang menjadi sumber energi penting otot dan hati saat melakukan aktivitas intensitas tinggi. 

Contoh makanan karbohidrat rendah glikemik seperti, roti gandum atau multigrain, buah-buahan (apel, aprikot, kiwi, atau tomat), sayuran (wortel, seledri, atau brokoli), juga biji quinoa atau barley.

2. Konsumsi Lebih Banyak Protein

Protein berguna sebagai asupan energi dan memperbaiki jaringan rusak yang terjadi selama latihan. Jumlah protein yang disarankan tubuh sekitar 20-25 persen dari total asupan kalori harian. Protein bisa didapat dari telur, ayam, kedelai, pasta, maupun daging rendah lemak. Tapi jangan lupa juga perhatian cara masaknya. 

3. Konsumsi Air Mineral Secara Berkala dan Teratur

Agar tidak dehidrasi, bisa terapkan strategi hidrasi dengan 3 bagian, yaitu pre-event, event, and post-event. Sebelum berlari, disarankan untuk minum 240-300 ml air. Selama berlari, pelari harus minum seteguk atau dua teguk air mineral setiap interval 15 menit tanpa harus merasa haus. Sebab haus justru menjadi tanda tubuh telah dehidrasi. Selesai berlari, segera cukupi asupan minum kembali.

4. Hindari Sumber Lemak Tinggi dan Serat

Hindari makanan berlemak seperti krim atau saos berat, makanan yang digoreng, juga makanan yang dibuat menggunakan minyak atau mentega. Kemudian, hindari juga makanan kategori tinggi serat seperti whole grain, kacang polong, dan sayuran silangan seperti kubis dan sawi hijau.
 
Belajar dari pengalaman lari marathon sebelumnya, Ketua Komunitas Track Team Farry Ongkowidjaja mengatakan bahwa untuk asupan energi bagi tubuh sebelum berlari, pastikan pelari mencari tahu makanan yang terbaik untuk tubuh. 

Ia menyarankan untuk konsumsi makanan besar (full board meal) 4 jam sebelum waktu berlari. Lalu tambah asupan karbohidrat cair atau gel saat 30-60 menit sebelum berlari. 

"Jika tidak memungkinkan, bisa diganti makan pisang atau roti 60 menit sebelum lari dan karbo cair atau gel 30 menit sebelum lari. Satu lagi, hindari melakukan hal-hal baru atau mengonsumsi makanan dan minuman yang belum pernah dilakukan sebelumnya, untuk mencegah reaksi tubuh terhadap aktivitas atau asupan baru tersebut," saran Farry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peneliti Ini Mencari Partisipan yang Biasa Olahraga Jogging Sambil Konsumsi Ganja

Peneliti Ini Mencari Partisipan yang Biasa Olahraga Jogging Sambil Konsumsi Ganja

Bogor | Rabu, 08 Desember 2021 | 13:30 WIB

Peneliti Ingin Rekrut Relawan Untuk Hisap Ganja Sambil Olahraga Dibayar Rp1,4 Juta, Mau?

Peneliti Ingin Rekrut Relawan Untuk Hisap Ganja Sambil Olahraga Dibayar Rp1,4 Juta, Mau?

Health | Rabu, 08 Desember 2021 | 12:15 WIB

Pamerkan Koleksi Sportswear Terbaru, Brand Lokal Ini Gelar Fashion Show di PInggir Jalan!

Pamerkan Koleksi Sportswear Terbaru, Brand Lokal Ini Gelar Fashion Show di PInggir Jalan!

Lifestyle | Rabu, 08 Desember 2021 | 08:34 WIB

Terkini

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB