Wajah Terlihat Tua Meski Masih Muda? Bisa Jadi Akibat Kurang Tidur!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 12 Desember 2021 | 08:00 WIB
Wajah Terlihat Tua Meski Masih Muda? Bisa Jadi Akibat Kurang Tidur!
Ilustrasi penuaan. (Elements Envato)

Suara.com - Bila Anda merasa terlihat jauh lebih tua dari usia Anda aslinya, hal itu mungkin dipengaruhi oleh beberapa faktor. Peneliti dari University of Exeter mengatakan salah satu faktornya adalah kurang tidur.

Menurut Serena Sabatini, PhD, kualitas tidur yang buruk berkaitan dengan perasaan negatif yang mengakibatkan penuaan, seperti merasa lebih tua dan memiliki pandangan yang lebih buruk tentang penuaan.

Selain itu, orang yang kurang tidur dapat menjadi lebih rentan terhadap masalah kesehatan.

Sebuah penelitian yang melibatkan 4.482 orang usia 50 tahun ke atas untuk membuktikan hubungan kurang tidur dan penuaan.

Tujuan dari studi ini adalah mempelajari hal-hal yang bsa melindungi kesehatan kognitif seseorang seiring bertambahnya usia.

Ilustrasi kurang tidur (Pexels).
Ilustrasi kurang tidur (Pexels).

Para ahli mengatakan kurang tidur tidak hanya membuat Anda terlihat lebih tua dari usia seharusnya, tetapi juga bisa memiliki efek nyata pada kesehatan Anda.

Stephanie Griggs , PhD, RN, asisten profesor di Frances Payne Bolton School of Nursing dan rekan fakultas di Schubert Center for Child Studies di Case Western Reserve University, mengatakan bahwa ita berputar melalui gerakan mata cepat (REM) dan gerakan mata tidak cepat selama tidur.

"Proses dan tahapan tidur ini sangat penting untuk membantu kita pulih dari penyakit, memperbaiki tubuh, mengkonsolidasikan ingatan, dan mengatur emosi kita," kata Stephanie Griggs dikutip dari Healthline.

Ia juga menjelaskan bahwa ormon yang berbeda disekresikan atau diatur selama tahap ini. Misalnya, hormon pertumbuhan disekresikan selama NREM N3 (tidur gelombang lambat).

baca juga

Hormon ini bertanggung jawab untuk memperbaiki pembuluh darah. Griggs mengatakan ini penting karena robekan kecil di pembuluh darah dapat menyebabkan penumpukan plak, sehingga mengakibatkan stroke dan serangan jantung.

Cristiano Guarana, asisten profesor manajemen dan kewirausahaan di Indiana University Kelley School of Business, juga menambahkan bahwa kurang tidur membuat seseorang lebih sulit berpikir.

Kurang tidur mengurangi konektivitas antara amigdala dan korteks prefrontal otak.

"Pada dasarnya, ketika seseorang tidur cukup tidur membuat mereka kurang siap untuk memproses informasi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Alasan Kucing Tidur Terus, Apakah Berbahaya untuk Kesehatan si Anabul?

7 Alasan Kucing Tidur Terus, Apakah Berbahaya untuk Kesehatan si Anabul?

Lifestyle | Kamis, 09 Desember 2021 | 18:14 WIB

5 Manfaat Goji Berry untuk Kesehatan, Mampu Tingkatkan Kualitas Tidur

5 Manfaat Goji Berry untuk Kesehatan, Mampu Tingkatkan Kualitas Tidur

Your Say | Kamis, 09 Desember 2021 | 17:46 WIB

Stres Kronis Mempercepat Penuaan, tapi Ketahanan Emosi Bikin Dampak Buruknya Lebih Ringan

Stres Kronis Mempercepat Penuaan, tapi Ketahanan Emosi Bikin Dampak Buruknya Lebih Ringan

Health | Kamis, 09 Desember 2021 | 16:59 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×