Antibodi Llama Bisa Melawan Virus Corona Covid-19 dan Variannya

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 10 Desember 2021 | 16:03 WIB
Antibodi Llama Bisa Melawan Virus Corona Covid-19 dan Variannya
Ilustrasi antibodi. [Swiftsciencewriting/Pixabay]

Suara.com - Antibodi mini yang biasa disebut nanobodies dari llama, telah menunjukkan potensi terapeutik dalam memerangi virus corona Covid-19 dan variannya.

Di tengah kekhawatiran munculnya varian Omicron, varian baru virus corona yang berpotensi lebih berbahaya, para ilmuwan berusaha mencari pengobatan virus corona Covid-19 yang lebih efektif.

Ilmuwan Rockefeller Michael P. Rout dan Brian T. Chait dan rekan mereka di Seattle Children's Research Institute memilih 100 nanobodi berdasarkan potensi dan kemampuannya menargetkan berbagai bagian protein lonjakan virus corona Covid-19.

Nanobodi yang diproduksi oleh llama ini terbukti menetralkan viris corona Covid-19 asli dan beberapa varian virus corona, termasuk varian Delta dan kemanjuran tinggi dalam tes laboratorium.

Studi untuk menilai potensi nanobodi dalam melawan varian Omicron masih berlangsung. Para peneliti berharap kombinasi nanobodi bisa dikembangkan menjadi obat Covid-19 yang efektif melawan varian virus corona sekarang ini.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19, antibodi (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, antibodi (Pixabay)

"Nano bekerja dengan cara mengikat virus, kami berharap banyak bahwa antibodi ini akan tetap efektif dan bisa melawan varian Omicron," kata Rockefeller Michael P. Rout dikutip dari Times of India.

Antibodi manusia sendiri memiliki dua rantai protein. Tapi, nanobodi yang dihasilkan oleh oleh llama, unta, dan spesies lain dari keluarga Camelidae hanya terdiri dari satu protein.

Guna mendapatkan nanobodi, para peneliti mengambil sampel darah dari llama yang telah menerima dosis kecil protein virus corona.

Kemudian, mereka mengurutkan DNA yang sesuai dengan beragam nanobodi yang diproduksi oleh sistem kekebalan llama.

baca juga

Nanobodi yang menunjukkan sifat sesuai yang diinginkan pun dipilih dan diuji lebih lanjut untuk mengidentifikasi yang paling mampu menetralkan virus.

Ukuran nanobodi yang kecil memungkinkan mereka mejangkau titik-titik yang sulit dijangkau oleh virus corona Covid-19 dan mungkin tidak bisa diakses oleh antibodi ukuran besar.

Metode ini memungkinkan para peneliti untuk menggabungkan nanobodi yang mampu mengenai bagian-bagian tertentu dari virus dan meminimalkan peluangnya menghindari kekebalan tubuh.

Selanjutanya, para peneliti berencana untuk menguji keamanan dan kemanjuran nanobodi pada hewan. Selain kecil dan gesit, nanobodi juga murah untuk diproduksi massal dalam ragi atau bakteri.

Kemampuan molekul-molekul ini untuk menahan suhu tinggi dan waktu penyimpanan yang lama berarti bisa dikembangkan menjadi obat virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Paparan Flu Musiman Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19

Studi: Paparan Flu Musiman Lindungi Diri dari Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 10 Desember 2021 | 13:20 WIB

Picu Kekhawatiran, WHO Rilis Tingkat Kematian Varian Omicron

Picu Kekhawatiran, WHO Rilis Tingkat Kematian Varian Omicron

Health | Jum'at, 10 Desember 2021 | 12:43 WIB

Kabar Baik, FDA Amerika Serikat Izinkan Obat Antibodi AstraZeneca

Kabar Baik, FDA Amerika Serikat Izinkan Obat Antibodi AstraZeneca

Health | Kamis, 09 Desember 2021 | 20:49 WIB

Terkini

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Ciri-ciri Flek Hitam akibat Okronosis dan Apakah Bisa Disembuhkan?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:20 WIB

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Mengenal Karakter Golongan Darah O: Benarkah Paling Pede dan Mudah Bergaul?

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:19 WIB

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Transaksi Saham Makin Ramai, Tapi IHSG Malah Ambruk Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

The Lost Horizon

The Lost Horizon

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:15 WIB

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Perlindungan Gig Worker Jangan Sampai Matikan Fleksibilitas

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 09:09 WIB

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Self Reward dan Budaya Boros yang Diam-diam Dinormalisasi Gen Z

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Kualitas Udara Sekitar TPA Jatibarang Tak Memenuhi Syarat, SO Tembus 258,26 g/m

Jawa Tengah | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:31 WIB

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

DPO Kasus Pemalsuan Sertifikat Pamar Lubis Ditangkap Buser Polda Metro Jaya

Kalbar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:19 WIB

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

13 Kode Redeem FF Hari Ini 3 Oktober 2026: Klaim Skin SG2 dan Hadiah Naruto Sekarang!

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:15 WIB

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Ngaku Bawa MBG, Dua Pikap di Tulang Bawang Ternyata Selundupkan Rokok Ilegal Senilai Rp1,2 Miliar

Lampung | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:10 WIB

×