Kemen PPPA Tekankan Pentingnya Penerapan Disiplin Positif dalam Sistem Pendidikan

Risna Halidi, Dinda Rachmawati

Selasa, 14 Desember 2021 | 11:48 WIB
Kemen PPPA Tekankan Pentingnya Penerapan Disiplin Positif dalam Sistem Pendidikan
Ilustrasi sekolah. (Unsplash/Feliphe S)

Suara.com - Maraknya kasus kekerasan terhadap anak di lembaga pendidikan yang terintegrasi dengan asrama, khususnya di pesantren sudah sangat mengkhawatirkan.

Untuk itu, diperlukan aksi nyata melalui sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam menerapkan sistem perlindungan anak yang terpadu dan pengasuhan ramah anak di satuan pendidikan berasrama tersebut, termasuk pesantren, madrasah, sekolah Katolik, sekolah Kristen, dan sekolah lainnya.

Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Agustina Erni mengungkapkan penerapan disiplin positif dalam sistem pendidikan yang sudah dilakukan di beberapa sekolah, sangatlah tepat untuk direplikasi dan dicontoh lembaga pendidikan lainnya.

Pada sistem ini, anak diberi kesempatan untuk bersuara dan didengarkan oleh pendidik atau guru. Hal ini sesuai dengan konvensi hak anak yang mengatur pentingnya memenuhi hak anak untuk berpartisipasi.

“Semua lembaga pendidikan harus memberikan kesempatan bagi anak untuk bersuara, guru harus bisa memahami suara anak. Hadirnya guru pendamping yang memahami kondisi anak dan bisa berkomunikasi baik dengan anak, juga sangat penting di satuan pendidikan," jelas Erni dalam Webinar Pengasuhan Ramah Anak di Lembaga Pendidikan Berasrama, Senin (13/12/2021).

Para guru, kata dia juga harus memiliki kualifikasi khusus dan harus bisa memahami kondisi anak, serta memahami suara anak.

Dalam kesempatan yang sama, Komisioner KPAI Bidang Pengasuhan Rita Pranawati menjelaskan pentingnya mengajarkan dan menerapkan budaya kritis namun tetap sopan dan santun pada anak.

"Hal ini dapat menjadi bentuk resiliensi anak agar terhindar dari segala bentuk kekerasan. Serta peran penting orangtua dalam membangun kelekatan dengan anak, khususnya saat menjalani pendidikan di pesantren atau lembaga pendidikan keasramaan lainnya," jelas dia.

Misalnya dengan tetap mengunjungi anak dan menjalin komunikasi dengan mereka untuk memantau kondisinya, karena sejatinya anak hanya dititipkan di lembaga pendidikan tersebut dan orangtua yang paling paham jika ada sesuatu yang salah terjadi pada anak.

baca juga

Pada rangkaian acara ini hadir pula para pengurus dan pendidik lembaga pendidikan keasramaan di antaranya yaitu Pengurus Pesantren Al Awal Rembang, Nawal Arafah Yasin yang menjelaskan bahwa pihaknya telah menerapkan sistem pendidikan dengan pengasuhan disiplin positif

Di mana, mereka turut melibatkan para santri dalam menentukan sanksi yang tepat dan lebih baik untuk membangun mereka ke arah yang lebih positif.

“Kami sudah menerapkan pengasuhan positif melalui kampanye Pesantren Ramah Anak, serta melatih beberapa fasilitator dan melaksanakan workshop terkait disiplin positif, membuat modul disiplin positif pesantren bersama UNICEF dan Yayasan SETARA, melaksanakan pemilihan agen perubahan pesantren dalam mencegah bullying hingga memberikan pendampingan kepada korban bullying," kata Nawal.

Pada intinya, pihaknya lanjut dia berusaha menyebarluaskan disiplin positif untuk pesantren-pesantren yang saling mengajarkan kasih sayang pada sesama.

Pendidik lembaga pendidikan keasramaan yang hadir lainnya, yaitu Pengurus Asrama Putri Van Lith Muntilan, Christi Siti yang menyampaikan bahwa lembaga pendidikannya telah menerapkan sistem pendidikan dengan peraturan berdasarkan poin, untuk menentukan anak bisa lulus dengan baik atau tidak.

Selain itu, tentunya dengan pola asuh yang menerapkan pendampingan religius secara katolik berdasarkan kurikulum pengembangan karakter baik pada anak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Cara Kemen PPPA Hapus Praktik Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Berasrama

Ini Cara Kemen PPPA Hapus Praktik Kekerasan Seksual di Lembaga Pendidikan Berasrama

Health | Selasa, 14 Desember 2021 | 10:02 WIB

Tolak Laporan Warga, Aipda Rudi Akan Disidang Etik di Polres Metro Jaktim Lusa

Tolak Laporan Warga, Aipda Rudi Akan Disidang Etik di Polres Metro Jaktim Lusa

Jakarta | Senin, 13 Desember 2021 | 14:02 WIB

Perbuatannya Sangat Keji, Kemen PPPA Minta Pemerkosa Santriwati di Bandung Dihukum Kebiri

Perbuatannya Sangat Keji, Kemen PPPA Minta Pemerkosa Santriwati di Bandung Dihukum Kebiri

Lifestyle | Jum'at, 10 Desember 2021 | 12:12 WIB

Terkini

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:39 WIB

14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional

14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras

Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras

Bogor | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Telat Hampir 2 Tahun, Prabowo Langgar Undang-Undang Soal Angkat Wantimpres

Telat Hampir 2 Tahun, Prabowo Langgar Undang-Undang Soal Angkat Wantimpres

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai

Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai

Bogor | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong

Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Persib Amankan Tiga Poin Lewat Penalti Peralta, Cong Viettel Dipaksa Pulang Tanpa Gol

Persib Amankan Tiga Poin Lewat Penalti Peralta, Cong Viettel Dipaksa Pulang Tanpa Gol

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Hendak Pergi Kuliah, Perempuan di Medan Belawan Dibegal, Motor dan HP Raib

Hendak Pergi Kuliah, Perempuan di Medan Belawan Dibegal, Motor dan HP Raib

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:14 WIB

BBM Langka di Bali, Antrean Mengular hingga Warga Terpaksa Dorong Motor

BBM Langka di Bali, Antrean Mengular hingga Warga Terpaksa Dorong Motor

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:10 WIB

UEFA Siapkan 11 Poin Reformasi untuk Pangkas Kekuasaan Presiden FIFA, Infantino di Ujung Tanduk

UEFA Siapkan 11 Poin Reformasi untuk Pangkas Kekuasaan Presiden FIFA, Infantino di Ujung Tanduk

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:04 WIB

×