Studi In Vitro: Terapi Antibodi AZD7442 AstraZeneca Mampu Tangkal Varian Omicron

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 14 Desember 2021 | 18:01 WIB
Studi In Vitro: Terapi Antibodi AZD7442 AstraZeneca Mampu Tangkal Varian Omicron
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Terapi antibodi AZD7442 milik AstraZeneca terbukti dalam studi in vitro bisa mempertahankan efikasi vaksin Covid-19 terhadap virus corona varian Omicron.

Bahkan, kabar terbarunya, terapi antibodi AZD7442 juga sudah mendapat izin penggunaan darurat atau EUA dari BPOM Amerika Serikat, yakni FDA, sehingga obat ini sudah bisa digunakan untuk terapi pencegahan dari infeksi Covid-19.

Hal ini disampaikan langsung oleh Sewhan Chon, Presiden Direktur AstraZeneca Indonesia, berdasarkan hasil uji klinik PROVENT fase III secara global di beberapa negara.

"Data terbaru dari uji klinik PROVENT Fase III menunjukkan profil efikasi yang kuat dan AZD7442. Sejauh ini telah menunjukkan perlindungan hingga enam bulan terhadap Covid-19 pada pasien berisiko tinggi dan pasien dengan gangguan kekebalan," ujar Sewhan, mengutip siaran pers yang diterima suara.com, Selasa (14/12/2021).

Adapun terapi AZD7442 ini digunakan untuk pencegahan pada orang dewasa dan remaja usia 12 tahun ke atas, dengan berat badan minimal 40 kilogram.

Kategori penerimanya yakni, orang dengan gangguan kekebalan tubuh yang mengonsumsi imunosupresan atau obat yang menekan kekebalan tubuh, termasuk orang yang belum direkomendasikan mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Selain itu, mereka yang menjalani terapi AZD7442 tidak boleh terinfeksi atau baru saja terinfeksi SARS CoV 2 penyebab sakit Covid-19.

Adapun terapi AZD7442 terdiri dari tixagevimab dikemas bersama cilgavimab, kombinasi long-acting antibody (LAAB).

AZD7442 adalah kombinasi dari dua long-acting antibodi monoklonal untuk pencegahan Covid-19 yang diberikan sebagai dosis intramuskular atau disuntik di otot lengan.

baca juga

Untuk satu dosisnya terdiri dari 150 miligram tixagevimab dan 150 miligram cilgavimab, dalam dua suntikan terpisah yang berurutan.

Executive Vice President BioPharmaceuticals R&D, AstraZeneca, Mene Pangalos, mengatakan jika terapi ini bisa memberikan efek perlindungan jangan panjang, dengan hanya memberikan satu dosis saja, termasuk mampu melindungi dari varian Omicron.

"Data praklinis yang tersedia saat ini juga menunjukkan bahwa efikasi AZD7442 tidak terpengaruh secara signifikan oleh varian Omicron, dan kami bekerja dengan cepat untuk mengonfirmasi hal ini," tutur Pangalos.

Khusus untuk varian Omicron, ditemukan bahwa AZD7442 dalam uji in vitro mampu menetralkan virus corona varian yang muncul baru-baru ini, termasuk varian Delta dan Mu.

Dari substitusi situs pengikatan Omicron yang relevan dengan AZD7442 yang telah diuji hingga saat ini, tidak ada yang dikaitkan dengan pelepasan dari netralisasi AZD7442.

Studi in vitro tambahan akan dilakukan untuk memberikan informasi lebih lanjut tentang dampak varian Omicron dari AZD7442, dengan data yang diantisipasi tersedia dalam beberapa minggu mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Varian Omicron, Karantina dari Luar Negeri Kini 10 Hari

Cegah Varian Omicron, Karantina dari Luar Negeri Kini 10 Hari

Health | Selasa, 14 Desember 2021 | 15:22 WIB

Keluar Keringat Pada Malam Hari, Bisa Jadi Tanda Terinfeksi Virus Corona Varian Omicron

Keluar Keringat Pada Malam Hari, Bisa Jadi Tanda Terinfeksi Virus Corona Varian Omicron

Health | Selasa, 14 Desember 2021 | 15:00 WIB

Studi Ungkap Dua Vaksin Covid-19 yang Kurang Efektif Lawan Varian Omicron, Apa Saja?

Studi Ungkap Dua Vaksin Covid-19 yang Kurang Efektif Lawan Varian Omicron, Apa Saja?

Health | Selasa, 14 Desember 2021 | 13:55 WIB

Terkini

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard

Video | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Curi Perhatian Owi/Butet, 16 Atlet Raih Super Tiket Audisi Umum PB Djarum 2026 di Makassar

Sport | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 18:56 WIB

×