Kapan Waktu Belajar Paling Optimal? Ini Jawabannya Menurut Penelitian

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 21 Desember 2021 | 06:15 WIB
Kapan Waktu Belajar Paling Optimal? Ini Jawabannya Menurut Penelitian
Ilustrasi belajar (pexels/Min An).

Suara.com - Hampir semua orang belajar di malam hari. Tapi beberapa penelitian menemukan bahwa waktu optimal untuk belajar bagi setiap orang berbeda.

Sejumlah riset telah membedakan antara waktu belajar di pagi hari dan di malam hari. Studi-studi ini umumnya menemukan bahwa siswa cenderung melakukan yang terbaik di waktu tertentu, sesuai dengan preferensi apakah mereka orang yang senang bangun pagi atau orang yang tidur larut malam.

Hal itu sesuai dengan penelitian terbaru lainnya yang menunjukkan bahwa tidak ada "waktu yang seharusnya" untuk belajar, lapor Brain Scape.

Sementara menurut laman PSB Academy, sains telah menunjukkan bahwa belajar paling efektif adalah antara jam 10 pagi hingga 2 siang, serta jam 4 sore hingga 10 malam.

Sedangkan waktu belajar paling tidak efektif adalah jam 4 pagi hingga 7 pagi.

Tetapi, studi juga telah membuktikan bahwa belajar di masing-masing waktu memiliki manfaat tertentu.

Ilustrasi Belajar. (pexels.com)
Ilustrasi Belajar. (pexels.com)

Belajar di pagi hari

Kebanyakan orang akan berpikir bahwa pagi adalah waktu terbaik untuk belajar, karena otak kita cenderung paling tajam di pagi hari setelah tidur.

Cahaya di pagi hari juga baik untuk mata dan membuat Anda tetap waspada. Periode ini sangat bagus, karena pagi hari umumnya memberi Anda kemampuan ingatan yang lebih baik.

baca juga

Belajar di sore hari

Di sore hari, otak mengintegrasikan informasi baru dengan apa yang sudah mereka ketahui. Selama waktu ini, otak akan saling berkoneksi dan membuat informasi yang telah dipelajari lebih bermakna.

Belajar di waktu malam

Belajar pada saat ini juga membantu meningkatkan konsentrasi dan kreativitas karena ada lebih sedikit gangguan dari lingkungan.

Tidur setelah belajar juga dikatakan mengkonsolidasikan informasi dan meningkatkan daya ingat. Satu hal yang perlu diperhatikan, pastikan Anda masih tidur rata-rata 8 hingga 9 jam setiap malam.

Menariknya, beberapa penelitian menunjukkan belajar di waktu paling lelah Anda dapat membantu otak mempertahankan konsentrasi keterampilan baru yang lebih tinggi, seperti berbicara bahasa asing.

Terlepas dari waktu, penting untuk diingat bahwa masih banyak faktor lain yang mempengaruhi kemampuan kita untuk belajar. Misalnya, mendapat tidur yang cukup agar otak dapat berfungsi dengan baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Berlagak Anti-Pemerintah, Fadli Zon Diminta untuk Belajar Etika Politik

Disebut Berlagak Anti-Pemerintah, Fadli Zon Diminta untuk Belajar Etika Politik

News | Senin, 20 Desember 2021 | 11:51 WIB

6 Aplikasi Belajar Bahasa Asing Android, 1 Aplikasi Bisa 27 Bahasa

6 Aplikasi Belajar Bahasa Asing Android, 1 Aplikasi Bisa 27 Bahasa

Tekno | Sabtu, 18 Desember 2021 | 16:39 WIB

Belajar dari Kasus Kekerasan Seksual di Kampus UIN Alauddin Makassar

Belajar dari Kasus Kekerasan Seksual di Kampus UIN Alauddin Makassar

Sulsel | Sabtu, 18 Desember 2021 | 09:32 WIB

Terkini

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

MBG Watch Kritik Sayembara Rp 1 T Sukseskan Makan Bergizi Gratis: Bukan Tupoksi Pemda

News | Senin, 02 November 2026 | 15:21 WIB

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Urutan Shio Wanita Paling Mandiri dan Pintar Cari Cuan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Masyarakat Adat Ciptagelar Punya Tiga Aturan untuk Membagi dan Menjaga Hutan

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:15 WIB

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

2 Shade Bedak Wardah Luminous Compact Powder untuk Kulit Sawo Matang

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 15:14 WIB

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

Dilarang Vape! Kapolri Pastikan Sanksi Disiplin hingga Pidana Bagi Anggota yang Melanggar

News | Senin, 02 November 2026 | 15:11 WIB

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Taruna Ikrar: AI Boleh Jadi Asisten Kesehatan, Tapi Bukan Pengganti Dokter

Health | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

Pakar: Nasib Gibran Sebagai Wapres, Kuncinya di Prabowo Subianto

Pakar: Nasib Gibran Sebagai Wapres, Kuncinya di Prabowo Subianto

News | Senin, 02 November 2026 | 15:07 WIB

Menbud Fadli Zon Tegaskan Konser Andrea Bocelli di Borobudur Sejalan dengan Amanat Konstitusi

Menbud Fadli Zon Tegaskan Konser Andrea Bocelli di Borobudur Sejalan dengan Amanat Konstitusi

News | Senin, 02 November 2026 | 15:01 WIB

14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas

14 Tahun Mengabdi, Mantri BRI Wisnu Dampingi UMKM dari Kesulitan Modal hingga Naik Kelas

Jawa Tengah | Senin, 02 November 2026 | 15:01 WIB

11 Anggota DPRD Meranti Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga di Eks Lahan SRL

11 Anggota DPRD Meranti Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga di Eks Lahan SRL

Riau | Senin, 02 November 2026 | 15:00 WIB

×