Studi Afrika Selatan: Varian Omicron Berisiko Kecil Sebabkan Rawat Inap

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 23 Desember 2021 | 13:54 WIB
Studi Afrika Selatan: Varian Omicron Berisiko Kecil Sebabkan Rawat Inap
Ilustrasi Virus Corona, varian Omicron. (Pixabay)

Suara.com - Data awal penelitian di Afrika Selatan yang menganalisis tingkat keparahan varian Omicron menemukan kemungkinan kasus rawat inap di rumah sakit dan infeksi parah jauh lebih sedikit dibandingkan varian virus corona lainnya.

Sebuah penelitian pracetak menemukan bahwa orang dengan S Gene Target Failure (SGTF) yang diduga terinfeksi varian Omicron, 80 persen lebih berisiko kecil menjalani rawat inap setelah terinfeksi.

Selain itu, mereka yang terinfeksi varian Omicron 70 persen lebih kecil kemungkinannya mengembangkan infeksi parah dibandingkan orang dengan varian Delta.

"Hal ini kemungkinan disebabkan oleh imunitas penduduk yang tinggi" catatan studi dikutip dari Fox News.

Para peneliti juga memeriksa hubungan antara tes laboratorium virus corona Covid-19, data kasus virus corona, data genom dan sistem pengawasan rumah sakit nasional DATCOV untuk memeriksa orang yang didiagnosis positif Covid-19 antara 1 Oktober hingga 30 November 2021.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Kemudian, mereka membandingkan data tersebut dengan infeksi varian Delta yang didiagnosis antara April dan November 2021.

Data infeksi varian Delta itu, termasuk melibatkan orang yang mengalami gejala virus corona, orang yang terinfeksi di rumah sakit dan mereka yang positif virus corona ketika menjalani perawatan medis lain.

Studi ini juga mengontrol faktor-faktor yang berkontribusi pada tingkat keparahan infeksi, usia, penyakit penyerta, jenis kelamin, provinsi , dan sektor kesehatan.

Menurut data dari Worldmeter, usia rata-rata orang Afrika Selatan yang dianalisis datanya adalah 27,6 tahun.

baca juga

Studi tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Patologi Universitas Witwatersrand, Institut Nasional untuk Penyakit Menular (NICD) Layanan Laboratorium Kesehatan Nasional, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas KwaZulu-Natal, Layanan Laboratorium Kesehatan Nasional (NHLS) , dan Laboratorium Lancet.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Kecam Negara Kaya Penimbun Vaksin, Dituduh Sebabkan Munculnya Varian Omicron

WHO Kecam Negara Kaya Penimbun Vaksin, Dituduh Sebabkan Munculnya Varian Omicron

Health | Kamis, 23 Desember 2021 | 10:53 WIB

Varian Omicron Bisa Picu Gejala Kabut Otak, Begini Ciri-cirinya!

Varian Omicron Bisa Picu Gejala Kabut Otak, Begini Ciri-cirinya!

Health | Kamis, 23 Desember 2021 | 08:36 WIB

Khawatir Varian Omicron, Portugal Memberlakukan Pembatasan saat Natal dan Tahun Baru

Khawatir Varian Omicron, Portugal Memberlakukan Pembatasan saat Natal dan Tahun Baru

Health | Kamis, 23 Desember 2021 | 02:45 WIB

Terkini

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Raih Gelar di Olimpiade Catur 2026, Laysa Latifah Dapat Bonus Rp50 Juta dari Percasi Jakarta

Sport | Minggu, 04 Oktober 2026 | 03:43 WIB

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×