Pasca Infeksi Virus Corona Covid-19, Banyak Pasien Keluhkan Masalah Suara!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 23 Desember 2021 | 12:51 WIB
Pasca Infeksi Virus Corona Covid-19, Banyak Pasien Keluhkan Masalah Suara!
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Suara.com - Setelah fase awal pandemi virus corona Covid-19, beberapa pasien mengalami masalah dengan suara mereka.

Masalah suara akibat virus corona Covid-19 ini termasuk suara serak, kualitas suara yang butuk, dan kelelahan vokal yang berdampak pada kualitas hidup seseorang.

"Jika pasien merasa kelelahan setelah menggunakan suaranya akibat virus corona Covid-19, mereka mungkin cenderung tidak ingin terlalu sering berkomunikasi," kata Catherine Crowley, PhD., CCC-SLP, Ketua Ilmu Komunikasi dan Gangguan Sekolah Profesi Kesehatan dan Keperawatan di LIU Post di Brookville, New York dikutip dari Fox News.

Selain itu, mereka mungkin menarik diri dari aktivitas sosial, karena selalu merasa leleah ketika berbicara dan tidak lagi menyenangkan. Tetapi, mereka mungkin masih bisa melakukan aktivitas rutin lainnya yang tidak melibatkan suara atau berbicara.

Crowley juga mengatakan bahwa beberapa pasien datang dengan keluhan kelelahan dan kesulitan berbicara (dysphonia) setelah terinfeksi virus corona Covid-19.

Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Menurut pakar kesehatan, gejala kelelahan dan kesulitan bicara ini termasuk suara pasien yang serak, tegang atau terengah-engah.

Beberapa pasien virus corona mungkin juga mengeluhkan ketidaknyamanan ketika bicara dan kehilangan nada atau suara mereka pecah.

Crowley juga mengomentari laporan yang diterbitkan baru-baru ini di Journal of Voice, di mana sekelompok peneliti Italia mengamati 160 orang yang terinfeksi virus corona.

Para peneliti menemukan bahwa hampir 44 persen pasien mengalami disfonia ringan hingga sedang setelah terinfeksi virus corona, meskipun tidak menjalani rawat inap.

baca juga

Studi ini juga menemukan bahwa hampir 27 persen dari orang-orang tersebut melaporkan kelelahan berbicara.

"Apalagi pasien ini tidak membutuhkan intubasi ketika terinfeksi virus corona. Artinya, risiko disfonia mungkin lebih tinggi bila pasien membutuhkan intubasi karena berkaitan dengan lamanya perawatan itu dan tingkat keparahannya," katanya.

Menurut Crowley, pasien virus corona Covid-19 yang diintubasi berisiko tinggi mengalami disfonia, karena alat medis ini bisa mempengaruhi pita suara.

"Intubasi endotrakeal dapat mengakibatkan penutupan pita suara yang terganggu. Pada gilirannya, hal ini bisa menyebabkan disfonia," kata Crowley.

Intubasi berkepanjangan juga bisa menyebabkan gangguan menelan yang disebut disfagia, yaknis alah satu faktor risiko infeksi virus corona Covid-19.

Crowley juga memperingatkan bahwa kelelahan berbicara dapat terjadi pada orang yang pulih dari infeksi virus corona tanpa intubasi.

Kondisi ini mungkin terjadi karena status pernapasan yang terganggu, kelelahan secara keseluruhan, dan masalah medis mendasar lainnya setelah terinfeksi virus corona.

"Perubahan suara dapat terjadi pada pasien virus corona, yang meliputi peradangan kotak suara dari virus dan batuk, cedera virus pada saraf vagus (saraf yang mengontrol kotak suara) dan ventilator dengan tabung pernapasan pun berpotensi merusak pita suara atau trakeotomi (jalan napas bedah)," kata Ashutosh Kacker, profesor otolaringologi klinis dan bedah kepala dan leher di Weill Cornell Medicine.

Ashutosh Kacker berharap masalah pada suara setelah terinfeksi virus corona akan berkurang seiring para ahli mempelajari virus corona Covid-19 tersebut.

"Masalah suasa yang lebih serius sering terjadi selama gelombang awal virus corona, tetapi sekarang kurang umum," katanya.

Spesialis THT mengatakan bahwa radang tenggorokan masih merupakan gejala yang lebih umum dan biasanya membaik pada sebagian besar pasien virus corona dalam periode 10-14 hari.

Namun, ahli patologi wicara telah memberikan saran tentang cara merawat pasien dengan kelelahan berbicara dan disfonia setelah terinfeksi virus corona Covid-19.

"Terkadang kondisi ini terkait dengan ketegangan laring yang berlebihan dan mekanisme pernapasan yang buruk," kata Crowley.

Para ahli kesehatan merekomendasikan bahwa siapa pun mengalami masalah suara harus menjalani pemeriksaan THT (telinga, hidung dan tenggorokan) untuk mengevaluasi pita suara mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO: Varian Omicron Sudah Menyebar ke Sebagian Besar Negara

WHO: Varian Omicron Sudah Menyebar ke Sebagian Besar Negara

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 17:47 WIB

Data Terbaru: Obat Antivirus Pfizer Efektif Lawan Varian Omicron

Data Terbaru: Obat Antivirus Pfizer Efektif Lawan Varian Omicron

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 17:25 WIB

Semua Orang Tak Perlu Tunggu 15 Menit setelah Vaksin Covid-19, Ini Alasannya!

Semua Orang Tak Perlu Tunggu 15 Menit setelah Vaksin Covid-19, Ini Alasannya!

Health | Rabu, 15 Desember 2021 | 16:26 WIB

Terkini

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

5 Fakta Nanda Afrizal WNI yang Terancam Hukuman Mati di Malaysia Kasus 25 Kg Narkoba

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:31 WIB

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

The Storm Tayang 15 Oktober di Netflix, Komedi Gelap Josephine Bornebusch

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:30 WIB

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

Batas Waktu Huntara Senen Cuma 6 Bulan, Warga Cemas: Kalau Dipindah, Ke Mana Lagi?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:29 WIB

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

AI Bisa Masuk ke Earbud! Snapdragon Sound Elite Gen 2 Resmi Diperkenalkan

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:25 WIB

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

Saran Pakar ke Prabowo Soal Karhutla: Water Bombing itu Tidak Efektif, Pak Presiden

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:24 WIB

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Can This Love Be Translated?: Cinta Ternyata Adalah Bahasa Paling Rumit

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:22 WIB

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

Kejagung Tetapkan Eks Pejabat ESDM dan Korporasi Jadi Tersangka Korupsi Nikel

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:19 WIB

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

Jelang Indonesia vs Singapura, Polda Metro Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan

News | Jum'at, 25 September 2026 | 18:15 WIB

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Jigsaw Kembali di Saw 11! Permainan Mengerikan Kembali Dimulai

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

ALVA Paparkan Tantangan Industri Motor Listrik dan TKDN Saat Dikunjungi DPR RI

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 18:10 WIB

×