Memahami Penyebab Ketidakseimbangan Hormon yang Dapat Memengaruhi Kesehatan Tubuh

Minggu, 26 Desember 2021 | 11:38 WIB
Memahami Penyebab Ketidakseimbangan Hormon yang Dapat Memengaruhi Kesehatan Tubuh
Ilustrasi gangguan hormon. (Pexels/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Selain organ, tubuh kita juga diatur oleh hormon. Hormon merupakan bahan kimia yang diproduksi oleh kelenjar dalam sistem endokrin dan berjalan melalui aliran darah ke jaringan serta organ sebagai 'pengirim pesan'.

Ketidakseimbangan hormon terjadi ketika kadar hormon terlalu banyak atau terlalu sedikit dalam aliran darah. Karena peran pentingnya, kondisi ini dapat menyebabkan efek samping di seluruh tubuh.

Sebagian besar wanita mengalami ketidakseimbangan hormon estrogen dan progesteron, sementara pria lebih mengalami ketidakseimbangan kadar testosteron.

Penyebab ketidakseimbangan hormon

Menurut Medical News Today, setiap orang akan mengalami periode alami ketidakseimbangan hormon atau fluktuasi pada titik-titik tertentu dalam hidup mereka.

Namun, ketidakseimbangan hormon juga bisa terjadi ketika kelenjar endokrin tidak berfungsi dengan baik, yang bisa dipengaruhi oleh gaya hidup, faktor lingkungan, serta beberapa kondisi medis tertentu.

Ilustrasi seseorang sedang stres (unsplash.com/ChristianErfurt)
Ilustrasi stres penyebab ketidakseimbangan hormon (unsplash.com/ChristianErfurt)

Berikut beberapa kondisi yang memengaruhi kelenjar endorkin:

  • diabetes, di mana tubuh tidak menghasilkan cukup hormon insulin
  • hiperglikemia, ketika tubuh kelebihan produksi glukosa
  • hipoglikemia, saat tubuh memproduksi lebih banyak insulin daripada glukosa dalam darah
  • tumor jinak dan kista (kantong berisi cairan) yang mempengaruhi kelenjar endokrin
  • kemoterapi dan terapi radiasi
  • stres kronis
  • pola makan dan gizi buruk
  • mengalami kelebihan berat badan
  • konsumsi penggantian hormon atau obat pengendalian kelahiran
  • penyalahgunaan obat steroid anabolik
  • paparan racun, polutan, dan bahan kimia yang mengganggu endokrin, termasuk pestisida dan herbisida

Tetapi sebenarnya masih banyak faktor yang dapat memengaruhi kelenjar endokrin, yang pada akhirnya menyebabkan ketidakseimbangan hormon.

Khusus untuk wanita, mereka akan mengalami beberapa periode ketidakseimbangan hormon sepanjang hidupnya, terutama dalam masa:

Baca Juga: Ketahui Tanda Ketidakseimbangan Hormon, Sadari sebelum Terlambat!

  • pubertas
  • haid
  • kehamilan, persalinan, dan menyusui
  • perimenopause, menopause, dan pascamenopause

Wanita juga cenderung mengalami gangguan ketidakseimbangan hormon yang berbeda dari pria karena memiliki organ dan siklus endokrin yang berbeda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI