Selain Pengaruhi Berat Badan, Serat Juga Bisa Menurunkan Kadar Estrogen Berlebih

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Minggu, 26 Desember 2021 | 17:50 WIB
Selain Pengaruhi Berat Badan, Serat Juga Bisa Menurunkan Kadar Estrogen Berlebih
Ilustrasi seorang perempuan mengalami ketidakseimbangan hormon (pixabay)

Suara.com - Serat menawarkan banyak manfaat kesehatan. Manfaat sehat misalnya meredakan sembelit, menurunkan kadar gula darah, hingga menurunkan risiko penyakit jantung.

Selain memiliki manfaat tersebut, ternyata serat dapat memengaruhi kadar reproduksi wanita. Sebuah penelitian yang terbit dalam American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa serat dapat menurunkan kadar estrogen berlebih.

Menurut laman Sfgate, kelebihan kadar estrogen dapat meningkatkan risiko penyakit tertentu pada wanita, salah satunya fibroid, atau tumor jinak di dalam rahim.

Penulis sekaligus dokter Christiane Northrup mengatakan tingkat estrogen berfluktuasi secara alami dan dipengaruhi oleh pola makan. Tanaman dan senyawa kimia di lingkungan juga dapat meningkatkan kadar estrogen.

Ilustrasi Makanan Berserat (pixabay)
Ilustrasi Makanan Berserat (pixabay)

Sebuah studi pada 2007 yang terbit dalam International Journal of Cancer menunjukkab bahwa peningkatan serat makanan dari buah dan sereal berperan dalam menurunkan kadar estrogen dan mengurangi risiko penyakit terkait hormon.

Namun, mengonsumsi serat juga tidak boleh berlebihan. Studi pada 2009 yang dilaporkan di American Journal of Clinical Nutrition menunjukkan bahwa kandungan serat berlebih dapat mengganggu ovulasi.

Sebab, serat menurunkan enzim usus tertentu yang dapat menyebabkan lebih sedikit reabsorpsi estrogen di usus besar. Studi ini menemukan wanita dengan kadar serat tertinggi memiliki kadar estrogen yang rendah saat menstruasi.

Walau demikian, ilmuwan mengaku perlu penelitian lebih lanjut sebelum membuat rekomendasi bagi pasien.

Academy of Nutrition and Dietetics merekomendasikan untuk mengonsumsi sekitar 14 gram serat untuk setiap 1.000 kalori yang dikonsumsi setiap hari. Ini berarti sekitar 24 gram serat untuk wanita dan 38 gram untuk pria.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memiliki Banyak Manfaat Kesehatan, Ketahui 6 Makanan Kaya akan Serat!

Memiliki Banyak Manfaat Kesehatan, Ketahui 6 Makanan Kaya akan Serat!

Health | Minggu, 26 Desember 2021 | 16:26 WIB

5 Makanan Tinggi Serat yang Bisa Jadi Opsi Pola Hidup Menyehatkan

5 Makanan Tinggi Serat yang Bisa Jadi Opsi Pola Hidup Menyehatkan

Lifestyle | Jum'at, 26 November 2021 | 18:48 WIB

BAB Makin Lancar, Ini Deretan Makanan Tinggi Serat yang Bisa Dikonsumsi

BAB Makin Lancar, Ini Deretan Makanan Tinggi Serat yang Bisa Dikonsumsi

Jogja | Senin, 15 November 2021 | 14:51 WIB

Terkini

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 21:34 WIB

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:05 WIB