Update Covid-19 Global: Kasus Harian di AS Melonjak Gara-Gara Varian Omicron

Selasa, 28 Desember 2021 | 11:17 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus Harian di AS Melonjak Gara-Gara Varian Omicron
Ilustrasi varian Omicron.[Pixabay]

Suara.com - Update Covid-19 global mencatat adanya penambahan kasus positif sebanyak 672.745 dalam 24 jam terakhir. Amerika Serikat menjadi yang paling banyak melaporkan kasus baru dengan 177.450 kasus.

Di waktu yang sama, angka kematian akibat infeksi virus corona itu juga masih bertambah di seluruh dunia, jumlahnya mencapai 4.479 jiwa.

Dikutip dari situs worldometers, akumulasi kasus Covid-19 secara global per Selasa (28/12) puul 08.00 WIB tercatat sebanyak 281,63 juta dengan kematian lebih dari 5,42 juta jiwa.

Jumlah infeksi Covid-19 di AS terus melonjak pasca usai liburan Natal dan orang-orang kembali ke seluruh negeri.

Rata-rata sebanyak 198.404 kasus Covid-19 per hari dilaporkan di AS, berdasarkan data mingguan dari Universitas Johns Hopkins. Angka tersebut 47 persen lebih tinggi dari seminggu yang lalu dan tertinggi sejak 19 Januari 2021.

Pakar kesehatan AS Dr. Jonathan Reiner mengatakan bahwa kemungkinan kasus baru di AS akan mencapai 500 ribu per hari dalam beberapa hari ke depan.

“Sekitar minggu depan hingga 10 hari lagi,” kata Reiner dikutip dari CNN.

Sekitar 71.000 orang Amerika dirawat di rumah sakit dengan positif Covid-19 hingga Minggu (26/12), menurut Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS.

Rata-rata 1.408 orang Amerika juga meninggal karena Covid-19 setiap hari dalam sepekan terakhir, catatan Johns Hopkins. Angka tersebut juga meningkat 17 persen dari minggu sebelumnya.

Baca Juga: Omicron di Indonesia Jadi 46, Pemerintah Perketat Karantina

Pakar Kesehatan Gedung Putih Dr. Anthony Fauci mengatakan lonjakan kasus Covid-19 di AS baru-baru ini akibat menyebarnya varian omicron.

"Kami pasti akan terus melihat lonjakan (dalam kasus) untuk sementara waktu," kata Fauci.

Menurutnya, pertemuan kecil orang-orang yang sudah divaksinasi penuh akan aman. Tapi dia menyarankan untuk menghindari pesta besar, sebab sulit mengetahui status vaksinasi setiap orang yang hadir di dalamnya.

"Ketika Anda berbicara tentang pesta malam tahun baru di mana Anda merayakan 30, 40, 50 orang, Anda tidak tahu status vaksinasi. Saya sangat menyarankan, jauhi itu tahun ini," pesan Fauci.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI