Dipakai Hanya Saat Pergi ke Sekolah, KPAI: Masker Beda dengan Helm

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 02 Januari 2022 | 17:17 WIB
Dipakai Hanya Saat Pergi ke Sekolah, KPAI: Masker Beda dengan Helm
Ilustrasi Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah-sekolah Kabupaten Sleman - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia atau KPAI menemukan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan (prokes) di sekolah selama pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas pada 2021.

Pelanggaran prokes itu berupa penerapan 3M yang longgar seperti pakai masker di dagu atau tidak menutup hidung; masker digantung di leher: tempat cuci tangan yang tidak disertai air mengalir dan sabun, hingga sebagian guru dan siswa tidak bermasker saat berada di lingkungan sekolah.

"Bahkan ada SD yang memiliki tempat cuci tangan di setiap depan kelas, namun saat KPAI datang dan duduk di dekat pintu gerbang sekolah, tak ada satu pun peserta didik dan pendidik yang mencuci tangan saat tiba di sekolah," ungkap komisioner KPAI Retno Listyari melalui keterangan tertulis, Minggu (2/1/2021).

Pelanggaran lainnya, ditemukan pula sekolah yang mayoritas siswanya melepas masker saat tiba di sekolah. Ketika diwawancara oleh KPAI, anak-anak mengatakan bahwa mereka memakai masker hanya saat di perjalanan pergi dan pulang sekolah.

"Ada pemahaman yang salah terkait fungsi masker yang disamakan dengan helm," imbuh Retno.

Pada September 2021, KPAI menerima pengaduan masyarakat secara daring dari kabupaten Bandung dan Kabupaten Sumedang Pengaduan berasal dari jenjang TK dan Sekolah Dasar dengan disertai foto.

Dalam foto nampak seorang siswa laki-laki berseragam putih merah sedang diperiksa suhu tubuhnya dengan Thermogun oleh seorang guru perempuan yang tidak mengenakan masker.

Sedangkan foto lainnya menunjukkan suasana di dalam kelas di mana anak-anak sedang berdiri dengan tangan diangkat ke depan. Ada satu guru perempuan dan sembilan siswa/siswi TK, semuanya tidak menggunakan masker.

Retno menegaskan bahwa tindakan tersebut sangat berbahaya karena berisiko terjadi penularan Covid-19.

baca juga

Pengaduan pelanggaran prokes juga ada yang dilaporkan oleh orangtua dari salah satu wali murid di SDN kabupaten Bandung.

Wali murid itu menegur sekolah karena ada pelanggaran prokes terkait kegiatan olahraga di lapangan dan merasa anaknya mendapatkan tekanan.

"Namun, masalah ini sudah diselesaikan melalui mediasi di KPAI," kata Retno.

KPAI melakukan pengawasan pelaksanaan PTM terbatas di 72 sekolah juga madrasah di 18 Kabupaten/Kota yang tersebar di 8 provinsi. Sekolah yang diawasi terdiri dari berbagai jenjang, mulai dari TK hingga tjngkat SMA/K.

Pengawasan dilakukan secara langsung ke sekolah oleh KPAI bersama Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) dan dilaksanakan sejak Januari-Desember 2021.

Retno menegaskan bahwa pada dasarnya, KPAI mendukung pelaksanaan PTM terbatas. Hanya saja, perlu ditingkatkan kedisiplinan melakukan prokes di lingkungan sekolah.

"Temuan KPAI dari hasil pengawasan di sejumlah sekolah di berbagai daerah, barangkali dapat menjadi dasar kehati-hatian dalam menggelar PTM 100 persen. Perubahan perilaku dalam disiplin 3M yang masih belum maksimal, dan pencapaian vaksinasi anak yang masih rendah harus menjadi perhatian," ujar Retno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mulai Besok, PTM Terbatas di Jakarta dengan Kapasitas 100 Persen

Mulai Besok, PTM Terbatas di Jakarta dengan Kapasitas 100 Persen

News | Minggu, 02 Januari 2022 | 17:07 WIB

KPAI: Hampir 21 Persen Sekolah di 8 Provinsi Belum Punya Infrakstruktur Tunjang PTM

KPAI: Hampir 21 Persen Sekolah di 8 Provinsi Belum Punya Infrakstruktur Tunjang PTM

Health | Minggu, 02 Januari 2022 | 14:41 WIB

Disdukbud Balikpapan Bolehkan PTM Digelar 100 Persen, Tapi dengan Syarat

Disdukbud Balikpapan Bolehkan PTM Digelar 100 Persen, Tapi dengan Syarat

Kaltim | Sabtu, 01 Januari 2022 | 13:08 WIB

Terkini

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Investasi Mulai Rp100.000, BRI Hadirkan Tiga Produk Reksa Dana Eastspring

Kalbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:42 WIB

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Dukung Diversifikasi Portofolio, BRI Tambah 3 Pilihan Reksa Dana Eastspring

Sulsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:39 WIB

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

335 Sekolah Ditutup akibat Kabut Asap Indonesia, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:22 WIB

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Mengapa Pandangan yang Tepat Tentang Emas Tetap Bisa Berujung Rugi

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Kode Voucher Belanja 10.10 di Shopee dari BRI, Ada Diskon Tambahan!

Bri | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:07 WIB

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

BRI Gandeng Eastspring Indonesia, Tambah Pilihan Investasi bagi Nasabah

Sumbar | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:06 WIB

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

BRI Luncurkan Tiga Reksa Dana Baru, Investasi Awal Mulai Rp100.000

Sumsel | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

Keresahan Publik Diabaikan, Sosiolog UGM Khawatir Masyarakat Berubah Jadi Apatis dan Marah

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 22:00 WIB

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

IM3 Istimewa Hadir dengan Lebih Banyak Manfaat dalam Satu Paket Prabayar

Sumut | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:54 WIB

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

BRI Private dan Prioritas Dapat Promo Buy 1 Get 2 Tiket The Premiere Cinema XXI

Bali | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 21:51 WIB

×