KPAI: Hampir 21 Persen Sekolah di 8 Provinsi Belum Punya Infrakstruktur Tunjang PTM

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 02 Januari 2022 | 14:41 WIB
KPAI: Hampir 21 Persen Sekolah di 8 Provinsi Belum Punya Infrakstruktur Tunjang PTM
Sebagai ilustrasi: Seorang guru mengajar saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di SDN Pasar Baru 1, Kota Tangerang, Banten, Senin (25/10/2021). [Suara.com/Hilal Rauda Fiqry]

Suara.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat bahwa hampir 21 persen sekolah tidak memiliki infrastruktur memadai dalam melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka atau PTM terbatas selama pandemi 2021.

Kondisi itu merata pada jenjang SD, SMP, SMA juga SMK di 18 kabupaten/kota tersebar di DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kepulauan Riau dan Kalimantan Barat.

Infrastruktur tersebut seperti fasilitas mencuci tangan hingga ventilasi di setiap ruangan sekolah. KPAI melakukan pengawasan pelaksanaan PTM terbatas di sekolah-sekolah tersebut sejak awal Januari-Desember 2021.

Sementara 79,17 persen sekolah lainnya dinilai telah memiliki kesiapan infrastruktur dengan kategori cukup, baik, dan sangat baik.

"Kategori kurang dan sangat kurang mencapai 20,83 persen. Artinya, dengan kondisi belum siap, ternyata sekolah tetap menggelar tatap muka," kata Komisioner KPAI bidang pendidikan Retno Listyarti dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Minggu (2/1/2022).

Hasil pengawasan juga menunjukkan kalau tingkat kesiapan yang tinggi hanya berada di sekolah-sekolah perkotaan.

Akan tetapi, jika dibandingkan dengan PTM terbatas pada 2020, menurut KPAI terjadi peningkatan yang signifikan atas kesiapan infrastruktur menerapkan adaptasi kebiasaan baru (AKB) di lingkungan sekolah.

"Semula hanya 16,7 persen (2020) menjadi 79,17 persen (2021)," kata Retno.

Ada pun pencapaian kategori sangat baik dengan skor 91-100 poin hanya terdapat di 11 sekolah. Yaitu, jenjang pendidikan SMA (5 sekolah), SMK (1 sekolah), dan SMP (5 sekolah). Tidak ada jenjang SD yang mencapai skor sangat baik.

Sedangkan kategori baik dengan skor 81-90 berada di 10 sekolah SMA, 10 sekolah SMK, 7 sekolah SMP, dan 5 sekolah SD.

Kategori cukup dengan perolehan skor 71-80 didapat oleh 5 sekolah SMA, 6 sekolah SMP, dan 3 sekolah SD. Untuk kategori kurang dengan skor 61-70 didapat 5 sekolah SMA, 2 sekolah SMP, dan 3 sekolah SD.

Adapun untuk kategori sangat kurang yaang skornya hanya 51-60 poin berada di 1 sekolah SMA, 1 sekolah SMK, 3 sekolah SMP, dan 2 sekolah SD.

Total sekolah juga madrasah yang diawasi KPAI selama tahun 2021 berjumlah 72 dengan rincian 24 SMA/MA baik negeri maupun swasta; 11 SMK Negeri; 23 SMP/MI negeri dan swasta; serta 13 SD/MI negeri dan swasta.

Pengawasan tersebut langsung ke sekolah dilakukan oleh KPAI bersama Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapa Saja yang Berperan Dalam Menjaga Kesehatan Mental Siswa di Sekolah?

Siapa Saja yang Berperan Dalam Menjaga Kesehatan Mental Siswa di Sekolah?

Your Say | Minggu, 02 Januari 2022 | 09:07 WIB

Disdukbud Balikpapan Bolehkan PTM Digelar 100 Persen, Tapi dengan Syarat

Disdukbud Balikpapan Bolehkan PTM Digelar 100 Persen, Tapi dengan Syarat

Kaltim | Sabtu, 01 Januari 2022 | 13:08 WIB

Cara Mengajukan Sanggah Kuota Sekolah SNMPTN 2022

Cara Mengajukan Sanggah Kuota Sekolah SNMPTN 2022

News | Sabtu, 01 Januari 2022 | 12:29 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB