Mungkinkah Pasien Kanker yang Vaksin Covid-19 Tetap Berisiko Meninggal?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 03 Januari 2022 | 15:12 WIB
Mungkinkah Pasien Kanker yang Vaksin Covid-19 Tetap Berisiko Meninggal?
Ilustrasi virus corona Covid-19, varian Omicron (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Sebuah studi baru mengevaluasi karakteristik klinis dan hasil dari pasien kanker yang terinfeksi virus corona Covid-19 dan sudah suntik vaksin Covid-19.

Hasilnya menunjukkan bahwa pasien kanker dengan virus corona Covid-19 dan sudah suntik vaksin Covid-19 tetap berisiko tinggi dirawat di rumah sakit dan meninggal dunia.

Penelitian ini telah diterbitkan dalam Annals of Oncology Journal. Studi menunjukkan bahwa pasien kanker yang sudah vaksin Covid-lengkap dan tetap terinfeksi virus corona Covid-19 tingkat rawat inap 65 persen.

Mereka juag berisiko menjalani rawat inap di ICU atau ventilasi mekanik 19 persen dan tingkat kematian 13 persen.

Penelitian yang dilakukan oleh virus corona Covid-19 dan Cancer Consortium (CCC19), sekelompok 129 pusat penelitian yang telah melacak dampak virus corona Covid-19 pada pasien kanker sejak awal pandemi.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19, pasien kanker (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19, pasien kanker (Pixabay)

"Pasien kanker yang terinfeksi virus corona setelah vaksinasi penuh masih bisa mengalami infeksi parah, termasuk kematian," kata Toni Choueiri, MD, direktur Lank Center for Genitourinary Care di Dana-Farber Cancer Institute dikutip dari The Hindustan Times.

Karena itu, protokol kesehatan berupa pakai masker, jarak sosial, suntik vaksin Covid-19 penuh dan suntikan booster vaksin Covid-19 menjadi sangat penting.

Seorang pasien dianggap sudah vaksinasi lengkap bila sudah mendapatkan dua dosis vaksin Covid-19 Pfizer atau Moderna atau satu dosis vaksin Johnson.

Data dikumpulkan antara 1 November 2020, dan 31 Mei 2021, sebelum vaksin booster direkomendasikan untuk pasien kanker oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS.

baca juga

"Karena ukuran kekebalan tidak dikumpulkan secara rutin dalam perawatan klinis, kami tidak tahu apakah ini adalah pasien yang meningkatkan respons kekebalan efektif setelah vaksinasi atau tidak," kata Jeremy Warner, MD, direktur Pusat Koordinasi Penelitian CCC19.

Konsorsium mengidentifikasi 1.787 pasien dengan kanker dan virus corona untuk penelitian ini, yang mana sebagian besar belum vaksinasi.

Jumlah pasien yang sudah vaksinasi lengkap adalah 54, yang mana 46 persen dari mereka yang divaksinasi lengkap mengalami penurunan kadar limfosit, yakni sel T dan sel B yang bertanggung jawab atas respons imunologis terhadap virus.

Umumnya, limfopenia terjadi pada pasien dengan kanker yang menerima antibodi monoklonal anti-CD20 atau perawatan sel CAR-T untuk keganasan hematologi, termasuk limfoma dan leukemia.

Studi ini tampaknya mendukung pengamatan sebelumnya bahwa pasien dengan keganasan hematologis memiliki risiko lebih besar untuk mengalami infeksi parah akibat virus corona.

Namun, jumlah pasien dalam penelitian ini terlalu kecil untuk membuat kesimpulan pasti tentang jenis terapi antikanker tertentu yang mungkin terkait dengan infeksi terobosan.

Pasien yang menjalani rejimen pengobatan kortikosteroid juga tampaknya lebih rentan terhadap rawat inap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Temukan Kasus Gabungan Virus Corona dan Influenza, Seberapa Berbahaya?

Israel Temukan Kasus Gabungan Virus Corona dan Influenza, Seberapa Berbahaya?

Health | Senin, 03 Januari 2022 | 10:33 WIB

Israel Laporkan Kasus Pertama Flurona: Kombinasi Influenza dan Virus Corona

Israel Laporkan Kasus Pertama Flurona: Kombinasi Influenza dan Virus Corona

Health | Senin, 03 Januari 2022 | 09:15 WIB

Ada Antibodi yang Diduga Bisa Menetralkan Semua Jenis Virus Corona, Termasuk Omicron

Ada Antibodi yang Diduga Bisa Menetralkan Semua Jenis Virus Corona, Termasuk Omicron

Health | Senin, 03 Januari 2022 | 07:34 WIB

Terkini

2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap

2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 15:59 WIB

Basarnas Palu Siagakan KN SAR Baladewa Cari Kapal Virgo Transport Hilang

Basarnas Palu Siagakan KN SAR Baladewa Cari Kapal Virgo Transport Hilang

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:54 WIB

Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?

Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:50 WIB

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 15:47 WIB

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

SPBU Buka 24 Jam hingga Sistem Ganjil-Genap, Pertamina: Antrean BBM di Makassar Mulai Melandai

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:19 WIB

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

9 Moisturizer Terbaik untuk Mengatasi Warna Kulit Tidak Merata Usia 30-an

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 15:15 WIB

×