Studi: Suntikan Booster Vaksin Johnson Efektif Lindungi dari Varian Omicron

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 03 Januari 2022 | 14:33 WIB
Studi: Suntikan Booster Vaksin Johnson Efektif Lindungi dari Varian Omicron
Ilustrasi Vaksin Covid-19, suntikan booster. (Pixabay)

Suara.com - Laporan yang dirilis beberqpa hari lalu menunjukkan bahwa orang yang mendapatkan suntikan booster vaksin Johnson & Johnson terlindungi dengan baik terhadap infeksi parah dan rawat inap akibat varian Omicron.

Para peneliti mengatakan temuan menunjukkan bahwa sebagian besar vaksin Covid-19 akan melindungi orang dari infeksi parah virus corona Covid-19, termasuk varian Omicron.

Satu studi di Afrika Selatan menunjukkan efektivitas vaksin Covid-19 terhadap risiko rawat inap akibat virus corona Covid-19 maupun varian Omicron menjadi 85 persen setelah seseorang mendapatkan suntikan booster vaksin Johnson & Johnson.

Linda-Gail Bekker dari University of Cape Town dan peneliti lain termasuk tim di South African Medical Research Council membantu memeriksa hasil studi berkelanjutan dari vaksin Johnson & Johnson. Mereka memeriksa sampel dari 69 ribu petugas kesehatan.

"Kami mengamati bahwa efektivitas vaksin untuk rawat inap meningkat dari waktu ke waktu sejak seseorang mendapatkan suntikan booster, yakni dari 63 persen menjadi 84 hingga 85 persen," kata Linda dikutip dari CNN.

Ilustrasi vaksin (Pexels)
Ilustrasi vaksin Covid-19, suntikan booster (Pexels)

Suntikan booster vaksin Johnson & Johnson sendiri diberikan setelah 6 hingga 9 bulan seseorang mendapatkan suntikan dosis pertama.

"Bahkan sebelum Anda mempertimbangkan peningkatan penularan Omicron, kita harus ingat bahwa petugas kesehatan di garis depan berada pada risiko yang sangat tinggi terkena virus corona dan variannya," kata Dr Glenda Gray, presiden dan CEO, SAMRC.

Secara terpisah, Dr. Dan Barouch dan rekan-rekannya di Beth Israel Deaconess Medical Center di Boston melihat darah yang diambil dari 65 sukarelawan yang divaksinasi dan mengujinya terhadap varian Omicron.

Mereka melihat kedua antibodi, yakni garis pertahanan pertama melawan infeksi virus corona Covid-19 dan sel T.

baca juga

Pada orang yang sudah suntik vaksin Pfizer dua kali dan mendapatkan suntikan booster vaksin Johnson & Johnson akan menghasilkan peningkatan 41 kali lipat dalam antibodi penetralisir dadan 5 kali lipat dalam sel T pembunuh CD8 yang menghancurkan sel yang terinfeksi virus.

Barouch mengatakan data ini penting karena menunjukkan bahwa semua vaksin Covid-19 bisa melindungi orang dari penyakit parah dan kematian, bahkan dari varian Omicron dan mutasi lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

WHO Tak Setuju Program Suntikan Booster Vaksin Covid-19, Ini Alasannya!

WHO Tak Setuju Program Suntikan Booster Vaksin Covid-19, Ini Alasannya!

Health | Minggu, 02 Januari 2022 | 14:55 WIB

Awal Tahun 2022, 114 Juta Penduduk Indonesia Sudah Terima Vaksin COVID-19 Dosis Lengkap

Awal Tahun 2022, 114 Juta Penduduk Indonesia Sudah Terima Vaksin COVID-19 Dosis Lengkap

Surakarta | Sabtu, 01 Januari 2022 | 21:51 WIB

Suntik Vaksin Covid-19 untuk Remaja 15 Tahun ke Atas, Ini Efek Sampingnya!

Suntik Vaksin Covid-19 untuk Remaja 15 Tahun ke Atas, Ini Efek Sampingnya!

Health | Kamis, 30 Desember 2021 | 15:39 WIB

Terkini

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

Calon Hakim Agung Usul RUU Perampasan Diganti Jadi Pemulihan Aset, Menkum Tunggu Langkah DPR

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:01 WIB

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 21:25 WIB

×