Mirip dengan Orang Dewasa, Ini Gejala Virus Corona Varian Omicron pada Anak!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 13 Januari 2022 | 15:10 WIB
Mirip dengan Orang Dewasa, Ini Gejala Virus Corona Varian Omicron pada Anak!
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Virus corona Covid-19 telah menyerang orang dewasa dan anak-anak. Tapi, anak-anak cenderung menunjukkan respons kekebalan yang lebih baik dan lebih kuat.

Meski begitu, anak-anak tetap rentan terinfeksi virus corona Covid-19 meskipun gejalanya cenderung ringan.

Kini, para pejabat kesehatan sangat mewaspadai munculnya virus corona Covid-19 varian Omicron sehingga mendesak semua orang untuk melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan.

Meskipun ada sedikit atau ada data untuk memastikan varian baru virus corona ini bisa mempengaruhi anak-anak lebih parah atau tidak, dokter anak di AS berusaha memastikan peningkatan jumlah virus corona Covid-19 di antara anak-anak.

Pada awal pandemi virus corona, para ahli dari seluruh dunia percaya bahwa sebagian besar kasus virus corona di antara anak-anak tidak menimbulkan gejala parah.

Tapi dilansir dari Times of India, tingkat infeksi virus corona pada anak-anak sangat tinggi. Sehingga, para ahli mengaitkannya dengan tingkat prevalensi yang tinggi.

Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Karena varian Omicron sangat mudah menular dan menyebar, bahkan kecepatannya jauh lebih cepat daripada varian Delta.

Meskipun tidak ada data yang menunjukkan bahwa varian Omicron akan berdampak buruk pada anak-anak, penting untuk tetap melindungi mereka.

Sama halnya dengan orang dewasa, anak-anak juga mengalami beberapa gejala virus corona Covid-19. Pada anak-anak, demam, kelelahan, batuk dan kehilangan indra penciuman dan pengecap adalah beberapa gejala umum infeksi virus corona yang disebut sindrom inflamasi multisistem.

Anak-anak yang mengembangkan kondisi MIS-C telah mengalami peradangan parah di berbagai organ tubuh, termasuk jantung, paru-paru, pembuluh darah, ginjal, sistem pencernaan, otak, kulit atau mata.

Sejauh ini, varian Omicron yang menjadi perhatian mneunjukkan bahwa itu bisa menyebabkan batuk keras yang disebut croup pada anak-anak usia 5 tahun.

Menurut dokter anak, anak-anak yang tertular Omicron dapat mengembangkan infeksi pada saluran pernapasan bagian atas, yang menyebabkan croup.

Croup adalah suatu kondisi yang mencerminkan infeksi saluran napas bagian atas, yang tidak hanya menghalangi pernapasan tetapi juga memicu suara keras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Euforia Booster Jangan Bikin Vaksin Dosis Satu dan Dua Terbengkalai, Apalagi untuk Lansia

Euforia Booster Jangan Bikin Vaksin Dosis Satu dan Dua Terbengkalai, Apalagi untuk Lansia

News | Kamis, 13 Januari 2022 | 14:01 WIB

Ini Tampang 8 Predator Anak yang Dibekuk di Banyuwangi, Motifnya Beragam

Ini Tampang 8 Predator Anak yang Dibekuk di Banyuwangi, Motifnya Beragam

Jatim | Kamis, 13 Januari 2022 | 13:35 WIB

Pemkot Kediri Sampai Siagakan Call Center Tempat Mengadu Sebagai Antisipasi Penyebaran Omicron

Pemkot Kediri Sampai Siagakan Call Center Tempat Mengadu Sebagai Antisipasi Penyebaran Omicron

Jatim | Kamis, 13 Januari 2022 | 13:12 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB