Ahli Gizi: Jangan Berikan Gula Tambahan pada Anak di Bawah 2 Tahun

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 13 Januari 2022 | 15:40 WIB
Ahli Gizi: Jangan Berikan Gula Tambahan pada Anak di Bawah 2 Tahun
Anak makan manis (Shutterstock)

Suara.com - Para ahli menyarankan untuk tidak menambahkan gula untuk bayi dan hanya memberikan sedikit atau tidak sama sekali tambahan gula untuk anak-anak usia satu hingga dua tahun.

Gula tambahan merupakan gula dan sirup yang ditambahkan ke makanan atau minuman yang dikonsumsi selama pengolahan. Ini bisa berupa gula alami seperti madu atau pemanis buatan seperti sirup fruktosa tinggi.

Yogurt, makanan ringan untuk bayi, minuman rasa buah, dessert, dan produk roti manis merupakan sumber gula tambahan paling umum dalam makanan bayi dan balita.

Apa alasan orang tua tidak boleh menambahkan gula tambahan kepada anak usia di bawah dua tahun?

Ilustrasi anak makan permen lolipop. (Shutterstock)
Ilustrasi anak makan permen lolipop. (Shutterstock)

Dari lahir hingga 24 bulan, pertumbuhan dan perkembangan yang tepat membutuhkan kalori dan nutrisi. Makanan dan minuman tinggi gula tambahan mengandung banyak kalori, namun disebut 'kalori kosong', dan tidak menyediakan banyak nutrisi.

Apabila bayi mengonsumsi makanan atau minuman berkalori tinggi dan sarat gula, maka hanya akan menyisakan sedikit ruang untuk makanan bergizi, lapor The Conversation.

Selain itu, konsumsi tinggi gula juga akan berdampak negatif pada perkembangan sang anak, seperti obesitas, penyakit kardiovaskular, dan kerusakan gigi.

Pola makan anak sejak lahir hingga dua tahun juga membentuk preferensi makanan jangka panjang. Anak-anak dapat belajar menerima makanan pahit kaya nutrisi, seperti sayuran, jika diberikan berulang kali.

Menetapkan pola makan yang sehat sejak dini dapat membantu anak menjaga berat badan yang sehat dan terhindar dari penyakit kronis.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Turunkan Kadar Gula Darah, Makanlah Protein dan Sayuran sebelum Karbohidrat!

Turunkan Kadar Gula Darah, Makanlah Protein dan Sayuran sebelum Karbohidrat!

Health | Kamis, 13 Januari 2022 | 14:17 WIB

Ada Jeroan hingga Gula Tambahan, Ini  Jenis Makanan Pantangan Asam Urat

Ada Jeroan hingga Gula Tambahan, Ini Jenis Makanan Pantangan Asam Urat

Jogja | Senin, 15 November 2021 | 16:31 WIB

8 Jenis Makanan Pantangan Asam Urat, Jeroan hingga Gula Tambahan

8 Jenis Makanan Pantangan Asam Urat, Jeroan hingga Gula Tambahan

Health | Jum'at, 12 November 2021 | 13:31 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB