8 Jenis Makanan Pantangan Asam Urat, Jeroan hingga Gula Tambahan

Rima Sekarani Imamun Nissa | Suara.com

Jum'at, 12 November 2021 | 13:31 WIB
8 Jenis Makanan Pantangan Asam Urat, Jeroan hingga Gula Tambahan
Ilustrasi jeroan. (Shutterstock)

Suara.com - Diet asam urat dapat membantu menurunkan kadar asam urat dalam darah. Diet asam urat bukanlah obat, namun bisa dimulai dari makanan. Tentunya harus tertib dalam menghindari makanan pantangan asam urat.

Diet asam urat dan gaya hidup sehat menurunkan risiko serangan asam urat berulang dan memperlambat perkembangan kerusakan sendi. Pasien asam urat yang mengikuti diet asam urat umumnya masih membutuhkan obat untuk mengatasi rasa sakit dan untuk menurunkan kadar asam urat.

Untuk langkah pencegahan mandiri, kenali beberapa makanan pantangan asam urat di bawah ini, dilansir dari Healthline, Jumat (12/11/2021).

Apa itu Asam Urat?

Asam urat adalah jenis radang sendi yang ditandai dengan serangan nyeri, pembengkakan, dan peradangan sendi yang tiba-tiba dan parah. Hal ini terjadi saat asam urat tinggi, kristalnya menumpuk di persendian. Hampir setengah dari kasus asam urat mempengaruhi jempol kaki, jari tangan, pergelangan tangan, lutut, dan tumit.

Ilustrasi radang sendi, asam urat, nyeri sendi. (Shutterstock)
Ilustrasi asam urat. (Shutterstock)

Makanan Pantangan Asam Urat 

Penderita asam urat harus berhati-hati dengan makanan yang memicu serangan dengan meningkatkan kadar asam urat. Makanan pemicu biasanya tinggi purin, zat yang ditemukan secara alami dalam makanan. Ketika tubuh menerima purin, tubuh akan membuat asam urat sebagai produk limbah.

Makanan dapat meningkatkan atau menurunkan kadar asam urat, tergantung pada kandungan purinnya. Namun, fruktosa dapat meningkatkan kadar asam urat meskipun tidak kaya purin.

Hindari makanan tinggi purin yang mengandung lebih dari 200 mg purin per 100 gram. Hindari juga makanan fruktosa tinggi serta makanan purin sedang yang mengandung 150-200 mg purin per 100 gram.

Berikut ini adalah makanan pantangan asam urat dengan purin tinggi, purin sedang, dan tinggi fruktosa.

  1. Semua jeroan (organ meats): ginjal, hati, otak
  2. Game meats: burung, sapi, dan daging rusa.
  3. Ikan: herring, trout, mackerel, tuna, sarden, teri, haddock, dan lainnya.
  4. Makanan laut: kerang, kepiting, udang, dan telur.
  5. Minuman manis, terutama jus buah dan soda manis
  6. Added sugars (gula tambahan): Madu, agave nectar, dan high-fructose corn syrup
  7. Ragi: nutritional yeast, ragi bir, dan suplemen ragi lainnya.
  8. Karbohidrat olahan: roti putih, kue, dan kue kering. Meski rendah purin atau fruktosa, karbohidrat olahan rendah nutrisi dan dapat meningkatkan asam urat.

Itulah beberapa jenis makanan pantangan asam urat yang harus dihindari karena dapat memicu serangan dengan meningkatkan kadar asam urat. Konsumsi berbagai makanan rendah purin yang aman seperti buah-buahan, sayur-sayuran, dan kacang-kacangan.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

9 Cara Mengecilkan Lengan dalam Rutinitas Sehari-hari, Termasuk Tidur Cukup dan Teratur

9 Cara Mengecilkan Lengan dalam Rutinitas Sehari-hari, Termasuk Tidur Cukup dan Teratur

Lifestyle | Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:49 WIB

5 Manfaat Buah Ceri bagi Tubuh, Tak Cuma Jadi Hiasan Cantik Pelengkap Kue

5 Manfaat Buah Ceri bagi Tubuh, Tak Cuma Jadi Hiasan Cantik Pelengkap Kue

Your Say | Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:33 WIB

Waspadai Sakit Punggung Bagian Bawah, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Serius!

Waspadai Sakit Punggung Bagian Bawah, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Serius!

Health | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 13:30 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB