Hati-hati! Ini Gejala Varian Omicron yang Bertahan Lama Meski Hasil Tes Negatif

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 27 Januari 2022 | 11:15 WIB
Hati-hati! Ini Gejala Varian Omicron yang Bertahan Lama Meski Hasil Tes Negatif
Ilustrasi nyeri punggung. (Unsplash/Sasun Bughdaryan)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mengatakan bahwa varian Omicron telah memasuki 171 negara. Seiring waktu dapat menggantikan delta yang paling dominan.

Selain itu, WHO juga menyarankan orang untuk tidak menganggap enteng varian omicron atau menganggapnya mirip dengan flu biasa ringan. Hal itu karena dapat menyebabkan beberapa tantangan kesehatan yang parah jika tidak ditanggapi dengan serius.

Meski demikian, di tengah meningkatnya kasus Covid-19, sangat penting untuk lebih memperhatikan tindakan kita dan waspada terhadap semua gejala yang terkait dengan virus dan varian barunya.

Menurut data baru dari ZOE Covid Study App, nyeri punggung bawah adalah salah satu dari delapan gejala baru varian Omicron. Gejala tersebut dilaporkan sejak awal setelah varian terdeteksi di Afrika Selatan.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Dilansir dari Times of India, melaporkan bahwa dokter menyarankan untuk melihat lebih banyak pasien dengan nyeri otot yang bermanifestasi menjadi nyeri punggung bawah pada pasien Omicron.

Yang lebih buruk adalah gejala ini tetap ada bahkan setelah seseorang dites negatif.

Keski gejala omicron mungkin ringan, kemungkinan long Covid-19 tidak dapat diabaikan, kata para ahli terkemuka.

Meskipun banyak ahli telah mengemukakan bahwa varian baru ini ringan dan dapat menyebabkan gejala yang menyerupai pilek ringan atau flu, lembaga kesehatan terkemuka dan dokter terkemuka telah memperingatkan agar tidak mengambil kesimpulan apa pun.

WHO mematahkan kesalahpahaman yang sama dan berkata, "Omicron tidak seperti flu biasa karena lebih mungkin daripada pilek untuk membuat Anda dirawat di rumah sakit dan beberapa orang telah meninggal karenanya." telah terinfeksi dari Omicron dan pulih juga berisiko mengembangkan apa yang disebut kondisi Covid yang lama," tambah badan kesehatan itu.

baca juga

Varian Omicron dikatakan sangat menular, tetapi lebih ringan dibandingkan dengan Delta. Gejala seperti demam ringan, tenggorokan gatal, nyeri tubuh ekstrem, keringat malam, pilek, bersin, muntah dan kehilangan nafsu makan dikatakan menunjukkan adanya Omicron dalam tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Omicron vs Delta, Mana yang Mampu Hidup Lebih Lama di Permukaan?

Varian Omicron vs Delta, Mana yang Mampu Hidup Lebih Lama di Permukaan?

Health | Kamis, 27 Januari 2022 | 10:32 WIB

AS Deteksi Versi Lain Varian Omicron, Yakni BA.2, Dijuluki Omicron Siluman

AS Deteksi Versi Lain Varian Omicron, Yakni BA.2, Dijuluki Omicron Siluman

Health | Kamis, 27 Januari 2022 | 10:19 WIB

Anti-Mahal, Ini 5 Tips Meningkatkan Kekebalan Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19

Anti-Mahal, Ini 5 Tips Meningkatkan Kekebalan Tubuh Di Masa Pandemi Covid-19

Health | Kamis, 27 Januari 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 06:05 WIB

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Karhutla di Aceh Barat Meluas, Tembus 6,5 Hektare Lahan

Foto | Rabu, 02 September 2026 | 06:00 WIB

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat

Sumsel | Selasa, 01 September 2026 | 23:49 WIB

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:43 WIB

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:36 WIB

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga

Bogor | Selasa, 01 September 2026 | 23:12 WIB

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 23:01 WIB

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi

Banten | Selasa, 01 September 2026 | 22:53 WIB

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla

Jabar | Selasa, 01 September 2026 | 22:47 WIB

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo

Jatim | Selasa, 01 September 2026 | 22:42 WIB

×