Dokter Reisa Bersyukur Covid-19 yang Mendominasi Saat Ini Adalah Varian Omicron

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 21 Februari 2022 | 19:43 WIB
Dokter Reisa Bersyukur Covid-19 yang Mendominasi Saat Ini Adalah Varian Omicron
Ilustrasi Virus Corona Varian Omicron (Envato)

Suara.com - Juru bicara Covid-19 pemerintah dr. Reisa Broto Asmoro mengajak masyarakat bersyukur bahwa kasus Covid-19 saat ini didominasi oleh varian Omicron yang gejalanya tidak separah Delta.

Meski begitu, ia mengingatkan jangan juga menyepelakan varian virus tersebut, karena pada beberapa orang dengan kondisi tertentu, infeksi Covid-19 masih tetap berbahaya.

"Bersyukur kalau yang mendominasi dunia adalah varian Omicron, karena memang lebih ringan daripada varian sebelumnya yang mengakibatkan gelombang 2 kemarin di Indonesia, yaitu varian Delta," kata dokter Reisa dalam dialog virtual bersama Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Senin (21/2/2022).

Ia menjelaskan, varian omicron menunjukkan gejala lebih ringan, karena virus corona yang menginfeksi lebih banyak menyerang saluran pernapasan daripada paru-paru.

"Tapi bukan berarti varian Omicron ini bisa disepelekan, karena tetap saja ini virus yang menyebabkan Covid-19, yang akan selalu ada risiko di mana perjalanan penyakit ini bisa jadi berat. Akan ada risiko nantinya akan menyebabkan long covid terutama bagi kelompok seperti lansia, orang yang punya komorbid, anak-anak, serta bagi yang belum divaksinasi," paparnya.

Dokter Reisa mengingatkan bahwa paling penting dilakukan tetap harus menjaga protokol kesehatan dan melengkapi suntikan vaksin Covid-19.

Ia membenarkan bahwa vaksin memang tidak membuat tubuh kebal 100 persen terhadap paparan virus corona SARS Cov-2, sehingga masih ada peluang terinfeksi meski sudah divaksin.

Tetapi, manfaat vaksin yang terpenting sebenarnya untuk menurunkan risiko terjadinya perburukan penyakit dan kematian.

Data Kemenkes dan RS Online per 19 Februari 2022 menunjukkan bahwa kemampuan vaksinasi dalam menurunkan risiko kematian akibat Covid-19 di Indonesia sebanyak 11 persen bagi yang sudah suntik dosis pertama. Melonjak menjadi 67 persen bagi yang sudah disuntik kedua. Sementara apabila sudah vaksinasi booster, perlindungannya naik hingga 91 persen.

"Jadi semuanya pastikan sudah vaksin lengkap. Kalau memang sudah lewat jedanya 6 bulan dari vaksin kedua atau sudah lengkap, segeralah lengkapi dengan booster. Karena inilah yang memberikan ekstra proteksi kepada kita," kata dokter Reisa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jawa Barat Kembali Jadi Penyumbang Kasus COVID-19 Terbanyak di Indonesia

Jawa Barat Kembali Jadi Penyumbang Kasus COVID-19 Terbanyak di Indonesia

Jabar | Senin, 21 Februari 2022 | 18:41 WIB

Meningkat Tajam, Pengantaran Pasien Covid-19 dengan Ambulans di Jakarta Rata-rata 40 Orang per Hari

Meningkat Tajam, Pengantaran Pasien Covid-19 dengan Ambulans di Jakarta Rata-rata 40 Orang per Hari

Jakarta | Senin, 21 Februari 2022 | 18:25 WIB

Menkes Budi Gunadi Ungkap Kasus Covid-19 Varian Omicron di 13 Provinsi Sudah Melebihi Puncak Delta

Menkes Budi Gunadi Ungkap Kasus Covid-19 Varian Omicron di 13 Provinsi Sudah Melebihi Puncak Delta

News | Senin, 21 Februari 2022 | 18:07 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB