Benarkah Seseorang Bisa Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron Hingga Berbulan-Bulan?

Vania Rossa | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Rabu, 23 Februari 2022 | 19:42 WIB
Benarkah Seseorang Bisa Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron Hingga Berbulan-Bulan?
Ilustrasi Covid-19. (Andrea Piacquadio/Pexels)

Suara.com - Beberapa waktu lalu heboh kabar seseorang yang positif Covid-19 varian Omicron selama 45 hari atau lebih dari satu bulan. Namun, fenomena ini dibantah Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS Pondok Indah Bintaro Jaya, dr. Ronald Irwanto, yang mengatakan setelah seseorang menjalani isolasi mandiri, maka dipastikan virus sudah tidak aktif.

Ini karena sifat virus SARS CoV 2 penyebab Covid-19 adalah self limiting disease, yaitu bisa mati atau sembuh dengan sendirinya.

"Jadi secara teoritis masa isolasi yang disampaikan WHO itu cuma 10 hari plus 3 hari bebas gejala. Artinya apa? Lepas dari fase itu sebenarnya virus tidak lagi aktif," ujar dr. Ronald dalam acara diskusi RSPI Group, Selasa (23/2/2022).

Perlu diketahui, selama virus tidak berpindah atau keluar dari tubuh dan menularkan orang lain, ia akan mati dan tidak berkembang biak. Sedangkan isolasi mandiri mencegah virus tidak menular ke orang lain, sehingga virus akan mati saat melawan antibodi di tubuh tersebut.

Dr. Ronald menerangkan bahwa maksud dari orang yang positif Covid-19 atau masih bergejala hingga berbulan-bulan, bukanlah karena virus masih hidup di dalam tubuh, melainkan pasien tersebut mengalami gejala sisa atau long Covid-19.

"Jadi long Covid-19 itu jangan dianggap atau dibayangkan gejalanya sampai 1 bulan lebih, dan jangan bayangkan virus masih eksis. Tapi itu adalah gejala sisa," tutur dr. Ronald.

Dokter yang menjabat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Perhimpunan Pengendalian Infeksi Indonesia (PERDALIN) ini mengumpamakan, tubuh seperti aneka bangunan yang hancur dan rusak karena virus.

Tapi setelah virus tersebut mati, bukan berarti bangunan yang hancur dan rusak bisa dengan cepat kembali seperti semula. Ini karena tubuh waktu untuk kembali pulih seperti sedia kala.

"Fungsi tubuh menjadi kurang baik, seperti cepat lelah atau mudah lemas, tapi bukan berarti positif sampai 45 hari. Tetapi jika sudah isolasi 10 hari, dan 3 hari bebas gejala, seperti dinyatakan WHO dan surat Kemenkes, maka dipastikan aman," tutup dr. Ronald.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Omicron yang Timbul di Malam Hari Saat Tidur, Sebaiknya Langsung Tes Covid-19!

Gejala Omicron yang Timbul di Malam Hari Saat Tidur, Sebaiknya Langsung Tes Covid-19!

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 18:15 WIB

Benarkah Kalau Terinfeksi Omicron Bisa Kebal dari Varian Lainnya? Peneliti Paparkan Faktanya

Benarkah Kalau Terinfeksi Omicron Bisa Kebal dari Varian Lainnya? Peneliti Paparkan Faktanya

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 17:55 WIB

Sering Dianggap Ringan, Eks Direktur WHO: Risiko Kematian Omicron Ancam Semua Kelompok Umur

Sering Dianggap Ringan, Eks Direktur WHO: Risiko Kematian Omicron Ancam Semua Kelompok Umur

Health | Rabu, 23 Februari 2022 | 17:45 WIB

Terkini

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB