Perang Rusia - Ukraina: Dampak Kesehatan Ini Bisa Terjadi jika Senjata Nuklir Diluncurkan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Rosiana Chozanah

Jum'at, 25 Februari 2022 | 07:20 WIB
Perang Rusia - Ukraina: Dampak Kesehatan Ini Bisa Terjadi jika Senjata Nuklir Diluncurkan
Militer Ukraina meninjau lokasi serangan Rusia di Kiev. (AFP/Sergei Supinsky)

Suara.com - Ketegangan antara Rusia dan Ukraina semakin meningkat. Pakar kesehatan pun menyuarakan keprihatinannya.

Organisasi Dokter Internasional untuk Pencegahan Perang Nuklir (IPPNW) memperingatkan kemampuan militer NATO dan Rusia jika situasi saat ini semakin ketat.

Menurut organisasi tersebut, baik NATO maupun Rusia memiliki doktrin militer yang memungkinkan penggunaan senjata nuklir taktis.

Misalnya, satu senjata nuklir 100 kiloton yang meledak di Kremlin dapat membunuh seperempat juta orang, sebagaimana dilansir News10.

IPPNW menyerukan AS untuk bekerja dengan semua negara bersenjata untuk melucuti senjata nuklir.

Ilustrasi Rusia Serang Ukraina (Foto: AFP)
Ilustrasi Rusia Serang Ukraina (Foto: AFP)

"Ini adalah sesuatu yang kita butuhkan jika peradaban kita ingin bertahan. Orang-orang yang mengatakan kita dapat mempertahankan persenjataan nuklir yang sangat besar ini selamanya, adalah orang-orang yang hidup di dunia fantasi," kata Ira Helfand dari IPPNW.

Bahkan, menurut Washington Physicians for Social Responsibility, setiap sistem senjata nuklir dapat merusak kesehatan manusia.

Sebagai contoh, pemboman di Hiroshima dan Nagasaki menyebabkan total kematian 340.000 orang pada 1950.

Efek kesehatan dari ledakannya adalah kebutaan, tuli, dan cedera lainnya, seperti organ pecah, tengkorak retak, dan luka tembus dari bangunan yang runtuh, kebakaran, dan puing-puing terbang.

baca juga

Paparan radiasinya dapat menyebabkan gangguan sistem saraf pusat, mual, muntah, diare, pendarahan tidak terkontrol, dan infeksi.

Dalam kasus ledakan nuklir, perawatan kesehatan sebagian besar juga tidak akan tersedia karena layanan medis bakal hancur dan personel medis tewas atau terluka parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Redakan Ketegangan, Arab Saudi yang Wahabi dan Iran Negara Syiah Rencananya Bakal Lanjutkan Pembicaraan Soal Nuklir

Redakan Ketegangan, Arab Saudi yang Wahabi dan Iran Negara Syiah Rencananya Bakal Lanjutkan Pembicaraan Soal Nuklir

Malang | Minggu, 20 Februari 2022 | 13:08 WIB

Harga Minyak Dunia Ditutup Ambles 2 Persen, Pembicaraan Nuklir Iran Masuk Tahap Akhir

Harga Minyak Dunia Ditutup Ambles 2 Persen, Pembicaraan Nuklir Iran Masuk Tahap Akhir

Bisnis | Jum'at, 18 Februari 2022 | 07:47 WIB

BRIN Gandeng ThorCon Power Indonesia untuk Kembangkan Prototipe Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

BRIN Gandeng ThorCon Power Indonesia untuk Kembangkan Prototipe Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir

Tekno | Jum'at, 11 Februari 2022 | 13:33 WIB

Terkini

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Review Namib: Sisi Gelap di Balik Mimpi Menjadi Idol

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 12:00 WIB

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Gaikindo Pertahankan Target 850 Ribu Unit di Tengah Penjualan Mobil yang Masih Lesu

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 11:59 WIB

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Pagi Hari Nongkrong di Warkop, Mengapa Petani Bojonegoro Sering Dikira Pengangguran?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:58 WIB

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

6 Jajanan Tradisional Jogja, Pilihan Oleh-Oleh Autentik Kota Pelajar!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:57 WIB

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Promo Tiket Pestapora 2026: Cicilan 0% Selama 6 Bulan dengan Kartu Kredit BRIMeta

Lampung | Rabu, 23 September 2026 | 11:56 WIB

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Kerja Keras Tak Menjamin Naik Kelas, tapi Si Miskin Dianggap Kurang Berusaha

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:50 WIB

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

BI Soroti Transaksi Tak Sah di Dompet Digital DANA

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 11:47 WIB

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bela Istri yang Diganggu, WNA Iran Malah Dikeroyok Hingga Babak Belur di Bali

Bali | Rabu, 23 September 2026 | 11:46 WIB

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Kopi Dingin vs Panas, Mana yang Lebih Bikin Melek? Ini yang Lebih Tinggi Kafeinnya

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 11:44 WIB

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

Iran Patok Denda Fantastis untuk Kapal Nakal di Selat Hormuz, Langsung Cuan Sekali Bayar

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:42 WIB

×