Kenapa Bebek, Itik, dan Angsa Mirip? Yuk, Kenali Klasifikasi 5 Kingdom Whittaker

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 03 Maret 2022 | 11:30 WIB
Kenapa Bebek, Itik, dan Angsa Mirip? Yuk, Kenali Klasifikasi 5 Kingdom Whittaker
Ilustrasi bebek. (Pexels)

Suara.com - Beberapa hewan tertentu ada yang punya kemiripan fisik. Contohnya saja, bebek, itik, dan angsa. Sejumlah orang bahkan mungkin tidak bisa membedakan ketiga hewan tersebut lantaran fisik mereka yang hampir sama.

Ketiganya memang punya kemiripan yakni termasuk digolongkan ke dalam spesies unggas. Dalam ilmu biologi, spesies unggas tersebut termasuk dengan klasifikasi makhluk hidup. 

Salah satu dari bentuk klasifikasi tersebut disebut sistem klasifikasi 5 kingdom Whittaker. 

Ilustrasi angsa. (Pexels/Anthony)
Ilustrasi angsa. (Pexels/Anthony)

Dikutip dari Ruang Guru, adanya klasifikasi bertujuan supaya makhluk hidup yang sangat beragam bisa disederhanakan, yaitu dengan mencari persamaannya. Baik persamaan anatomi (struktur tubuh), morfologi (bentuk luar tubuh), fisiologi (fungsi alat tubuh), perilaku, serta hubungan kekerabatan genetika.

Orang yang pertama kali mencetuskan dasar-dasar klasifikasi adalah Carolus Linnaeus, seorang ahli biologi asal Swedia. Dia mencoba mengelompokkan makhluk hidup menjadi dua kelompok besar, yaitu hewan dan tumbuhan. Dua kelompok ini, pada akhirnya menjadi sebuah kingdom yang disebut dengan Animalia (hewan) dan Plantae (tumbuhan).

Linnaeus melanjutkan klasifikasinya dari yang terbesar menjadi tingkatan yang lebih kecil. Berikut urutannya:

  • Hewan: Filum -> Kelas -> Ordo/Bangsa -> Famili/Suku -> Genus/Marga -> Spesies/Jenis
  • Tumbuhan: Divisi -> Kelas -> Ordo/Bangsa -> Famili/Suku -> Genus/Marga -> Spesies/Jenis

Kemudian pada tahun 1969, Robert H Whittaker mengemukakan sistem klasifikasi 5 kingdom. Kingdom tidak lagi hanya terbatas pada Animalia dan Plantae saja, tetapi juga Monera, Protista, dan Fungi atau jamur. 

1. Animalia (Hewan)

Dalam sistem klasifikasi 5 kingdom, hewan digolongkan ke dalam kingdom Animalia. Hewan adalah makhluk hidup dengan ciri utama tidak dapat membuat makanannya sendiri atau hidup dari memakan makhluk hidup lain. 

baca juga

Berdasarkan kepemilikan tulang belakangnya, kingdom dibagi menjadi dua kelompok, yaitu Avertebrata yang tidak memiliki tulang belakang dan Vertebrata yang memiliki tulang belakang.

2. Plantae (Tumbuhan)

Ciri paling khas dari tumbuhan yakni mampu berfotosintesis karena di dalam tumbuhan terdapat klorofil atau zat hijau daun. Klorofil dapat membantu mereaksikan karbondioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen.

Ada beberapa perbedaan mendasar antara Plantae dengan Animalia, salah satunya yang paling jelas pada dinding selnya. Semua makhluk hidup yang ada di dalam kingdom Plantae memiliki dinding sel, sementara Animalia tidak. Itulah mengapa batang pohon cenderung kaku dan keras jika dibandingkan dengan kulit hewan atau manusia.

Kingdom Plantae terbagi berdasarkan ada tidaknya pembuluh angkut. Tumbuhan berpembuluh terdiri dari golongan lumut. Sedangkan tumbuhan tidak berpembuluh terdiri dari golongan tumbuhan paku dan tumbuhan berbiji.

3. Monera

Whittaker menggolongkan makhluk hidup yang berukuran mikroskopis berkisar antara 1-10 mikrometer ke dalam kingdom Monera. Ukurannya sangat kecil sehingga untuk melihatnya harus memakai mikroskop dengan perbesaran lebih dari 1000 kali.

Ciri-ciri dari Monera adalah bersel satu, selnya tidak mempunyai membran inti (prokariotik), serta cara berkembang biaknya dengan membelah diri. Makhluk hidup yang tergolong ke dalam Monera adalah bakteri dan alga hijau-biru.

4. Protista

Protista merupakan kelompok makhluk hidup yang mirip dengan kingdom Monera. Perbedaan utamanya hanyalah pada membran intinya. Berbeda dengan monera, kingdom Protista memiliki membran inti (eukariotik). Ukurannya tergolong cukup beragam. Mulai dari yang berukuran mikroskopis sampai makroskopis (dapat dilihat tanpa bantuan mikroskop).

Sebenarnya, ciri-ciri dari kingdom Protista  cukup beragam. Ada beberapa makhluk hidup yang bersel satu, ada juga yang bersel banyak. Ada yang sifatnya menyerupai hewan (tidak dapat membuat makanannya sendiri), ada yang sifatnya menyerupai tumbuhan (mampu membuat makanannya sendiri), dan ada juga yang menyerupai jamur. 

Kelompok Protista yang menyerupai hewan disebut protozoa. Sementara yang menyerupai tumbuhan disebut dengan alga.

5. Fungi (Jamur)

Jamur di dalam biologi disebut sebagai Fungi. Ukurannya cukup bervariasi. Adapun salah satu ciri utama dari Fungi adalah tidak dapat berfotosintesis.

Jamur punya cara unik dalam cara memperoleh makanannya. Tidak seperti manusia dan hewan yang menelan makanannya ke dalam mulut, jamur mengeluarkan sejenis zat yang membuat sisa makhluk hidup bisa terurai. Setelah makanannya terurai, jamur menyerap sari-sari makanannya.

Fungi ada yang bersel tunggal dan bersel banyak. Pekembangbiakannya dilakukan secara generatif (kawin) maupun vegetatif (tidak kawin). Selnya termasuk ke dalam multiseluler (banyak sel), dan tubuhnya terdiri dari benang-benang halus (hifa) yang kemudian akan membentuk suatu anyaman yang disebut dengan miselium.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mau Tangkap Bebek Sesajen Umat Hindu di Sungai, Pelajar Diterkam Buaya 5 Meter

Mau Tangkap Bebek Sesajen Umat Hindu di Sungai, Pelajar Diterkam Buaya 5 Meter

Sulsel | Selasa, 01 Maret 2022 | 10:42 WIB

Terlalu Banyak Mendapat Filler, Wanita Ini Mengaku Bibirnya Terlihat Mirip Bebek

Terlalu Banyak Mendapat Filler, Wanita Ini Mengaku Bibirnya Terlihat Mirip Bebek

Health | Senin, 28 Februari 2022 | 16:12 WIB

Kenali Gejala Flu Burung pada Unggas, Begini Cara Lindungi Diri dan Hewan Ternak!

Kenali Gejala Flu Burung pada Unggas, Begini Cara Lindungi Diri dan Hewan Ternak!

Health | Sabtu, 26 Februari 2022 | 17:03 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:03 WIB

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026

Bogor | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI

Jakarta | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:36 WIB

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere

Bali | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:30 WIB

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 23:09 WIB

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:59 WIB

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran

Sumsel | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:41 WIB

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 22:40 WIB

×