Gara-gara Stroke, Lidah Pria Ini Menghitam dan Tumbuh Rambut

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 13 Maret 2022 | 18:09 WIB
Gara-gara Stroke, Lidah Pria Ini Menghitam dan Tumbuh Rambut
Ilustrasi lidah [Istimewa]

Suara.com - Lidah seorang pria mendadak menghitam dan ditumbuhi rambut secara misterius setelah menderita stroke.

Stroke merupakan kondisi yang bisa menyebabkan sejumlah efek jangka panjang, yang mana berpotensi mengubah hidup.

Menurut laporan di JAMA Dermatology, pria asal India yang tidak disebutkan namanya itu menderita kelumpuhan di sisi kiri tubuh setelah terkena stroke.

Kondisi ini membuat pria usia 50 tahunan itu untuk makan. Karena itu, dokter menyarankannya mengonsumsi makanan serba cair.

Setelah beberapa bulan, dia pergi ke dokter kulit karena tak tahan dengan kondisi lidahnya yang menghitam dan berbulu.

Ilustrasi lidah (shutterstock)
Ilustrasi lidah (shutterstock)

Ia pun didiagnosis dengan lidah berbulu hitam, yang secara medis dikenal sebagai lingua villosa nigra.

Kondisi ini terjadi ketika benjolan kecil di permukaan lidah disebut sebagai papila, yang tersumbat oleh bakteri.

Papila mengandung perasa dan terlihat seperti stroberi di atas lidah. Papila biasanya meluruh, seperti kulit dalam proses deskuamasi.

Jika tidak ada lecet pada lidah, baik akibat makanan atau sikat gigi, bintil kecil dapat terus tumbuh dan menjadi sangat panjang di lidah. Panjangnya bisa mencapai 18 mm.

Kemudian dilansir dari The Sun, bakteri dan ragi yang tumbuh berlebihan bisa menyebabkan perubahan warna dan munculnya struktur seperti rambut.

Papila yang terlalu panjang bisa menghasilkan keratin, protein yang biasa ditemukan di rambut dan berkontribusi pada penampilan mirip rambut.

Lidahnya bisa sampai berwarna hitam, putih dan kuning. Pada kasus pasien ini, lidah yang menguning disebabkan oleh makanan yang terperangkap tersebar di seluruh rambut.

Meskipun tidak berbahaya, kondisi ini tidak enak dipandang dan terkait dengan kesehatan mulut yang buruk.

Kondisi ini juga bisa disebabkan oleh merokok, minum alkohol, penggunaan kokain, kopi, dehidrasi dan beberapa obat, termasuk antibiotik.

Kondisi ini lebih sering ditemukan pada orang yang mengalami kesulitan makan atau sedang menjalani diet bubur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali 4 Obat Bisul Alami Berikut Ini, Sering Ditemukan di Dapur

Kenali 4 Obat Bisul Alami Berikut Ini, Sering Ditemukan di Dapur

Health | Minggu, 13 Maret 2022 | 15:49 WIB

Picu Gairah Seksual, Sekolah di Jepang Larang Siswi Pakai Gaya Rambut Kuncir Kuda

Picu Gairah Seksual, Sekolah di Jepang Larang Siswi Pakai Gaya Rambut Kuncir Kuda

Sumbar | Jum'at, 11 Maret 2022 | 17:34 WIB

Kuliner Lidah Buaya Disebut Bakal Jadi Tombak Ekonomi Baru Jayakan UMKM Kota Pontianak

Kuliner Lidah Buaya Disebut Bakal Jadi Tombak Ekonomi Baru Jayakan UMKM Kota Pontianak

Kalbar | Jum'at, 11 Maret 2022 | 14:23 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB