Selain Virus Corona Covid-19, Ini 5 Faktor Lain Pemicu Hilangnya Indra Penciuman!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 14 Maret 2022 | 08:56 WIB
Selain Virus Corona Covid-19, Ini 5 Faktor Lain Pemicu Hilangnya Indra Penciuman!
Ilustrasi virus corona Covid-19, indra penciuman dan perasa. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Suara.com - Virus corona Covid-19 baru memberikan beberapa gejala, mulai dari demam ringan, batuk terus-menerus, kelelahan hingga hilangnya indra penciuman dan perasa atau anosmia.

Meskipun virus corona Covid-19 baru ini tidak menyebabkan komplikasi parah pada tubuh, gejalanya tetap bisa menyusahkan, mengubah hidup dan mempengaruhi kualitas hidup dalam beberapa cara.

Para ahli juga mengklaim bahwa gangguan indra penciuman bisa bertahan beberapa hari setelah infeksi virus corona Covid-19. Karena itulah, kondisi ini merupakan gejala Long Covid-19.

Tapi dilansir dari Times of India, sistem penciuman dapat dipengaruhi oleh banyak hal. Selain virus corona Covid-19, hilangnya indra penciuman juga bisa disebabkan oleh faktor lain.

Ilustrasi polip hidung. (Shutterstock)
Ilustrasi polip hidung. (Shutterstock)

1. Polip hidung

Polip hidung adalah pertumbuhan non-kanker di saluran hidung yang tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi tidak nyaman.

Kondisi ini bisa menggantung ke lubang hidung atau meluas ke daerah tenggorokan, yang menyebabkan penyumbatan pada saluran hidung, menyebabkan kemacetan, masalah pernapasan, sakit kepala, dan kehilangan penciuman.

Polip hidung adalah akibat dari peradangan kronis, alergi, atau gangguan kekebalan tertentu.

2. Alergi, sinusitis, flu dan pilek

Berbagai virus pernapasan lainnya juga bisa menyebabkan hilangnya indra penciuman. Infeksi seperti flu biasa atau infeksi flu dapat menyebabkan anosmia, yang dapat bertahan selama beberapa waktu.

Alergi parah dan masalah sinus kronis adalah beberapa penyebab umum hilangnya penciuman. Hilangnya penciuman dan rasa dengan alergi disebabkan oleh hidung tersumbat.

3. Penuaan

Rongga hidung memiliki reseptor penciuman yang mengirimkan informasi melalui saraf ke otak, memfasilitasi fungsi seperti penciuman.

Konon, kondisi seperti anosmia dapat terjadi jika saraf mengalami kerusakan. Kehilangan indra penciuman dan perasa juga bisa menjadi kemungkinan akibat penuaan karena saraf dan reseptor melemah seiring waktu dan bertambahnya usia.

Kondisi ini juga dikenal sebagai presbyosmia, yang mengacu pada degenerasi indra penciuman secara bertahap karena proses penuaan, yang umum terjadi pada mereka yang berusia 70 tahun ke atas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tes Virus Corona Covid-19 Mandiri Bisa Sebabkan Keracunan, Ini Alasannya!

Tes Virus Corona Covid-19 Mandiri Bisa Sebabkan Keracunan, Ini Alasannya!

Health | Minggu, 13 Maret 2022 | 18:11 WIB

Waspadai Sesak Napas Usai Infeksi Virus Corona Covid-19, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Paru!

Waspadai Sesak Napas Usai Infeksi Virus Corona Covid-19, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Paru!

Health | Minggu, 13 Maret 2022 | 17:46 WIB

Merapat! Ilmuwan Akhirnya Temukan Bukti Baru Asal-usul Covid-19

Merapat! Ilmuwan Akhirnya Temukan Bukti Baru Asal-usul Covid-19

Health | Jum'at, 11 Maret 2022 | 12:56 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB