Dokter Sarankan Jangan Panik Saat Bayi Baru Lahir Nampak Juling, Bisa Jadi Juling Palsu!

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 17 Maret 2022 | 14:59 WIB
Dokter Sarankan Jangan Panik Saat Bayi Baru Lahir Nampak Juling,  Bisa Jadi Juling Palsu!
Ilustrasi bayi (Shutterstock)

Suara.com - Bayi mata juling atau strabismus menjadi salah satu kekhawatiran para orangtua. Namun dokter anak mengingatkan tentang adanya fenomena mata juling palsu pada bayi baru lahir.

Dijelaskan Dokter Spesialis Anak, dr. Lucky Yogasatria bahwa, juling palsu ini kerap menipu dan membuat orangtua panik, padahal mata juling sedikit bisa dialami beberapa bayi lahir.

"Untuk ibu yang punya bayi di bawah enam bulan, jangan panik kalau bayi ibu matanya kayak juling sedikit. Namanya juling palsu, tenang, ini cuman sementara tidak permanen," ujarnya melalui konten edukasi di Instagramnya @dr.lucky.sp.a, dikutip Suara.com, Kamis (17/3/2022).

Lebih lanjut, dokter yang berpraktik Klinik Kecil itu menerangkan mata juling palsu terjadi pada bayi lahir dengan lipatan kulit ekstra di sudut dalam bagian mata.

"Lipatan inilah yang membuat mata bayi jadi kayak juling, di umur enam bulan bisa jadi hilang sendiri, gak juling lagi," ungkap dr. Lucky.

Namun ia mengatakan, apabila sudah lebih dari enam bulan mata bayi masih terlihat juling, dr. Lucky menyarankan orangtua untuk membawa anak memeriksakan ke dokter mata anak.

Di sisi lain, mengutip Hello Sehat, strabismus atau mata juling adalah kondisi saat posisi kedua mata tidak sejajar dan keduanya bergerak ke arah yang berbeda.

Pada kondisi ini, salah satu mata biasanya mengarah depan, tapi mata yang lain bisa melihat ke samping, atas, atau bawah.

Penyebab mata juling adalah kontrol otot mata yang tidak berfungsi dengan baik.

Itu sebabnya, salah satu mata akan berfokus ke arah tertentu, sedangkan mata lainnya melihat ke arah yang berbeda.

Seiring berjalannya waktu, mata yang lebih lemah dan jarang digunakan akan mengakibatkan fenomena 'mata malas' atau amblyopia. Kondisi ini berpotensi menyebabkan kehilangan penglihatan secara permanen.

Mata juling dapat diatasi dengan penggunaan kacamata khusus ataupun prosedur operasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aleix Espargaro Dibuat Melongo dengan Kelakuan Penunggang Honda Scoopy, Bonceng Emak-Emak Bawa Bayi dan Tak Gunakan Helm

Aleix Espargaro Dibuat Melongo dengan Kelakuan Penunggang Honda Scoopy, Bonceng Emak-Emak Bawa Bayi dan Tak Gunakan Helm

Otomotif | Kamis, 17 Maret 2022 | 14:23 WIB

Penting Banget! Alasan Bayi Masih Merah Harus Disuntik Imunisasi Pertama

Penting Banget! Alasan Bayi Masih Merah Harus Disuntik Imunisasi Pertama

Health | Rabu, 16 Maret 2022 | 19:50 WIB

Viral Momen Haru Ayah Tak Tega Cukur Rambut Bayi Perempuannya, Pilih Ikut Tampil Botak

Viral Momen Haru Ayah Tak Tega Cukur Rambut Bayi Perempuannya, Pilih Ikut Tampil Botak

Lifestyle | Rabu, 16 Maret 2022 | 18:24 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB