Mengenal Persalinan dengan Metode Episiotomi untuk Melahirkan, Begini Prosedurnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 20 Maret 2022 | 16:21 WIB
Mengenal Persalinan dengan Metode Episiotomi untuk Melahirkan, Begini Prosedurnya!
Ilustrasi melahirkan. (Elements Envanto)

Suara.com - Melahirkan adalah proses yang penuh dengan tantangan tak terduga dan beberapa wanita biasanya membutuhkan bantuan tambahan. Salah satu tidankan medis yang dibutuhkan ketika melahirkan adalah episiotomi.

Episiotomi adalah prosedur umum yang melibatkan sayatan pada pembukaan vagina. Episiotomi ini dirancang untuk membantu persalinan yang sulit dan mencegah pecahnya atau robeknya jaringan halus.

Melalui unggahan Instagram, seorang ahli mengungkapkan seperti apap prosedur itu sebenarnya dan kapan harus digunakan.

Penolong pertama dan CEO organisasi pengasuhan anak Tiny Hearts Education, Nikki Jurcutz, mengatakan prosedur ini dilakukan dengan menggunakan gunting tajam khusus.

"Episiotomi dilakukan untuk mencegah kerusakan parah pada perineum mama, kompartemen bawah atau anterior [area di mana uretra dan klitoris berada]," kata Nikki Jurcutz dikutip dari The Sun.

Episiotomi adalah prosedur yang tidak direkomendasikan secara rutin. Jadi, hanya ibu hamil dengan kondisi khusus yang membutuhkan tindakan medis tersebut.

Nikki mengatakan bahwa salah satu alasan utama episiotomi adalah ketika ibu melahirkan dengan vakum atau forceps.

Ilustrasi ibu hamil (pexels/Matilda Wormwood)
Ilustrasi ibu hamil (pexels/Matilda Wormwood)

NHS menyatakan bahwa ini dikenal sebagai persalinan yang dibantu dan hanya akan digunakan jika diperlukan untuk Anda dan bayi Anda.

Metode persalinan ini diperlukan pada sekitar satu hingga delapan kelahiran. Tindakan ini bisa dilakukan jika Anda mengalami masalah kesehatan, seperti tekanan darah tinggi.

baca juga

Anda mungkin juga membutuhkannya bila ada masalah dengan detak jantung bayi Anda atau jika bayi berada dalam posisi yang tak seharusnya.

Nikki menambahkan bahwa episiotomi dapat dilakukan jika area vagina ibu menunjukkan tanda-tanda stres yang signifikan.

Anda mungkin juga perlu episiotomi, jika bayi semakin stres dan perlu segera dilahirkan, karena ini akan mempercepat kelahiran.

Jika Anda mengalami distosia bahu, di mana bahu bayi menempel pada tulang panggul Anda, maka Anda mungkin juga memerlukan episiotomi.

Sebelum episiotomi, Nikki mengatakan dokter atau bidan harus menyuntikkan perineum Anda dengan anestesi lokal untuk mematikan rasa di area tersebut.

"Sebuah episiotomi hanya dapat dilakukan dengan persetujuan, jadi penting untuk berdiskusi dengan penyedia perawatan Anda sebelumnya tentang kehamilan Anda," jelasnya.

Umumnya, episiotomi dipotong seukuran tangan kanan mama dengan sudut antara 30-60 derajat.

"Jika sayatan dibuat lurus ke bawah, ada risiko bahwa itu bisa meluas ke bawah. Penting juga untuk mengetahui bahwa episiotomi tidak mudah dilakukan," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siti Badriah dan Suami Ungkap Alasan Pilih Lahiran Secara Caesar

Siti Badriah dan Suami Ungkap Alasan Pilih Lahiran Secara Caesar

Entertainment | Minggu, 20 Maret 2022 | 15:18 WIB

Perjuangan Bidan di Bone, Nekat Terjang Banjir untuk Bantu Ibu Hamil yang Melahirkan

Perjuangan Bidan di Bone, Nekat Terjang Banjir untuk Bantu Ibu Hamil yang Melahirkan

Video | Sabtu, 19 Maret 2022 | 20:25 WIB

8 Transformasi Nikita Willy, Si Calon Ibu yang Wajahnya Awet Muda

8 Transformasi Nikita Willy, Si Calon Ibu yang Wajahnya Awet Muda

Entertainment | Sabtu, 19 Maret 2022 | 08:10 WIB

Terkini

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Entertainment | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Surakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

×