Eks Istri Presiden Soekarno Terjerat Skandal Penganiayaan di Jepang, Dituntut Denda Rp22,8 Juta

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 09 September 2026 | 14:00 WIB
Eks Istri Presiden Soekarno Terjerat Skandal Penganiayaan di Jepang, Dituntut Denda Rp22,8 Juta
Kartika Sari Dewi Soekarno (IG/kartikasoekarnofoundation)
baca 10 detik
  • Dewi Soekarno dituntut denda Rp22,8 juta akibat menganiaya asisten dan manajernya di Tokyo.

  • Kasus penganiayaan ini membuat Dewi Soekarno rugi Rp10,3 miliar akibat pembatalan acara televisi.

  • Dewi Soekarno mengakui seluruh dakwaan penganiayaan dan menyatakan sangat menyesali perbuatannya di pengadilan.

Suara.com - Jaksa Penuntut Umum Pengadilan Distrik Tokyo menuntut Ratna Sari Dewi Soekarno membayar denda sebesar 200.000 yen atau setara Rp22,8 juta atas kasus penganiayaan stafnya. Istri mendiang Presiden Soekarno tersebut terbukti menyerang dua pekerja bawahannya dalam dua peristiwa terpisah sepanjang tahun 2025.

Dikutip dari CNA, rentetan insiden hukum ini tidak hanya berujung pada sanksi pidana denda, tetapi juga menghancurkan karier hiburannya hingga memicu kerugian finansial mencapai 90 juta yen atau sekitar Rp10,3 miliar akibat pembatalan berbagai program televisi.

Dampak domino skandal kekerasan ini memperlihatkan kerapuhan citra publik sang figur senior yang kini berusia 86 tahun di industri hiburan Jepang. Pengakuan bersalah secara terbuka di persidangan menjadi titik balik atas tuduhan tindak kekerasan yang sempat dibantah dalam proses penyelidikan awal polisi.

Ratna Sari Dewi Soekarno. [Instagram/@dewisukarnoofficial]
Ratna Sari Dewi Soekarno. [Instagram/@dewisukarnoofficial]

Peristiwa kekerasan pertama meletus saat perempuan bernama asli Naoko Nemoto itu melemparkan gelas berisi sampanye ke arah asisten pribadinya di sebuah restoran kawasan Shibuya pada 13 Februari 2025. Aksi emosional kembali berulang pada 28 Oktober 2025 sekitar pukul 23.30 waktu setempat di sebuah rumah sakit hewan di wilayah yang sama.

Dewi yang mendapati anjing kesayangannya telah mati langsung hilang kendali, berteriak histeris, lalu memukul serta menendang manajernya yang berusia 30-an tahun hingga mengalami luka memar di dada. Pihak Kepolisian Tokyo mengonfirmasi bahwa perempuan yang dikenal dengan sebutan Madame Dewi tersebut berada di bawah pengaruh alkohol saat penganiayaan di klinik hewan terjadi.

Korban yang tak terima atas perlakuan kasar tersebut memutuskan mengundurkan diri dan resmi melaporkan tindakan pidana itu ke kepolisian setempat pada November 2025. Memasuki agenda sidang perdana pada 23 Juni 2026, Dewi memilih kooperatif dengan membenarkan seluruh poin dakwaan yang dibacakan oleh jaksa penuntut umum.

Di hadapan majelis hakim Pengadilan Distrik Tokyo, sosok kreator konten ini secara terbuka menyampaikan rasa penyesalannya atas tindakan brutal yang melukai para pekerjanya. Ia menyatakan dirinya sangat menyesali perilakunya.

Pernyataan penyesalan tersebut disampaikan guna mengantisipasi tuntutan pidana yang lebih berat atas dua aksi penganiayaan yang dilakukannya.

Putusan sanksi denda ini menjadi penjelas atas menghilangnya sang selebriti dari layar kaca Jepang selama beberapa bulan terakhir.

baca juga

Kasus kekerasan fisik ini makin memperpanjang rekam jejak kelam ketenagakerjaan yang mengintai aktivitas profesional mantan ibu negara tersebut di Tokyo.

Sebelum kasus penganiayaan ini menyita perhatian publik, Pengadilan Buruh Jepang pada Januari 2025 telah menjatuhkan sanksi denda fantastis sebesar 29 juta yen kepadanya akibat pemutusan hubungan kerja sepihak terhadap dua staf.

Rangkaian perselisihan hukum dengan para karyawan membuktikan adanya pola konflik ketenagakerjaan yang terus berulang di lingkungan kerja personal sang publik figur.

Meski diterpa gejolak hukum dan finansial di negeri sakur, sosok yang aktif bermedia sosial ini masih menyempatkan diri berkunjung ke Indonesia.

Kehadirannya di Istana Merdeka Jakarta saat menghadiri upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2026 menjadi penampilan publik pertamanya di tanah air pascamerebaknya skandal hukum tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

"60 Second to Tokyo" Sukses Digelar di Quest Hotel Darmo Surabaya

"60 Second to Tokyo" Sukses Digelar di Quest Hotel Darmo Surabaya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 13:46 WIB

Kasus Penganiayaan di Labuhanbatu, Perempuan NS Jadi Tersangka Usai Korban Lapor Bareskrim Polri

Kasus Penganiayaan di Labuhanbatu, Perempuan NS Jadi Tersangka Usai Korban Lapor Bareskrim Polri

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:10 WIB

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

Sebelum Tewas Dikeroyok, Penjual Cermin di Pejompongan Sempat Pingsan dan Dibawa ke RS Mintohardjo

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Terkini

Dari Balik Jeruji ke Panggung Dunia: Produk Warga Binaan Nusakambangan Tembus TEI 2026

Dari Balik Jeruji ke Panggung Dunia: Produk Warga Binaan Nusakambangan Tembus TEI 2026

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Belajar Mengelola Uang dari Seekor Anjing dalam A Dog Called Money

Belajar Mengelola Uang dari Seekor Anjing dalam A Dog Called Money

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Bukan Sekadar Ritual, Nyadran Jadi Cara Masyarakat Nyantru Jaga Lingkungan

Bukan Sekadar Ritual, Nyadran Jadi Cara Masyarakat Nyantru Jaga Lingkungan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan

Daya Beli Warga Jogja Turun, Pedagang Terpaksa Pangkas Dagangan

Jogja | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:57 WIB

DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!

DPR Minta Kemenhut Jadi Penggerak Utama Penanganan Karhutla: Warga Tidak Bisa Terus Menunggu!

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:52 WIB

Ratusan Siswa SMAN 2 Makassar Demo Buntut Dugaan Pelecehan Seksual

Ratusan Siswa SMAN 2 Makassar Demo Buntut Dugaan Pelecehan Seksual

Sulsel | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:51 WIB

IHSG Kebakaran Hari Ini, Anjlok 11,57% ke Level 5.185

IHSG Kebakaran Hari Ini, Anjlok 11,57% ke Level 5.185

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:47 WIB

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026, Cukup Bayar Rp5.000!

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026, Cukup Bayar Rp5.000!

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:46 WIB

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026 Rp5.000, Saatnya Jelajahi Seni Kontemporer

BRImo Hadirkan Promo Tiket ARTSUBS 2026 Rp5.000, Saatnya Jelajahi Seni Kontemporer

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Lawan Dehidrasi! 4 Barrier Sunscreen Lokal Buat Kulit Kering Tetap Lembap

Lawan Dehidrasi! 4 Barrier Sunscreen Lokal Buat Kulit Kering Tetap Lembap

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 16:45 WIB

×