Jaga Kesehatan Usus, Hindari 5 Jenis Makanan dan Minuman Ini!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 20 Maret 2022 | 21:04 WIB
Jaga Kesehatan Usus, Hindari 5 Jenis Makanan dan Minuman Ini!
Ilustrasi kesehatan usus (Pixabay/Elionas2)

Suara.com - Penelitian tentang kesehatan usus telah berkembang sepuluh kali lipat selama dekade terakhir, ketika banyak orang semakin sadar akan dampaknya terhadap kesehatan fisik dan mental.

Karena, usus berfungsi memproduksi hormon hingga mencerna makanan. Bahkan, usus menampung 70 persen sistem kekebalan tubuh.

Segala sesuatu yang Anda konsumsi akan memicu reaksi usus yang berbeda dan beberapa makanan mungkin buruk untuk kesehatan usus Anda.

Anda perlu tahu bahwa sistem pencernaan dianggap sebagai otak kedua, karena jutaan neurotransmiter berada di sini.

Jadi, penting untuk mengisi tubuh Anda dengan nutrisi bermanfaat sebanyak mungkin agar tetap ternutrisi dan hindari segala sesuatu yang membahayakan kesehatan usus.

Dr Christina Papadopolous, GP di Livi mengatakan usus manusia tidak hanya mengandung triliunan bakteri yang juga dikenal sebagai flora usus, tetapi hubungan antara usus Anda dan bakteri ini memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan Anda.

Ilustrasi kesehatan usus (Shutterstock)
Ilustrasi kesehatan usus (Shutterstock)

Flora usus cenderung terdiri dari bakteri menguntungkan, yang sering disebut sebagai bakteri ramah dan bakteri lain yang tidak begitu ramah.

Makanan memainkan peran penting dalam produksi bakteri ini, baik dan buruk. Sehingga penting untuk memperhatikan dampak makanan tertentu.

Kembung, kelelahan, mengidam makanan yang ekstrem, sembelit, berat badan yang berfluktuasi, iritasi kulit, dan jerawat adalah gejala kesehatan usus yang buruk.

baca juga

Jika Anda mengalami salah satu gejala ini mungkin masalah kesehatan usus lebih mudah diatasi.

Dr Jess Braid, praktisi kedokteran fungsional di Adio dan Dr Christina Papadopolous dilansir dari Express, memberi tahu item apa yang harus Anda hindari untuk meningkatkan kesehatan usus.

1. Hindari terlalu banyak makan gula

"Meskipun diet itu buruk untuk kesehatan usus. Banyak orang tidak benar-benar memahami penyebab kerusakan usus yang sebenarnya," kata Dr Braid dikutip dari Express.

Karena, banyak orang mungkin meremehkan bahaya terlalu banyak lemak dalam makanan dan gula dalam makanan.

Gula, khususnya fruktosa yang berasal dari buah terbukti menyebabkan usus bocor, mengganggu mikrobioma dan menyebabkan perlemakan hati.

"85 persen orang di Inggris makan lebih banyak dari jumlah gula yang disarankan per hari," jelasnya.

Sementara ini, ada baiknya untuk mengurangi pemanis buatan. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa pemanis buatan, termasuk aspartam, sucralose dan sakarin dalam makanan maupun minuman berdampak negatif pada flora usus.

"Perubahan ini telah ditunjukkan dalam beberapa penelitian terkait dengan intoleransi glukosa," jelasnya.

Tapi, ini perlu lebih banyak penelitian. Ide terbaik sekarang adalah membatasi asupan pemanis buatan jika Anda berharap dapat meningkatkan kesehatan usus.

2. Gandum

Gandum dan tepung putih bisa menyebabkan peradangan pada sistem pencernaan kita. Gandum modern sangat tinggi gluten dan gangguan terkait gluten meningkat di seluruh dunia.

Gluten meningkatkan permeabilitas dinding usus pada semua orang, bukan hanya orang dengan penyakit celiac.

Ketika dinding usus bocor, itu membuat kita lebih rentan terhadap masalah sistem kekebalan dan penyakit autoimun.

3. Kurangi asupan minyak inflamasi

Ilustrasi minyak (Envato Elements)
Ilustrasi minyak (Envato Elements)

Dr Braid menyarankan untuk mengurangi asupan lemak inflamasi dalam makanan olahan, khususnya yang berbasis omega-6. Minyak ini termasuk minyak bunga matahari, minyak jagung, minyak lobak dan minyak kedelai.

Namun, kabar baiknya adalah meningkatkan asupan lemak omega-3 dapat membantu mengatasi hal ini. Jadi, perbanyaklah makan ikan, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

4. Hindari makanan ultra-olahan

Dr Braid mengatakan konsumsi makanan yang bervariasi, sehat, dan seimbang adalah salah satu cara terbaik untuk memastikan tubuh Anda mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan.

Khususnya vitamin D, mampu menghalangi penghalang usus, mikrobioma dan mempengaruhi peradangan di usus.

5. Kurangi alkohol

Dr Papadopolous mengatakan konsumsi minuman berlakohol dapat mengubah keseimbangan bakteri di usus Anda dan mendorong bakteri jahat untuk tumbuh.

Bahkan, minuman beralkohol juga dapat memiliki efek negatif yang serius pada kesejahteraan fisik dan mental Anda secara keseluruhan.

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa anggur merah dalam jumlah sedang dapat memiliki efek perlindungan pada bakteri usus karena kandungan polifenol, sejenis bahan kimia tanaman yang disukai mikroba usus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama-Sama Bergejala Pendarahan Dubur, Kenali Beda Wasir dan Kanker Usus Besar

Sama-Sama Bergejala Pendarahan Dubur, Kenali Beda Wasir dan Kanker Usus Besar

Jogja | Senin, 14 Maret 2022 | 17:55 WIB

Mungkinkah Bakteri Usus Pengaruhi Ciri-Ciri Kepribadian Seseorang? Ini Kata Ahli!

Mungkinkah Bakteri Usus Pengaruhi Ciri-Ciri Kepribadian Seseorang? Ini Kata Ahli!

Health | Senin, 14 Maret 2022 | 14:47 WIB

Ketahui 4 Tanda Usus Tidak Sehat, Bisa Memengaruhi Kesehatan secara Keseluruhan

Ketahui 4 Tanda Usus Tidak Sehat, Bisa Memengaruhi Kesehatan secara Keseluruhan

Health | Senin, 14 Maret 2022 | 06:48 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×