Pelumas Buatan Dapat Merusak Sperma, Peneliti Menyarankan Pakai Putih Telur saat Berhubungan Seks, Kok Bisa?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 24 Maret 2022 | 17:11 WIB
Pelumas Buatan Dapat Merusak Sperma, Peneliti Menyarankan Pakai Putih Telur saat Berhubungan Seks, Kok Bisa?
ilustrasi putih telur (Pexels.com/Los Muertos)

Suara.com - Pelumas merupakan salah satu kebutuhan penting dalam berhubungan seks, terlebih bagi wanita dengan vagina kering. Namun, ternyata pelumas ini sangat tidak bagus sperma menurut sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti di Universitas Pretoria, Afrika Selatan.

Studi ini menunjukkan bahwa pelumas memiliki efek negatif pada motilitas sperma, atau kemampuan sperma untuk berenang mencapai sel telur. Kondisi ini dapat mencegah pembuahan.

Bahkan, hal ini juga terjadi pada pelumas ramah kesuburan. Studi ini menganalisis efektivitas dua pelumas ramah kesuburan, yakni Pre Seed dan Yes Baby, keduanya tersedia secara online, lapor The Sun.

Lalu, mereka menguji dua produk pada 60 sampel air mani dari pria di negara tersebut. Mereka menambahkan 0,5 ml cairan ke sampel dan menggunakan kamera mikroskopis untuk melihat bagaimana perilaku sperma.

Peneliti menemukan, semua pelumas menyebabkan penurunan signifikan dalam motilitas sperma dibandingkan sperma yang tidak diberi pelumas.

Setelah dua jam, sperma yang dicampur dengan Pre Seed memiliki skor satu, yakni gerakan tanpa arah. Sementara Yes Baby memiliki skor nol, yang berarti tidak ada gerakan sama sekali.

Ilustrasi pelumas (Shutterstock)

"Studi ini penting karena menyoroti apa yang diklaim sebagai pelumas ramah sperma sebenarnya dapat menghambat pembuahan," jelas penulis studi utama, Johan Markram.

Pelumas dari bahan makanan alami

Alih-alih menggunakan pelumas buatan, peneliti menyarankan untuk menggunakan bahan-bahan alami, seperti putih telur atau minyak zaitun.

baca juga

Dalam studi ini, minyak zaitun memiliki skor yang sama dengan Pre Seed. Sementara putih telur memiliki skor dua, artinya motilitas sperma lamban tetapi tidak kalah dari sperma yang tidak diberi pelumas.

Dibandingkan yang lain, sperma masih terus bergerak paling lama saat terendam dalam putih telur, masih memegang skor satu setelah 24 jam.

Tetapi, ada risiko dalam penggunaan bahan makanan sebagai pelumas alami. Misalnya, minyak dapat merusak kondom dan belum ada informasi terbatas tentang putih telur mentah yang dimasukkan ke vagina.

Vagina menjaga yang sehat sangat menjaga keseimbangan kadar pH-nya, dan menggunakan pelumas dengan kadar yang berbeda dapat menyebabkan infeksi bakteri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di MotoGP Mandalika 2022, Shell Ambil Bagian Jadi Pelumas Tunggangan Tim Ducati Lenovo

Di MotoGP Mandalika 2022, Shell Ambil Bagian Jadi Pelumas Tunggangan Tim Ducati Lenovo

Otomotif | Selasa, 22 Maret 2022 | 15:11 WIB

Oli Mesin yang Digunakan pada Sepeda Motor adalah Pelumas dengan Kekentalan Berapa? Ini 4 Contohnya

Oli Mesin yang Digunakan pada Sepeda Motor adalah Pelumas dengan Kekentalan Berapa? Ini 4 Contohnya

Otomotif | Rabu, 09 Maret 2022 | 18:30 WIB

Federal Oil Luncurkan 3 Pelumas Baru untuk Motor Matik dan Manual

Federal Oil Luncurkan 3 Pelumas Baru untuk Motor Matik dan Manual

Otomotif | Selasa, 08 Maret 2022 | 18:07 WIB

Terkini

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Sinopsis 100 Days of Deception: Misi Rahasia di Era Penjajahan Jepang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 20:40 WIB

×