Hits Health: Apa Itu Megalomania, Kasus Covid-19 di Inggris Terbanyak Ketiga di Eropa

Vania Rossa

Senin, 04 April 2022 | 10:08 WIB
Hits Health: Apa Itu Megalomania, Kasus Covid-19 di Inggris Terbanyak Ketiga di Eropa
Ilustrasi megalomania (Shutterstock)

Suara.com - Amien Rais menilai Jokowi sebagai pemimpin yang tak berkompeten dan tak tahu kapan harus mundur dari jabatan. Amien bahkan menuding Jokowi dan Luhut Binsar Pandjaitan adalah seorang megalomania dan narsisistik menyusul semakin gencarnya kampanye agar masa jabatan Jokowi diperpanjang hingga tiga periode. Apa, sih, arti dari megalomania?

Kasus Covid-19 di dunia alias global kemarin, Minggu, 3 April 2022, mencatat total kasus positif telah mencapai 491,01 juta dengan kematian lebih dari 6,17 juta, data pada situs worldometers. Dan Inggris, menjadi negara ketiga terbanyak yang menyumbang kasus positif untuk benua Eropa. 

Selengkapnya, baca di bawah ini!

1. Apa Itu Megalomania? Gangguan Kepribadian yang Ditudingkan Amien Rais Pada Jokowi dan Luhut

Amien Rais lancarkan sejumlah kritik kepada Jokowi dan Luhut terkait perpanjangan masa jabatan presiden.
Amien Rais lancarkan sejumlah kritik kepada Jokowi dan Luhut terkait perpanjangan masa jabatan presiden.

Amien Rais kembali melontarkan kritik keras pada Presiden Joko Widodo. Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu menilai Jokowi sebagai pemimpin yang tak berkompeten dan tak tahu kapan harus mundur dari jabatan. Amien bahkan menuding Jokowi dan Luhut Binsar Pandjaitan adalah seorang megalomania dan narsisistik menyusul semakin gencarnya kampanye agar masa jabatan Jokowi diperpanjang hingga tiga periode.

Menurut Amien, pemimpin yang baik itu harus tahu persis kapan harus mundur dari jabatan. Dalam konstitusi atau UUD 1945 sudah diamanatkan masa jabatan seseorang sebagai kepala negara dibatasi hanya dua periode. Amien kemudian menyinggung soal sindrom narsisistik dan megalomania pada seorang pemimpin.

Baca selengkapnya

2. Update Covid-19 Dunia Hari Ini, Minggu 3 April 2022: Inggris Terbanyak Ketiga di Eropa

Ilustrasi virus Corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona (Coronavirus) Covid-19. (Shutterstock)

Update Covid-19 di dunia alias global hari ini Minggu, 3 April 2022, hingga pukul 08.15 WIB, tercatat total kasus positif telah mencapai 491,01 juta dengan kematian lebih dari 6,17 juta, data pada situs worldometers.

baca juga

Jumlah tersebut setelah terjadi penambahan kasus positif di seluruh dunia sebanyak 1 juta dan kematian 2.628 jiwa.

Baca selengkapnya

3. Eksklusif: IDI Blak-blakan Ungkap Alasan Mangkir Rapat Dengar Pendapat dengan DPR Terkait Pemberhentian Terawan

Ketua Bidang Hukum Pembelaan dan Pembinaan Anggota (BHP2A) IDI Beni Satria dalam konferensi pers virtual yang diikuti dari aplikasi Zoom di Jakarta, Jumat (1/4/2022). (Dok: ANTARA)
Ketua Bidang Hukum Pembelaan dan Pembinaan Anggota (BHP2A) IDI Beni Satria dalam konferensi pers virtual yang diikuti dari aplikasi Zoom di Jakarta, Jumat (1/4/2022). (Dok: ANTARA)

Komisi IX DPR kecewa dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) yang minta menunda rapat dengar pendapat (RDP) seputar pemberhentian tetap mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto sebagai anggota IDI.

Menurut Wakil Ketua Komisi IX Nihayatul Wafirah pada 29 Maret 2022, IDI menyampaikan surat kepada DPR, bahwa pihaknya sedang menyusun dokumen dan berkas hasil Muktamar IDI ke-31, sehingga minta RDP ditunda.

Baca selengkapnya

4. Bakal Dipertemukan dengan Terawan oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin, Apa Tanggapan IDI?

Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. (Biro Pers Sekretariat Presiden)

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia atau PB IDI menyambut baik rencana mediasi Menteri Kesehatan atau Menkes Budi Gunadi Sadikin, yang akan mempertemukan IDI dengan Terawan Agus Putranto.

Namun Ketua Bidang Hukum Pembelaan dan Pembinaan Anggota (BHP2A) IDI Dr. dr. Beni Satria, MH(Kes) mengatakan pihak IDI belum menerima surat mediasi yang akan mempertemukan IDI dengan Terawan.

Baca selengkapnya

5. Hati-hati, Konsumsi Minuman Vitamin C Bersoda Bisa Berdampak Buruk bagi Perut!

Ilustrasi Vitamin C (freepik)
Ilustrasi Vitamin C (freepik)

Kecukupan vitamin C menjadi salah satu penopang kekebalan tubuh yang kuat. Meski banyak terkandung pada berbagai jenis buah dan sayur, beberapa orang mungkin juga merasa perlu menambah asupan vitamin C dengan mengonsumsi suplemen atau minuman tertentu.

Ada banyak macam minuman vitamin C dari berbagai produk. Tapi, masyarakat diingatkan untuk memerhatikan kandungan lain pada minuman tersebut. Hal tersebut dikatakan oleh Medical Affairs Kalbe Nutritionals dr. Adeline Devita.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Megalomania? Gangguan Kepribadian yang Ditudingkan Amien Rais Pada Jokowi dan Luhut

Apa Itu Megalomania? Gangguan Kepribadian yang Ditudingkan Amien Rais Pada Jokowi dan Luhut

Health | Minggu, 03 April 2022 | 16:05 WIB

Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 1.933 Orang, 47 Jiwa Meninggal Dunia

Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 1.933 Orang, 47 Jiwa Meninggal Dunia

News | Minggu, 03 April 2022 | 15:53 WIB

Hengky Kurniawan Ingin Bandung Barat Nol Kasus COVID-19 Sebelum Lebaran

Hengky Kurniawan Ingin Bandung Barat Nol Kasus COVID-19 Sebelum Lebaran

Jabar | Minggu, 03 April 2022 | 11:10 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×