Ketiak Bukan Satu-satunya Sumber Bau Badan, 3 Bagian Ini juga Bisa Menguarkan Aroma Tak Sedap

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Senin, 04 April 2022 | 10:27 WIB
Ketiak Bukan Satu-satunya Sumber Bau Badan, 3 Bagian Ini juga Bisa Menguarkan Aroma Tak Sedap
Ilustrasi bau di organ intim (Shutterstock)

Suara.com - Bau badan dapat terjadi pada siapa saja dan bisa membuat siapa saja tidak nyaman. Apabila baunya sangat menyengat, berarti ada kondisi yang perlu diperhatikan.

"Anda 'berutang' pada diri sendiri (dan orang di sekitar Anda) untuk mengidentifikasi penyebabnya secepat mungkin dan lakukan perawatan yang tepat," jelas apoteker utama Giulia Guerrini dari Digital Pharmacy Medino, Inggris.

Kepada The Sun, Giulia mengungkap tiga sumber bau di badan yang harus diwaspadai:

1. Smegma

Bau badan tidak hanya bersumber pada ketiak saja, tetapi juga aroma yang keluar dari organ intim.

Smegma merupakan bercak putih bertekstur seperti bubur atau keju yang berada di lipatan kulit penis atau kulup maupun lipatan labia atau sekitar klitoris.

Bercak ini berasal dari penumpukan minyak, sel kulit mati, serta keringat.

"Ini akibat pria yang tidak disunat tidak mencuci area di bawah kulupnya dengan cukup baik. Laki-laki dan perempuan harus mencuci alat kelamin mereka setidaknya sekali sehari dengan air hangat," jelas Giulia.

Ia juga memperingatkan wanita jika ingin membersihkan area intimnya menggunakan sabun khusus untuk melakukannya di bagian luar saja (vulva), bukan bagian dalam.

baca juga

"Untuk menghindari iritasi yang dapat merusak keseimbangan pH dan menyebabkan infeksi jamur," sambungnya terkait penggunaan sabun organ intim wanita.

Ilustrasi bau kaki. (Shutterstock)
Ilustrasi bau kaki. (Shutterstock)

2. Bau kaki

Kaki merupakan 'surga' bagi bakteri. Terutama pada orang yang sering memakai sepatu dan kaos kaki.

"Ada 250.000 kelenjar keringat di kaki kita, yang merupakan rasio kelenjar per inci persegi yang lebih banyak dari tempat lain di tubuh. Semakin banyak sel kulit yang bisa dimakan bakteri, semakin menyebar," imbuh Giulia.

Ia menyarankan untuk mengindari sepatu yang tidak memiliki ruang untuk bernapas, yang dapat membuat kaki mudah berkeringat.

3. Bau badan

Bau badan tidak hanya disebabkan oleh kebersihan yang buruk.

"Perubahan pola makan, lingkungan, hormon, dan obat-obatan juga dapat memicunya," ungkap Giulia.

Kondisi ini juga sangat umum terjadi di masa pubertas.

"Bau badan yang tidak sedap disebabkan oleh bakteri yang memecah molekul protein dalam keringat Anda. Reaksi ini bisa terjadi dari atas ke bawah, dari belakang telinga, kaki, ketiak, hingga anus," tambah Giulia.

Terkait hal ini, Giulia juga mengingatkan untuk memerhatikan gejala lain selain bau badan, seperti perubahan drastis pada keringat, keringat dingin, berkeringat secara tidak teratur, atau berkeringat di malam hari.

Sistem kesehatan Inggris NHA menuliskan bahwa penyebab paling umum keringat malam adalah gejala pra-menopause/menopause, obat-obatan tertentu (steroid, obat penghilang rasa sakit, dan antidepresan), kecemasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tingkatkan Kepercayaan Diri, Coba 6 Cara Menghilangkan Bau Badan Tidak Sedap

Tingkatkan Kepercayaan Diri, Coba 6 Cara Menghilangkan Bau Badan Tidak Sedap

Health | Minggu, 13 Maret 2022 | 16:11 WIB

Jarang Diketahui, Ini 5 Makanan yang Berpotensi Bikin Bau Badan Semakin Parah

Jarang Diketahui, Ini 5 Makanan yang Berpotensi Bikin Bau Badan Semakin Parah

Lifestyle | Kamis, 10 Maret 2022 | 14:00 WIB

3 Tumbuhan Alami yang bisa Mengatasi Bau Badan

3 Tumbuhan Alami yang bisa Mengatasi Bau Badan

Your Say | Sabtu, 12 Februari 2022 | 15:30 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB