Waduh, Dua Tahun Pandemi Covid-19 1,7 Juta Anak Indonesia yang Belum Imunisasi Dasar Lengkap

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Senin, 11 April 2022 | 14:30 WIB
Waduh, Dua Tahun Pandemi Covid-19 1,7 Juta Anak Indonesia yang Belum Imunisasi Dasar Lengkap
Petugas kesehatan puskesmas melakukan penyuntikan imunisasi Dipteri Tetanus (DTTD) secara "Drive Thru", di Puskesmas Pondok Betung, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (14/11/2020). [ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal]

Suara.com - Lebih dari 2 tahun pandemi Covid-19, selama itu pula target cakupan imunisasi dasar lengkap (IDL) tidak tercapai hingga saat ini.

Bahkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukan 1,7 juta anak Indonesia belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap.

Hal ini diungkap Plt. Direktur Pengelolaan Imunisasi Ditjen P2P Kemenkes RI, dr. Prima Yosephine, MKM yang mengatakan bahwa dari target 93,6 persen IDL, tapi di 2020 dan 2021 hanya mencapai rata-rata 84,2 persen padahal sebelumnya di 2019 Indonesia mencapai 93,7 persen.

Ilustrasi anak imunisasi. (Unsplash)
Ilustrasi anak imunisasi. (Unsplash)

"Jadi dari yang tadi kita perhitungkan maka, kalau diakumulasikan ada sekitar 1,7 juta anak di Indonesia, dari tahun 2020 sampai tahun 2021, 3 tahun terakhir yang belum mendapatkan atau yang belum lengkap cakupan imunisasi dasarnya," ujar dr. Prima saat konferensi pers Pekan Imunisasi Dunia, Senin (11/4/2022).

dr. Prima juga membagikan data beberapa provinsi dengan cakupan vaksinasi dasar lengkap terendah, dan harus mendapatkan intervensi khusus seperti Kalimantan Barat, Aceh, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat dan Jawa Timur.

"Kita harus lakukan imunisasi kejar di daerah ini," jelasnya.

Menurut dr. Prima imunisasi kejar, yaitu upaya menambal berbagai cakupan vaksinasi yang terlewat perlu dilakukan untuk kembali meningkatkan kekebalan kelompok di masyarakat, dan mencegah penyakit KLB PD3I.

KLB PD3I adalah kejadian luar biasa penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Adapun ancaman penyakit KLB PD3I yang bisa terjadi seperti campak rubela, difteri, hepatitis, hingga polio.

Ini adalah sederet penyakit yang seharusnya tidak terjadi di masyarakat, karena sudah ada vaksin yang bisa diberikan untuk mencegah penyakit itu terjadi.

"Tentu jumlah sebesar (1,7 juta anak belum imunisasi dasar lengkap) ini akan berisiko tinggi sebabkan KLB PD3i di daerah tersebut. Ini sebaran provinsi, yang harus dinaikan cakupan imunisasinya," tutup dr. Prima.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 RI Melandai, Banyak Orang Kaya Kini Berburu Apartemen Mewah

Kasus Covid-19 RI Melandai, Banyak Orang Kaya Kini Berburu Apartemen Mewah

Bisnis | Minggu, 10 April 2022 | 13:03 WIB

Minta Pengusaha Berikan Hak THR Pekerja Tepat Waktu, Puan Maharani: Supaya Bisa Mudik dengan Tenang

Minta Pengusaha Berikan Hak THR Pekerja Tepat Waktu, Puan Maharani: Supaya Bisa Mudik dengan Tenang

News | Sabtu, 09 April 2022 | 12:11 WIB

Dua Tahun Dilarang Akibat Covid-19, Menko Muhadjir Sebut Lebih dari 80 Juta Orang Akan Mudik

Dua Tahun Dilarang Akibat Covid-19, Menko Muhadjir Sebut Lebih dari 80 Juta Orang Akan Mudik

News | Jum'at, 08 April 2022 | 08:49 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB