Pengidap Gangguan Kecemasan Sosial akan Canggung saat Berinteraksi dengan Orang Lain, Apa Penyebabnya?

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 12 April 2022 | 14:44 WIB
Pengidap Gangguan Kecemasan Sosial akan Canggung saat Berinteraksi dengan Orang Lain, Apa Penyebabnya?
Ilustrasi cemas (unsplash)

Suara.com - Berinteraksi dengan orang asing, rekan kerja, atau teman, dalam kehidupan sehari-hari dapat memicu rasa malu dan canggung bagi pengidap gangguan kecemasan sosial. Kecenderungan ini menyulitkan mereka untuk menjalani kehidupan normal.

"Gangguan kecemasan sosial merupakan diagnosis kesehatan mental di mana situasi sosial hampir selalu memicu perasaan cemas," jelas Pekerja Sosial Klinis Berlisensi Brent Metcalf dari Tri-Star Counseling.

Menurut Insider, ada beberapa penyebab potensial dari gangguan kecemasan sosial, yakni:

1. Riwayat keluarga

Seseorang lebih mungkin mengembangkan masalah mental ini jika orang tua atau saudara kandung juga mengidap kecemasan.

Namun, tidak jelas seberapa besar faktor genetik berperan dalam kondisi ini.

2. Struktur otak

Amigdala dan korteks prefrontal dorsomedial adalah struktur kompleks sel di otak yang mengontrol pembelajaran emosional dan pikiran terkait bersosialisasi.

Faktanya penelitian menunjukkan anak-anak dengan tingkat kecemasan lebih besar menunjukkan ukuran amigdala yang lebih besar.

baca juga
Ilustrasi stres karena pekerjaan (pexels/Anna Shvets).
Ilustrasi cemas (pexels/Anna Shvets).

3. Trauma negatif

Anak-anak yang pernah mengalami bullying, penolakan, atau pelecehan memiliki peningkatan risiko mengembangkan kecemasan.

"Gangguan kecemasan sosial mungkin berasal dari sejarah masa kanak-kanak hambatan sosial atau rasa malu, tetapi juga dapat disebabkan oleh situasi atau peristiwa yang membuat stres, traumatis, atau memalukan," kata Metcalf.

Namun, gangguan kecemasan juga dapat berkembang di masa dewasa sebagai akibat dari pengalaman sosial yang negatif.

4. Kepribadian

Orang pemalu, yang suka mengisolasi diri, atau cemas di masa kanak-kanak lebih mungkin mengembangkan gangguan kecemasan. Tetapi, ciri-ciri ini berbeda dari pengidap yang memiliki diagnosis gangguan kecemasan sosial.

"Malu bisa menjadi gejala kecemasan sosial, tapi pemalu tidak sama dengan memiliki gangguan. Menjadi pemalu dapat menyebabkan kegugupan dalam situasi sosial, tapi rasa malu saja biasanya tidak membuat orang menghindar dari interaksi sosial," ungkap Konselor Kesehatan Mental Berlisensi GinaMarie Guarino.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Inul Daratista Dibawa ke Rumah Sakit, Iis Dahlia Cemas Lihat Kondisinya

Anak Inul Daratista Dibawa ke Rumah Sakit, Iis Dahlia Cemas Lihat Kondisinya

Entertainment | Selasa, 12 April 2022 | 07:56 WIB

Sering Membuat Cemas, Ternyata inilah Manfaat Deadline

Sering Membuat Cemas, Ternyata inilah Manfaat Deadline

Your Say | Jum'at, 08 April 2022 | 15:30 WIB

Ramalan Zodiak Hari Ini 2 April 2022: Terlalu Waspada, Aquarius Jadi Mudah Cemas

Ramalan Zodiak Hari Ini 2 April 2022: Terlalu Waspada, Aquarius Jadi Mudah Cemas

Lifestyle | Sabtu, 02 April 2022 | 07:00 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×