Terbuat dari Protein Virus Corona Asli, Vaksin Covid-19 Baru Buatan Jerman Dapat Melindungi Pasien Kanker

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 14 April 2022 | 13:49 WIB
Terbuat dari Protein Virus Corona Asli, Vaksin Covid-19 Baru Buatan Jerman Dapat Melindungi Pasien Kanker
Ilustrasi vaksin Covid-19 untuk pasien kanker. [Istimewa]

Suara.com - Sebuah vaksin Covid-19 baru, disebut CoVac-1, diklaim terbukti dapat menginduksi respons kekebalan yang kuat pada kelompok dengan gangguan kekebalan, termasuk penderita kanker.

Temuan ini dipresentasikan pada Pertemuan Tahunan American Academy of Cancer Research (AARC) di Louisiana, Amerika Serikat, pada Selasa (12/4/2022) kemarin.

Hasil awal dari percobaan kecil menunjukkan CoVac-1 dapat menginduksi respons imun sel T pada 93% pasien dengan defisiensi sel B.

Sel B merupakan salah satu komponen sistem kekebalan yang bertugas memproduksi antibodi untuk melawan antigen.

Uji coba awal dilakukan terhadap 14 pasien defisiensi sel B, termasuk 12 penderita kanker darah leukemia atau limfoma. Pasien diberi dosis tunggal CoVac-1 dan dipantau hingga enam bulan untuk keamanan serta respons imun.

Pada 14 hari setelah vaksinasi, respons imun sel T diamati pada 71% pasien, yang meningkat menjadi 93% pasien pada 28 hari.

Foto oleh Nataliya Vaitkevich dari Pexels
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (Foto oleh Nataliya Vaitkevich dari Pexels)

"Sepengetahuan kami, CoVac-1 saat ini adalah satu-satunya kandidat vaksin berbasis peptida yang secara khusus dikembangkan dan dievaluasi untuk pasien dengan gangguan sistem kekebalan," jelas penulis senior studi Juliane Walz dari University Hospital Tubingen, Jerman, dilansir Live Mint.

Vaksin peptida merupakan jenis vaksin yang mana potongan protein disuntikkan secara langsung, daripada dikodekan melalui messenger RNA (mRNA).

Rekan peneliti, Claudia Tandler, mengatakan bahwa vaksin ini dirancang untuk merangsang sel T dan mereka telah memilih antigen dari SARS-CoV-2 secara cermat, potongan kecil protein dari virus yang dapat merangsang kekebalan.

baca juga

Vaksin asal Jerman ini juga terbuat dari enam antigen spesifik yang diambil dari beberapa bagian virus corona, tidak terbatas pada protein lonjakan saja.

"Imunitas sel T yang diinduksi CoVac-1 jauh lebih intens dan lebih luas, karena diarahkan ke komponen virus yang berbeda dari vaksin berbasis mRNA," sambung Tandler.

Para peneliti saat ini sedang mempersiapkan uji klinis fase III untuk mengevaluasi CoVac-1 pada populasi yang lebih besar.

Mereka berharap hasilnya akan memungkinkan vaksin CoVac-1 melindungi kelompok dengan gangguan kekebalan dari Covid-19 parah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riset Italia: Vaksin Covid-19 Cegah 8 Juta Kasus Pada Tahun 2021

Riset Italia: Vaksin Covid-19 Cegah 8 Juta Kasus Pada Tahun 2021

Health | Kamis, 14 April 2022 | 05:05 WIB

Peneliti Temukan Alasan Vaksin Covid-19 AstraZeneca Menyebabkan Efek Samping Pembekuan Darah Langka

Peneliti Temukan Alasan Vaksin Covid-19 AstraZeneca Menyebabkan Efek Samping Pembekuan Darah Langka

Health | Rabu, 13 April 2022 | 20:47 WIB

Studi Efektivitas Vaksin Covid-19 Italia: Cegah 150 Ribu Kematian dan 8 Juta Kasus Positif

Studi Efektivitas Vaksin Covid-19 Italia: Cegah 150 Ribu Kematian dan 8 Juta Kasus Positif

Health | Rabu, 13 April 2022 | 19:50 WIB

Terkini

Stunting Jateng Turun Jadi 9,93 persen, Ahmad Luthfi Jadikan Demak dan Semarang Percontohan Nasional

Stunting Jateng Turun Jadi 9,93 persen, Ahmad Luthfi Jadikan Demak dan Semarang Percontohan Nasional

Jawa Tengah | Selasa, 22 September 2026 | 16:24 WIB

Honda Resmi Pamerkan e-MTB Prototype, Siap Guncang Pasar Sepeda Listrik

Honda Resmi Pamerkan e-MTB Prototype, Siap Guncang Pasar Sepeda Listrik

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 16:24 WIB

Diduga Rem Blong, Fuso Oranye 'Sapu' Antrean Kendaraan di Jalan Pramuka: Korban Dilarikan ke RS

Diduga Rem Blong, Fuso Oranye 'Sapu' Antrean Kendaraan di Jalan Pramuka: Korban Dilarikan ke RS

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 16:21 WIB

Tak Cuma Mercy dan Fortuner, KPK Ikut Angkut Mobil Zenix yang Dipakai Adik Anggota DPRD Vinna Ledy

Tak Cuma Mercy dan Fortuner, KPK Ikut Angkut Mobil Zenix yang Dipakai Adik Anggota DPRD Vinna Ledy

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:20 WIB

Berapa Tahun Batas Usia Ideal Pemakaian HP Android Baru sebelum Mulai Lemot?

Berapa Tahun Batas Usia Ideal Pemakaian HP Android Baru sebelum Mulai Lemot?

Tekno | Selasa, 22 September 2026 | 16:20 WIB

Review The Stunt Driver: Kisah Nyata Luar Biasa, tapi Filmnya Biasa Saja

Review The Stunt Driver: Kisah Nyata Luar Biasa, tapi Filmnya Biasa Saja

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 16:20 WIB

Satu Korban Banjir Bandang Solok Ditemukan Tewas, Tim SAR Sisir Lokasi Cari Korban Hilang Lainnya

Satu Korban Banjir Bandang Solok Ditemukan Tewas, Tim SAR Sisir Lokasi Cari Korban Hilang Lainnya

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:18 WIB

Cara Dapat Saldo Emas Gratis dari BRI Terbaru 2026

Cara Dapat Saldo Emas Gratis dari BRI Terbaru 2026

Bri | Selasa, 22 September 2026 | 16:18 WIB

Puan Ungkap PDIP Sudah Diajak Bicara soal Usulan Capres Didukung Minimal 2 Partai

Puan Ungkap PDIP Sudah Diajak Bicara soal Usulan Capres Didukung Minimal 2 Partai

News | Selasa, 22 September 2026 | 16:16 WIB

Kembalinya SUV Legendaris All-New Mitsubishi Pajero Lewat Desain Kekar dan Teknologi Premium

Kembalinya SUV Legendaris All-New Mitsubishi Pajero Lewat Desain Kekar dan Teknologi Premium

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 16:15 WIB

×