Beda dengan Varian Lainnya, Ahli Imunologi Ungkap Gejala Varian XE!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 16 April 2022 | 09:50 WIB
Beda dengan Varian Lainnya, Ahli Imunologi Ungkap Gejala Varian XE!
Ilustrasi Varian XE dari Omicron (Envato)

Suara.com - Munculnya berbagai varian virus corona menimbulkan gejala yang berbeda-beda. Denis Kinane, Ahli Imunologi terkemuka dan Ilmuwan Pendiri Cignpost Diagnostics telah mengungkapkan gejala varian XE.

Varian XE adalah varian hibrida dari dua subtipe varian Omicron, yakni subvarian BA1 dan BA2.

Denis Kinane mengatakan varian XE ini yang merupakan gabungan dari mutasi subvarian BA1 dan BA2, maka disebut sebagai varian rekombinasi.

"Ini berarti varian rekombinan baru mengambil karakteristik yang terkait dengan setiap strain, tetapi tidak selalu merupakan versi yang lebih berbahaya," kata Denis dikutip dari Express.

Varian virus corona seperti ini terjadi ketika ada perubahan atau mutasi pada gen virus.

Ilustrasi bersin. [Joseph Mucira/Pixabay]
Ilustrasi bersin. [Joseph Mucira/Pixabay]

Misalnya, varian Omicron yang memiliki sejumlah mutasi dan berbeda secara genetik dengan versi sebelumnya, termasuk varian Delta.

Data terbaru menunjukkan bahwa varian Omicron memiliki lebih dari 50 mutasi, banyak di antaranya berada di protein lonjakan yang merupakan cara virus masuk ke sel tubuh kita sejak awal.

Protein lonjakan adalah fitur luar paling menonjol dari virus yang dikenali, ditanggapi, dan digunakan oleh sistem kekebalan kita untuk mengembangkan antibodi.

Mutasi-mutasi inilah yang berarti bahwa varian-varian yang berbeda sering kali datang dengan gejala-gejala baru atau unik.

baca juga

Gejala Varian XE

Mutasi pada protein lonjakan dapat berarti virus menyerang sel manusia yang berbeda lebih efisien. Misalnya, beberapa varian memasuki sel saluran pernapasan bagian atas lebih efisien daripada lapisan paru-paru.

Sebagian besar gejala varian virus corona mirip dengan flu biasa. Tapi, Denis mengatakan varian XE ini sedikit berbeda.

Varian XE ini datang dengan gejala yang sedikit berbeda, yang dianggap lebih mirip pilek dan bersin sebagai gejalanya.

"Gejala varian baru juga bisa termasuk sakit tenggorokan," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Subvarian BA4 dan BA5 dari Varian Omicron Berisiko Lolos dari Antibodi, Ini Kata Ahli!

Subvarian BA4 dan BA5 dari Varian Omicron Berisiko Lolos dari Antibodi, Ini Kata Ahli!

Health | Jum'at, 15 April 2022 | 14:31 WIB

WHO: Belum Waktunya Menurunkan Kewaspadaan Terhadap Covid-19

WHO: Belum Waktunya Menurunkan Kewaspadaan Terhadap Covid-19

Health | Kamis, 14 April 2022 | 15:17 WIB

India Laporkan Kasus Baru COVID-19 Varian XE, Bagaimana Bahayanya?

India Laporkan Kasus Baru COVID-19 Varian XE, Bagaimana Bahayanya?

Bisnis | Selasa, 12 April 2022 | 11:56 WIB

Terkini

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Bikin Konten hingga Layani Pelanggan, UMKM Masa Kini Mulai Manfaatkan AI

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

Gerebek Kampung Berlan Matraman, Tim Gabungan Ciduk 8 Orang dan Sita Sabu hingga Ketamin

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Imigrasi Sumut Sapu Bersih Penghargaan di Bimtek PIMPASA 2026

Sumut | Rabu, 28 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Jadi Man of the Match Persija vs Persik, Denis Kolinger Tak Mau Tinggi Hati

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:58 WIB

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Menpar Dorong Wisata Alam Tak Sekadar Jual Keindahan, tapi Juga Jaga Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:54 WIB

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

Bicara Watak Kekuasaan, Hasto Minta Negara Lindungi Rakyat Kecil dari Oligarki

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

Geledah Dinas PUPR Klaten, KPK Sita Segepok Uang Tunai dan Bukti Elektronik Proyek

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:44 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sopir Logistik Diminta Setop Masuk Empat Lawang, Ada Cerita Perampokan Pukul 05.00 WIB

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

Diguyur Hujan Deras, Polisi Pukul Mundur Massa Demo Mahasiswa di Plaza UOB Dukuh Atas

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Demo Ricuh di Jogja Meluas hingga Sirip Kepatihan

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:31 WIB

×