CDC Konfirmasi Kasus Pertama Penularan Covid-19 dari Hewan ke Manusia

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 22 April 2022 | 12:57 WIB
CDC Konfirmasi Kasus Pertama Penularan Covid-19 dari Hewan ke Manusia
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Lebih dari dua tahun menjadi pandemi, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) akhirnya mengkonfirmasi kasus pertama penularan virus Covid-19 dari hewan ke manusia.

Badan kesehatan AS baru-baru ini mengungkapkan bahwa varian COVID yang diamati terutama pada Mink pada tahun 2020 telah menginfeksi setidaknya empat orang Amerika. Dua dari orang yang terinfeksi adalah karyawan peternakan mink Michigan yang menyaksikan wabah virus corona pada Oktober 2020.

Dua sisanya berasal dari area yang sama tetapi tidak memiliki hubungan dengan peternakan tersebut. Pengungkapan baru-baru ini menunjukkan bahwa varian cerpelai mungkin telah beredar lebih luas di daerah tersebut pada saat itu.

Dilansir dari Times of India, Casey Barton Behravesh, yang memimpin One Health Office CDC, mengatakan kepada portal berita terkemuka bahwa sampel yang dikumpulkan selama waktu itu dari keempat orang mengandung dua mutasi.

Mink. [Shutterstock]
Mink. [Shutterstock]

Para ilmuwan percaya bahwa mereka mungkin merupakan tanda-tanda adaptasi terhadap cerpelai. Namun, Behravesh menambahkan bahwa ada beberapa urutan genetik yang tersedia dari masyarakat di sekitar peternakan, sehingga sulit untuk mengetahui apakah mutasi tersebut berasal dari cerpelai di peternakan atau sudah beredar di masyarakat.

Versi virus mutan yang sama telah dilaporkan dari peternakan cerpelai di Eropa dan orang-orang yang berhubungan dengan peternakan itu. Kasus serupa penularan cerpelai ke manusia juga telah dilaporkan di Denmark, Belanda dan di tempat lain.

Secara umum, penularan virus dari hewan ke manusia dianggap jarang terjadi. Sebagian besar manusia mentransfer virus ke satu sama lain atau ke spesies lain.

Kasus hewan yang terinfeksi virus melalui manusia telah dilaporkan dari beberapa belahan dunia. Sebagian besar hewan ini terinfeksi virus setelah melakukan kontak dekat dengan orang yang dites positif Covid-19. Sekarang masih diketahui apakah semua hewan dapat terinfeksi virus setelah bersentuhan dengan manusia.

Covid-1919 yang menyebabkan coronavirus termasuk dalam keluarga besar virus yang disebut coronavirus. Sesuai informasi yang tersedia di situs web CDC, beberapa virus corona menyebabkan penyakit seperti pilek pada manusia, sementara yang lain menyebabkan penyakit pada jenis hewan tertentu.

Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS-CoV) juga termasuk dalam keluarga ini. Semua virus ini bersifat zoonosis, yang berarti dapat ditularkan antara hewan dan manusia. SARS-CoV ditularkan dari kucing luwak ke manusia dan MERS-CoV dari unta dromedaris.

Dalam kasus Covid-19, ini adalah bukti pertama penularan dari hewan ke manusia di AS. Sampai sekarang hanya spekulasi yang dibuat, tidak ada kesimpulan konkret yang diambil dari mereka. Diperlukan lebih banyak penelitian di bidang ini untuk memahami kompleksitas situasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awalnya Dikira Sariawan, Perempuan Ini Ternyata Idap Kanker Lidah Stadium Akhir

Awalnya Dikira Sariawan, Perempuan Ini Ternyata Idap Kanker Lidah Stadium Akhir

Health | Jum'at, 22 April 2022 | 12:12 WIB

Update Covid-19 Global: Spanyol Perbolehkan Lepas Masker Dalam Ruangan, Indonesia Kapan?

Update Covid-19 Global: Spanyol Perbolehkan Lepas Masker Dalam Ruangan, Indonesia Kapan?

Health | Jum'at, 22 April 2022 | 10:41 WIB

Zonasi Sebaran Covid-19 di Jogja Kembali Hijau Jelang Lebaran, Warga Diminta Tetap Waspada

Zonasi Sebaran Covid-19 di Jogja Kembali Hijau Jelang Lebaran, Warga Diminta Tetap Waspada

Jogja | Jum'at, 22 April 2022 | 08:40 WIB

Terkini

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB