Update Covid-19 Global: Spanyol Perbolehkan Lepas Masker Dalam Ruangan, Indonesia Kapan?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 22 April 2022 | 10:41 WIB
Update Covid-19 Global: Spanyol Perbolehkan Lepas Masker Dalam Ruangan, Indonesia Kapan?
Ilustrasi lepas masker. (Elements Envato)

Suara.com - Update Covid-19 global hari ini menunjukan beberapa negara yang semakin melonggarkan protokol kesehatan, karena kasus yang menurun. Salah satunya Spanyol membolehkan lepas masker  di dalam ruangan.

Meski menurun, kasus baru masih saja ditemukan, buktinya data Worldometers, Jumat (22/4/2022) menunjukan masih ada 41,5 juta kasus aktif atau orang yang bisa menularkan Covid-19.

Total sudah 507 juta orang di seluruh dunia sudah terinfeksi Covid-19. Ditambah kematian dunia totalnya berjumlah 6,2 juta orang meninggal sejak awal pandemi.

Mengutip Channel News Asia, pada Rabu, 20 April 2022 lalu Spanyol baru saja mengakhiri aturan wajib masker di dalam ruangan.

Ilustrasi covid-19, Beda gejala Covid-19 varian Omicron dan Delta. (Pixabay/Engin_Akyurt)
Ilustrasi covid-19, Beda gejala Covid-19 varian Omicron dan Delta. (Pixabay/Engin_Akyurt)

Aturan ini disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan Spanyol, Carolina Darias yang mengatakan masker tetap disarankan dipakai sebagai perlindungan, terutama bagi mereka dengan sistem kekebalan tubuh lemah.

"Masker tidak diragukan lagi, jadi salah satu tindakan yang sangat harus dilakukan selama dua tahun terakhir, dan kini itu sudah tidak wajib lagi," ujar Darias.

Meski begitu ada beberapa tempat yang disarankan baiknya tetap memakai masker, seperti pengunjung dan staf perawat di fasilitas pelayanan kesehatan dan panti jompo.

Aturan wajib masker juga sudah tidak berlaku di stasiun dan bandara, tapi untuk transportasi lain disarankan sebaiknya masih menggunakan masker.

Setelah keputusan dikeluarkan, hingga kini belum jelas apakah wajib masker dihilangkan di tempat kerja seperti kantor pemerintah, swasta, bank, pabrik hingga toko.

baca juga

Ini karena pemerintah membiarkan pengusaha atau pengelola tempat tersebut, yang berhak memutuskan akan tetap menggunakan masker atau tidak.

Di Indonesia sendiri, Pakar Epidemiologi dari Universitas Indonesia Pandu Riono menyebut bahwa hampir 100 persen masyarakat punya antibodi Covid-19. Meski demikian ia belum merekomendasikan untuk melepas masker. 

"Bukan berarti lepas masker, yang ada malah peningkatan kasus lagi. Lonjakan kasus di China karena vaksinasi lansia tidak sebaik di Indonesia. Kita konsisten terus pada lansia," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Zonasi Sebaran Covid-19 di Jogja Kembali Hijau Jelang Lebaran, Warga Diminta Tetap Waspada

Zonasi Sebaran Covid-19 di Jogja Kembali Hijau Jelang Lebaran, Warga Diminta Tetap Waspada

Jogja | Jum'at, 22 April 2022 | 08:40 WIB

Bantul PPKM Level 2, Helmi: Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran

Bantul PPKM Level 2, Helmi: Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 Usai Lebaran

Jogja | Jum'at, 22 April 2022 | 08:36 WIB

Capaian Vaksinasi Booster Baru 18 Persen, Pemkab Karawang Gelar Gebyar Vaksinasi Ramadhan

Capaian Vaksinasi Booster Baru 18 Persen, Pemkab Karawang Gelar Gebyar Vaksinasi Ramadhan

Bekaci | Jum'at, 22 April 2022 | 05:15 WIB

Terkini

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Konsumsi Ayam dan Telur RI Masih Terendah di ASEAN, Ini Penyebab Utama Peternak Menjerit

Jogja | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:52 WIB

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Promo Diskon AZKO untuk Kebutuhan Rumah Tangga, Khusus Nasabah BRI

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Cuma 25 Orang Pertama! Amankan Cashback Rp1 Juta untuk Pengajuan BRI Multiguna

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Mau Ekspansi Bisnis Tanpa Ribet? Manfaatkan Program KI Solusi BRI 2026

Bisnis | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

Dari Kampus ke Jalanan, Flamingo Revolution di Albania Makan Korban 272 Orang

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Transaksi BRIVA Tanpa Beban, Nikmati Cashback 10 Persen Setiap Hari Lewat BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Rasakan Kebersamaan di Ajang Wilio Run 2026, Dapatkan Tiketnya via BRImo

Bri | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:12 WIB

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Persija Jakarta Women dan FC Bekasi City Women Berbagi Angka 1-1

Banten | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

Kerusuhan Prancis Picu Kerugian Ratusan Juta Euro, 1.500 Toko Dijarah Perusuh

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

Kabut Asap Karhutla Ganggu Ribuan Penerbangan, Pembatalan Tembus 1.324

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 22:00 WIB

×