Mengenal Kateter Ablasi, Terapi yang Diklaim Aman untuk Ibu Hamil Idap Aritmia

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 11 Mei 2022 | 19:05 WIB
Mengenal Kateter Ablasi, Terapi yang Diklaim Aman untuk Ibu Hamil Idap Aritmia
Ilustrasi ibu hamil (Shutterstock)

Suara.com - Kateter ablasi jadi salah satu terapi aritmia atau gangguan irama jantung yang efektif untuk perempuan hamil. Klaim tersebut dibuat karena kateter ablasi dinilai tidak akan memengaruhi perkembangan janin.

Aritmia sendiri merupakan penyakit gangguan irama jantung di mana denyut jantung berdetak terlalu pelan, terlalu cepat bahkan tidak teratur. Aritmia dapat diderita semua umur baik bayi, anak, lansia maupun ibu hamil.

Kateter ablasi adalah terapi minimal invasif, dengan membuat akses dari lipat paha dan dengan beberapa kateter dilakukan pemetaan untuk mendapatkan fokus kelainan aritmia.

Setelah fokus aritmia ditemukan, selanjutnya diberi energi gelombang radio di jantung untuk memperbaiki aritmia sehingga tidak muncul lagi.

Adapun terapi ini diklaim yang terbaik bagi perempuan hamil dengan masalah aritmia, karena tidak mengganggu perkembangan janin.

Apalagi pasien tidak perlu mengonsumsi obat antiaritmia yang kerap melewati plasenta (ari-ari) sehingga menganggu janin.

“Terapi kateter ablasi umumnya menggunakan bantuan fluoroskopi atau radiasi pengion untuk membantu penempatan kateter di jantung."

"Terapi ini dapat menjadi pilihan bila pasien sangat bergejala dan tidak berhasil diterapi dengan obat atau pasien menolak minum obat dengan pertimbangan keselamatan janin," terang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Yansen., Sp.JP (K), FIHA melalui keterangannya, Rabu (11/5/2022).

Terapi kateter ablasi menggunakan teknologi 3 dimensi yang bisa dilakukan pada pasien perempuan hamil dengan aritmia, yang prosedurnya dijalankan tanpa menggunakan radiasi.

baca juga

"Tanpa menggunakan radiasi sama sekali sehingga aman untuk ibu dan janin,” ujar dokter yang berpraktik di RS Eka Hospital BSD itu.

Perlu diketahui, saat hamil perempuan mengalami perubahan fisiologi kardiovaskular, yang menyebabkan volume plasma darah meningkat hingga 40 persen di usia kehamilan 24 minggu.

Ditambah, akibat peningkatan aktifitas otonom dan adrenergik, denyut jantung akan meningkat sebanyak 30 persen.

Sedangkan aritmia dalam kehidupan sehari-hari tidak berbahaya, tapi jika tidak dikontrol bisa berakibat fatal karena menyebabkan kematian mendadak akibat serangan jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Hamil Berisiko Alami Gangguan Irama Jantung Aritmia, Lakukan Ini Agar Janin Aman!

Ibu Hamil Berisiko Alami Gangguan Irama Jantung Aritmia, Lakukan Ini Agar Janin Aman!

Health | Rabu, 11 Mei 2022 | 12:50 WIB

Kantor Damkar Wonogiri Digegerkan Kedatangan Seorang Ibu Hamil, Merintih Kesakitan Gara-gara Ini

Kantor Damkar Wonogiri Digegerkan Kedatangan Seorang Ibu Hamil, Merintih Kesakitan Gara-gara Ini

Surakarta | Selasa, 10 Mei 2022 | 19:27 WIB

7 Tanda akan Melahirkan dalam Waktu Dekat, Ibu Hamil Wajib Tahu

7 Tanda akan Melahirkan dalam Waktu Dekat, Ibu Hamil Wajib Tahu

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 13:29 WIB

Terkini

Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes

Asal Bakar Rumput, 80 Hektare Hutan Produksi di Kolaka Timur Ludes

Sulsel | Minggu, 13 September 2026 | 16:14 WIB

Sunscreen Skin Aqua Tutup Putih Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Penggunanya

Sunscreen Skin Aqua Tutup Putih Bisa Bikin Cerah? Cek Klaim dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 16:05 WIB

2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap

2 Polisi Gadungan Diduga Aniaya Warga hingga Tewas Ditangkap

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 15:59 WIB

Basarnas Palu Siagakan KN SAR Baladewa Cari Kapal Virgo Transport Hilang

Basarnas Palu Siagakan KN SAR Baladewa Cari Kapal Virgo Transport Hilang

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:54 WIB

Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?

Stop Sikap Overproud: Pejabat Bukan Raja, Kenapa Masih Disambut Berlebihan?

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:50 WIB

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Pembukaan MTQ Nasional XXXI, Gubernur Khofifah Dukung Kafilah Jatim untuk Berikan Hasil Gemilang

Jatim | Minggu, 13 September 2026 | 15:47 WIB

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Derby Sumatera Dimulai! Sumsel United Bidik Balas Kekalahan dari PSMS di Laga Perdana

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 15:31 WIB

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

6 Penumpang Kapal Virgo Transport 8 Meninggal usai Hilang Kontak di Laut Jawa

News | Minggu, 13 September 2026 | 15:26 WIB

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Purbaya Klaim APBN Masih Aman Meski Harga Minyak Dunia Lebihi 100 Dolar AS per Barel

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 15:23 WIB

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Spirit Fingers: Menemukan Warna Diri di Tengah Ramainya Perbandingan

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 15:20 WIB

×