Waspadai Infeksi Parasit Toxoplasma Gondii, Dapat Memengaruhi Mata hingga Menyebabkan Kebutaan!

Kamis, 12 Mei 2022 | 13:26 WIB
Waspadai Infeksi Parasit Toxoplasma Gondii, Dapat Memengaruhi Mata hingga Menyebabkan Kebutaan!
Ilustrasi mata terinfeksi (Shutterstock)

Suara.com - Toxoplasma gondii dinilai sebagai parasit paling sukses di dunia. Sebab, mikroorganisme ini mampu menginfeksi mamalia, burung maupun manusia.

Ketika seseorang terinfeksi, ia akan tetap memiliki parasit Toxoplasma di tubuhnya seumur hidup.

Sejauh ini, belum ada obat yang dapat membasmi parasit tersebut dan belum ada vaksin yang disetujui untuk digunakan pada manusia.

Pakar memperkirakan 30% hingga 50% orang terinfeksi Toxoplasma dan saat-saat ini sedang meningkat di Australia.

Penyakit yang disebabkan pearasit ini, Toksoplasmosis, dapat menimbulkan bekas luka di bagian belakang mata.

Bagaimana toksoplasmosis memengaruhi mata?

Dilansir Science Alert, Toxoplasma gondii seringnya menyerang retina, jaringan saraf yang melapisi mata.

Infeksinya dapat menimbulkan peradangan di retina hingga menyebabkan jaringan parut retina permanen, yang disebut toksoplasmosis okular.

Bertentangan dengan banyak tulisan tentang toksoplasmosis okular, penelitian menunjukkan kondisi ini biasanya memengaruhi orang dewasa sehat.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Dan LGBT Di Mata Mahfud MD, Bicara Soal Sanksi Heteronom Dan Otonom

Toxoplasma gondi (Phys.org)
Toxoplasma gondi (Phys.org)

Namun pada orang lanjut usia (lansia), orang dengan sistem kekebalan lemah, atau ibu hamil, kondisinya bisa lebih parah.

Serangan peradangan aktif dapat menyebabkan 'floater' (benda kecil melayang-layang yang menghalangi pandangan) di mata dan penglihatan kabur.

Ketika peradangan berkembang menjadi jaringan parut, penderita berisiko tinggi mengalami kebutaan.

Dalam sebuah penelitian terhadap pasien dengan toksoplasmosis okular yang terlihat di klinik oftalmologi besar, penurunan penglihatan hingga di bawah tingkat mengemudi pada lebih dari 50% penderita dan 25% mengalami kebutaan permanen.

Hal yang perlu diingat adalah parasit Toxoplasma gondii tidak hanya dari kucing saja. Namun, hewan ini memang inang utamanya.

Kucing membawa Toxoplasma ketika memakan mangsa yang terinfeksi. Jika kotoran kucing tertelan oleh hewan ternak yang merumput, maka parasit akan bersarang di otot dan bertahan hidup pada hewan ternak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI