Ketuga Satgas Covid-19 IDI Setuju Kebijakan Kelonggaran Pakai Masker, Optimis Indonesia Masuk Fase Endemik

Rabu, 18 Mei 2022 | 14:19 WIB
Ketuga Satgas Covid-19 IDI Setuju Kebijakan Kelonggaran Pakai Masker, Optimis Indonesia Masuk Fase Endemik
Ilustrasi lepas masker (unsplash.com))

Suara.com - Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Zubairi Djoerban, setuju dengan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melonggarkan pemakaian masker di ruang terbuka.

Meski begitu, sang profesor juga mengatakan bahwa mandat tersebut bukan berarti menghentikan masyarakat dari memakai masker.

"Satuju saja dengan kebijakan lepas masker, dan tidak perlu mendramatisir hal ini. Hanya karena mandat dicabut, bukan berarti harus berhenti pakai masker," tulisnya dalam sebuah cuitan, Selasa (17/5/2022).

Menurutnya, masyarakat sudah seharusnya memiliki kesadaran tentang pola hidup sehat, dengan memakai masker sebagai bentuk pencegahan infeksi yang efektif.

Ia menambahkan bahwa idealnya kebijakan kelonggaran memakai masker di ruang terbuka dilakukan pada Juni, dan berharap pelacakan kontak serta tes tetap dilakukan.

Cuitan Profesor Zubairi Djoerban (Twitter)
Cuitan Profesor Zubairi Djoerban (Twitter)

"Dengan melihat dulu bagaimana dampak dari mudik. Dan, saya harap, pelacakan kontak dan tes tetap dilakukan. Tidak jadi kendor," sambungnya.

Ia melanjutkan, "Saya optimis tidak lama lagi Indonesia akan memasuki fase endemik."

Fase endemik berarti patogen penyebab penyakit, dalam hal ini SARS-CoV-2, akan tetap beredar tetapi tidak akan menyebabkan wabah besar seperti dua tahun terakhir. Salah satu contoh penyakit endemik adalah flu yang disebabkan virus influenza.

Meski Jokowi telah melonggarkan pemakaian di ruang terbuka, ia tetap mengimbau masyarakat untuk mengenakannya di ruangan tertutup atau di dalam transportasi publik.

Baca Juga: Update Covid-19 Global: Banyak Negara Bagian AS Tidak Pernah Lagi Catat Kasus Harian, Alasannya Ingin Segera Endemik!

Selain itu, masyarakat yang masuk dalam kategori rentan, seperti lanjut usia atau punya penyakit komorbid, untuk tetap memakai masker saat beraktivitas.

"Demikian juga bagi masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek maka tetap harus menggunakan masker ketika melakukan aktivitas," tandas Jokowi, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (17/5/2022).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI