facebook

Eks Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Sempat Idap Kanker Usus, Simak Lagi Gejala Penyakit Ini

Yasinta Rahmawati
Eks Jubir Covid-19 Achmad Yurianto Sempat Idap Kanker Usus, Simak Lagi Gejala Penyakit Ini
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (Youtube BNPB Indonesia)

Kanker usus besar biasanya menyerang orang dewasa yang lebih tua, meskipun dapat terjadi pada usia berapa pun.

Suara.com - Mantan juru bicara Covid-19 Achmad Yurianto meninggal di Malang, Jawa Tengah pada Sabtu (21/5/2022) malam setelah selesai menjalani perawatan di rumah sakit.

"Benar (Achmad Yurianto meninggal dunia)," terang Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, drg. Widyawati, melalui pesan singkatnya kepada Suara.com, Sabtu (21/5/2022).

Seperti diketahui, selain mengidap stroke, mantan Dirjen P2P Kemenkes RI ini sudah beberapa kali menjalani pengobatan intensif dan serius di RSPAD Gatot Subroto karena kanker usus besar.

Melansir dari Mayo Clinic, kanker usus besar adalah jenis kanker yang dimulai di usus besar (usus besar). Usus besar adalah bagian terakhir dari saluran pencernaan.

Baca Juga: Ketua Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Achmad Yurianto Meninggal Dunia

Kanker usus besar biasanya menyerang orang dewasa yang lebih tua, meskipun dapat terjadi pada usia berapa pun. Biasanya dimulai sebagai gumpalan kecil sel non-kanker (jinak) yang disebut polip yang terbentuk di bagian dalam usus besar. Seiring waktu beberapa polip ini bisa menjadi kanker usus besar.

Kanker usus besar kadang-kadang disebut kanker kolorektal, yang merupakan istilah yang menggabungkan kanker usus besar dan kanker dubur, yang dimulai di rektum.

Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)
Kanker usus besar (kolorektal). (Shutterstock)

Banyak orang dengan kanker usus besar tidak mengalami gejala pada tahap awal penyakit. Ketika gejala muncul, kemungkinan akan bervariasi, tergantung pada ukuran dan lokasi kanker di usus besar. Tanda dan gejala kanker usus besar meliputi:

  • Perubahan terus-menerus dalam kebiasaan buang air besar, termasuk diare atau sembelit atau perubahan konsistensi tinja
  • Pendarahan dubur atau darah di tinja
  • Ketidaknyamanan perut yang terus-menerus, seperti kram, gas atau nyeri
  • Perasaan bahwa usus Anda tidak kosong sepenuhnya
  • Kelemahan atau kelelahan
  • Penurunan berat badan yang tidak dapat dijelaskan

Jika Anda melihat gejala persisten yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera konsultasi ke dokter.

Baca Juga: Mantan Jubir Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto Wafat, Sempat Dirawat Akibat Kanker Usus

Komentar