Sejarah Awal Munculnya Cacar Monyet hingga Outbreak di Dunia

Agatha Vidya Nariswari

Minggu, 22 Mei 2022 | 15:14 WIB
Sejarah Awal Munculnya Cacar Monyet hingga Outbreak di Dunia
Ilustrasi Cacar - Sudah Masuk Singapura, Waspadai Penyebaran Cacar Monyet di Indonesia (Pexels)

Suara.com - Cacar monyet merupakan virus zoonosis atau virus yang ditularkan ke manusia dari hewan dengan gejala yang sangat mirip dengan yang terlihat di masa lalu pada pasien cacar. Virus cacar monyet ini merupakan virus DNA beruntai ganda yang termasuk ke dalam genus Orthopoxvirus dari keluarga Poxviridae.

Gejala penyakit cacar monyet ini menyerupai dengan penyakit cacar air (smallpox), seperti demam dan ruam kulit yang melepuh menjadi lenting. Akan tetapi, gejala cacar monyet ini diiringi dengan pembengkakan pada kelenjar getah bening di ketiak.

Adapun hewan yang rentan terhadap virus cacar monyet ini di antaranya, tupai tali, tupai pohon, tikus berkantung gambia, dormice, primate non-manusia dan spesies lainnya. Penularan cacar monyet ini disebabkan karena melakukan kontak langsung dengan hewan atau manusia yang terinfeksi cacar monyet.

Sejarah cacar monyet

Mengutip dari WHO, yang merilis informasi mengenai cacar monyet ini pada Kamis (19/5/2022), dijelaskan mengenai sejarah penyakit ini, cacar monyet manusia pertama kali diidentifikasi pada manusia pada tahun 1970 di Republik Demokratik Kongo pada seorang anak laki-laki berusia 9 tahun di wilayah yang sebelumnya cacar telah dieliminasi pada tahun 1968.

Sejak tahun 1970-an, tercatat kasus cacar monyet ini telah menginfeksi manusia di 11 negara, seperti Afrika– Benin, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Republik Demokratik Kongo, Gabon, Pantai Gading, Liberia, Nigeria, Republik Kongo, Sierra Leone, dan Sudan Selatan. 

Di Republik Kongo, sekitar tahun 1996 hingga 1997, wabah penyakit ini menjangkit manusia dengan rasio yang bisa dikatakan tinggi, akantetapi wabah penyakit tersebut tidak sampai dikuti dengan jumlah kematian yang tinggi. Hanya beberapa yang mengalami kematian akibat cacar monyet ini.

Lalu pada tahun 2003, wabah cacar monyet ini menginfeksi orang Amerika Serikat dan dikaitkan dengan kontak dengan anjing padang rumput peliharaan yang terinfeksi. Yang sebelumnya, anjing tersebut telah kontak langsung dengan tikus berkantung Gambia dan dormice yang telah diimpor ke negara itu dari Ghana.

Akibat wabah yang menginfeksi manusia tersebut, pada tahun 2003 tercatat ada sekitar 70 kasus cacar monyet yang terjadi di Amerika Serikat. Selain itu, cacar monyet ini juga pernah menyerang Israel dan Inggris pada tahun 2018, kemudian ke Singapura pada Mei 2019, dan kembali menjadi wabah di Amerika Serikat pada Bulan Juli dan November 2021. Lalu pada Mei 2022, beberapa kasus cacar monyet diidentifikasi di beberapa negara non-endemik.

baca juga

Demikian sejarah awal munculnya cacar monyet hingga outbreak di dunia. Pada tahun 2019, negara yang wilayahnya dekat dengan Indonesia yakni Singapura, juga terjangkit virus cacar monyet ini.

Kontributor : Agung Kurniawan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Cacar Monyet Menyebar Hingga Belasan Negara, Mungkinkah Jadi Pandemi Baru?

Wabah Cacar Monyet Menyebar Hingga Belasan Negara, Mungkinkah Jadi Pandemi Baru?

Health | Minggu, 22 Mei 2022 | 14:21 WIB

Spanyol Laporkan Penambahan Pasien Terkonfirmasi Cacar Monyet, Diduga Bersumber dari Sauna

Spanyol Laporkan Penambahan Pasien Terkonfirmasi Cacar Monyet, Diduga Bersumber dari Sauna

Health | Minggu, 22 Mei 2022 | 03:05 WIB

Deretan Virus yang Mulai Bermunculan Setelah Covid-19, Jadi Ancaman Dunia!

Deretan Virus yang Mulai Bermunculan Setelah Covid-19, Jadi Ancaman Dunia!

News | Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:45 WIB

WHO: 1.284 Kasus Suspek Cacar Monyet Dilaporkan di RD Kongo

WHO: 1.284 Kasus Suspek Cacar Monyet Dilaporkan di RD Kongo

News | Sabtu, 21 Mei 2022 | 18:40 WIB

Walau Hampir Semua Penderitanya Laki-Laki dan dari Komunitas LGBT, Virolog Ini Bantah Cacar Monyet adalah Penyakit Gay

Walau Hampir Semua Penderitanya Laki-Laki dan dari Komunitas LGBT, Virolog Ini Bantah Cacar Monyet adalah Penyakit Gay

Health | Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:26 WIB

Terkini

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Cara Mengubah Tumpukan Data Menjadi Keputusan Bisnis yang Menguntungkan

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:44 WIB

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaythai Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

×