Wabah Cacar Monyet Menyebar Hingga Belasan Negara, Mungkinkah Jadi Pandemi Baru?

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 22 Mei 2022 | 14:21 WIB
Wabah Cacar Monyet Menyebar Hingga Belasan Negara, Mungkinkah Jadi Pandemi Baru?
Ilustrasi Cacar Monyet (Pexels)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyebut wabah cacar monyet paling banyak terjadi di wilayah Afrika Barat dan Tengah. 

Akan tetapi, sejumlah negara Eropa dan Amerika juga turut melaporkan infeksi serupa selama sepekan terakhir. 

Negara tersebut di antaranya Inggris, Spanyol, Portugal, Italia, Swedia, Kanada, Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Belgia, dan Australia.

Secara keseluruhan, WHO menyebut cacar monyet telah dilaporkan di 11 negara yang biasanya tidak memiliki penyakit tersebut. 

“Ada sekitar 80 kasus yang dikonfirmasi, dan 50 investigasi yang tertunda. Kemungkinan besar akan dilaporkan,” kata WHO berdasarkan data per Jumat (20 Mei 2022), dikutip dari Fox.

Ilmuwan kesehatan dari berbagai negara terus bekerja sama untuk memahami lebih banyak tentang wabah tersebut.

Menurut Reuters, para ilmuwan tidak ingin wabah cacar monyet berkembang menjadi pandemi seperti Covid-19.

Di Inggris, pejabat kesehatan setempat juga tengah menyelidiki apakah penyakit itu menular secara seksual, karena beberapa kasus dilaporkan menyebar di antara antara gay dan biseksual di London. 

Cacar monyet sebelumnya tidak terdeteksi menyebar melalui hubungan seks. Tetapi dapat ditularkan melalui kontak dekat dengan orang yang terinfeksi atau bahan yang terkontaminasi. 

baca juga

Virus yang menginfeksi berasal dari keluarga virus yang sama dengan cacar. Kemudian masuk ke dalam tubuh melalui kulit yang rusak, saluran pernapasan, atau mata, hidung, juga mulut.  

Manusia juga bisa tertular apabila menyentuh atau digigit oleh hewan liar yang terinfeksi cacar monyet, seperti yang banyak terjadi di Afrika Barat dan Tengah. 

Meskipun ada sejumlah tindakan yang dapat diambil untuk mencegah infeksi virus monkeypox itu, tapi saat ini belum ada pengobatan yang terbukti ampuh secara ilmiah dan aman. 

Salah satu cara pencegahan infeksi bisa dengan menghindari kontak dengan hewan yang dapat menampung virus dan bahan apa pun yang pernah kontak dengan hewan yang sakit.

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, cacar monyet telah terbukti menyebabkan kematian pada satu dari sepuluh orang yang terjangkit penyakit tersebut.

Dalam wabah kali ini, tidak ada yang dilaporkan meninggal di negara mana pun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erick Thohir: Keberhasilan RI Lewati Pandemi Covid-19 Karena Sikap Gotong Royong

Erick Thohir: Keberhasilan RI Lewati Pandemi Covid-19 Karena Sikap Gotong Royong

Bisnis | Minggu, 22 Mei 2022 | 08:34 WIB

Spanyol Laporkan Penambahan Pasien Terkonfirmasi Cacar Monyet, Diduga Bersumber dari Sauna

Spanyol Laporkan Penambahan Pasien Terkonfirmasi Cacar Monyet, Diduga Bersumber dari Sauna

Health | Minggu, 22 Mei 2022 | 03:05 WIB

Alami Infeksi Hati, Warga India Pelaku Penangkapan Ikan Ilegal Meninggal Dunia di Aceh

Alami Infeksi Hati, Warga India Pelaku Penangkapan Ikan Ilegal Meninggal Dunia di Aceh

Jogja | Sabtu, 21 Mei 2022 | 20:58 WIB

Terkini

Kata-kata Menyayat Hati Menggema Saat Pastor di Ekuador Tewas Tertimpa Salib

Kata-kata Menyayat Hati Menggema Saat Pastor di Ekuador Tewas Tertimpa Salib

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:12 WIB

2 Tahun Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Gelar Demo Besok Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Karhutla

2 Tahun Prabowo-Gibran Gagal! Mahasiswa Gelar Demo Besok Tuntut Perbaikan Ekonomi hingga Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih

Rp1,17 Miliar untuk Poles Fasad Malioboro, Sejarah dan Ekonomi Warga Diklaim Tak Tersisih

Jogja | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:09 WIB

Tak Terima Anak Ditegur Perkara Kaos Kaki, Oknum TNI di Lamongan Diduga Bogem Kepala Sekolah

Tak Terima Anak Ditegur Perkara Kaos Kaki, Oknum TNI di Lamongan Diduga Bogem Kepala Sekolah

Jatim | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:08 WIB

Segera Disidang, Berkas Perkara Dugaan Pemerasan Izin WNA Eks Wamen Silmy Karim Resmi Dilimpahkan

Segera Disidang, Berkas Perkara Dugaan Pemerasan Izin WNA Eks Wamen Silmy Karim Resmi Dilimpahkan

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:05 WIB

Stop Anggap Remeh Kenakalan Anak! Tragedi Pemalang Bukti Sekolah Gagal Lindungi Siswa

Stop Anggap Remeh Kenakalan Anak! Tragedi Pemalang Bukti Sekolah Gagal Lindungi Siswa

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:03 WIB

Gelombang Protes di Albania Memasuki Hari ke-7, Demonstran Teriak Edi Rama Mundur

Gelombang Protes di Albania Memasuki Hari ke-7, Demonstran Teriak Edi Rama Mundur

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:01 WIB

Bahas Syarat Parpol Nasional di MK, Hakim Enny Singgung 'Partai Incess Indonesia' Ala Syahrini

Bahas Syarat Parpol Nasional di MK, Hakim Enny Singgung 'Partai Incess Indonesia' Ala Syahrini

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Saham Anda Didepak dari IHSG? Jangan Panik, Simak Penjelasan Resmi BEI

Saham Anda Didepak dari IHSG? Jangan Panik, Simak Penjelasan Resmi BEI

Bri | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Buku Control Your Expectation: Mengelola Ekspektasi agar Hidup Lebih Tenang

Buku Control Your Expectation: Mengelola Ekspektasi agar Hidup Lebih Tenang

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×