Walau Hampir Semua Penderitanya Laki-Laki dan dari Komunitas LGBT, Virolog Ini Bantah Cacar Monyet adalah Penyakit Gay

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 21 Mei 2022 | 17:26 WIB
Walau Hampir Semua Penderitanya Laki-Laki dan dari Komunitas LGBT, Virolog Ini Bantah Cacar Monyet adalah Penyakit Gay
Cacar monyet

Suara.com - Cacar monyet mulai menyebar di Inggris, AS, Portugal, Kanada, Swedia, Australia, Prancis, Italia, Jerman, hingga Belgia. Sebanyak 140 kasus telah dikonfirmasi dan dicurigai.

Hal yang meresahkan para ahli dari wabah ini adalah bahwa tidak semua orang yang terinfeksi memiliki hubungan yang jelas satu sama lain.

Tidak semua dari mereka telah bepergian ke negara di mana cacar monyet menjadi endemik, seperti Republik Demokratik Kongo, Nigeria, atau Kamerun.

Tetapi satu hal yang diperhatikan oleh para ahli adalah bahwa sebagian besar orang yang terinfeksi adalah laki-laki dengan diidentifikasi sebagai gay maupun biseksual.

Para ahli menduga cacar monyet ditularkan melalui hubungan seksual.

Cacar monyet (Antara)
Cacar monyet (Antara)

"Kita sangat perlu mencari tahu apakah cacar monyet versi ini menyebar dengan cara baru," ungkap ahli penyakit menular di London School of Hygiene and Tropical Medicine, Jimmy Whitworth.

Umumnya, cacar monyet menyebar melalui kontak yang sangat dekat. Virus dapat menempel di permukaan, seperti tempat tidur, pakaian, atau dari ekskresi pernapasan.

Namun, cacar ini sangat mudah menular jika melakukan kontak kulit ke kulit serta cairan orang yang terinfeksi, seperti darah, air liur, maupu nanah dalam cacar.

"Itulah yang membuat kami agak curiga bahwa mungkin penyakit ini menular secara seksual, dan kami perlu mencari tahu. Karena jika begitu, (cara penularan) itu baru, yang belum pernah diketahui sebelumnya," sambung Whitworth, dilansir Insider.

baca juga

Otoritas kesehatan Swedia mengungkap bahwa dalam kasus Eropa, masalah kulit dalam kasus ini juga berada di alat kelamin, selangkangan, dan kulit di sekitar lubang anus.

Cacar monyet bukan penyakit gay

Temuan kasus pada kelompok gay dan biseksual membuat orang-orang beranggapan bahwa ini adalah 'penyakit gay'. Mengingatkan ahli virologi pada kasus awal tentang HIV dan AIDS 40 tahun lalu.

"Cacar monyet bukanlah penyakit gay, dan juga bukan penyakit menular lainnya," kata virolog Boghuma Kabisen Titanji, menulis di PLOS blog, "Speaking of Medicine" pada Kamis (19/5/2022).

Ia melanjutkan, "Sangat disayangkan bahwa ini masih perlu dikatakan, menyoroti betapa sedikit yang telah kita pelajari dari wabah sebelumnya."

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menimpali pada Jumat (20/5/2022) bahwa siapa pun yang berinteraksi dengan orang yang terinfeksi secara dekat berisiko terkena cacar monyet.

"Menstigmatisasi sekelompok orang karena suatu penyakit tidak pernah dapat diterima," kata WHO.

Menurut mereka, menstigmatisasi penyakit justru dapat menjadi penghalang dalam mengakhiri wabah karena dapat mencegah orang mencari pengobatan serta mendeteksi orang yang terinfeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makin Menyebar, Pemerintah Kongo Laporkan 58 Kasus Kematian karena Penyakit Cacar Monyet

Makin Menyebar, Pemerintah Kongo Laporkan 58 Kasus Kematian karena Penyakit Cacar Monyet

Riau | Sabtu, 21 Mei 2022 | 16:46 WIB

Lagi Heboh di Eropa, Ini Gejala Awal Cacar Monyet Hingga Sembuh

Lagi Heboh di Eropa, Ini Gejala Awal Cacar Monyet Hingga Sembuh

Health | Sabtu, 21 Mei 2022 | 16:06 WIB

Kasus Cacar Monyet Dunia: Belanda Laporkan Kasus Pertama, Kongo Sudah Hampir 1.300

Kasus Cacar Monyet Dunia: Belanda Laporkan Kasus Pertama, Kongo Sudah Hampir 1.300

Health | Sabtu, 21 Mei 2022 | 15:58 WIB

Terkini

Belajar Menjaga Harmoni dengan Laut Lewat Tradisi Tetulak Tamperan

Belajar Menjaga Harmoni dengan Laut Lewat Tradisi Tetulak Tamperan

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:06 WIB

Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata

Petaka Olahraga Malam, Wanita di Bekasi Tewas Tertabrak Motor Saat Joging di Grand Wisata

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Sinopsis Film Vadh: Thriller Gelap India yang Diduga Jadi Inspirasi Pembunuhan Ibu-Anak di Madiun

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:01 WIB

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

4 Chemical Sunscreen Tanpa Pewangi Buat Perkuat Skin Barrier Kulit Sensitif

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Review Lingsir Wengi: Tembang Jawa, Mitos, dan Teror di Motel Tua Malioboro

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Duaaarrr! Ranjau Bom Selat Hormuz Meledak Membakar 4 Tanker

Duaaarrr! Ranjau Bom Selat Hormuz Meledak Membakar 4 Tanker

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:56 WIB

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

KPK Geledah 6 Perusahaan Terafiliasi PT Djarum, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:52 WIB

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

Gagal Salip Kendaraan, Pengendara Motor Terjun Bebas dari Jembatan Layang Pesing Daan Mogot

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:47 WIB

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Gubernur Sulsel Jamin Pendidikan Anak Polisi Hutan yang Tewas saat Padamkan Karhutla Toraja Utara

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Tecno Spark 50S 5G Resmi Meluncur, Ponsel Terjangkau dengan Fitur FreeLink yang Menarik

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 12:45 WIB

×