Virus Corona Covid-19 vs Cacar Monyet, Ini Perbedaan Gejalanya!

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 25 Mei 2022 | 18:36 WIB
Virus Corona Covid-19 vs Cacar Monyet, Ini Perbedaan Gejalanya!
Ilustrasi Cacar Monyet (Pexels)

Suara.com - Di tengah pandemi virus corona Covid-19 yang belum usai, sejumlah kasus virus cacar monyet atau monkeypox terdeteksi.

Sejauh ini, sudah lebih dari 100 kasus cacar monyet sudah dikonfirmasi secara global. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun telah memperingatkan untuk tidak menganggap enteng penyakit tersebut.

Saat ini, penyelidikan epidemiologi untuk cacar monyet masih berlangsung. Tapi, kasus cacar monyet yang dilaporkan sejauh ini tidak memiliki hubungan perjalanan di daerah endemik.

Bila dibandingkan dengan kasus virus corona Covid-19, para ahli percaya bahwa kita memiliki lebih banyak sumber daya dan alat untuk mencegah penyakit bisa membuatnya lebih terkendali.

Karena itu dilansir dari Times of India, Anda perlu memahami bahwwa kedua infeksi virus tersebut, yakni virus corona Covid-19 dan cacar monyet sangat berbeda.

Ilustrasi Virus Covid-19, cacar monyet (pixabay.com)
Ilustrasi Virus Covid-19, cacar monyet (pixabay.com)

Sejauh ini, virus corona Covid-19 disebabkan oleh sindrom pernapasan akut parah. Sedangkan, cacar monyet berhubungan dengan genus Orthopoxvirus dalam keluarga Poxviridae.

Virus ini diketahui menyebar dan beredar di antara hewan liar di Afrika Tengah dan Barat. Kemudian, virus ini bisa ditularkan ke manusia ketika mereka makan atau melakukan kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi.

Selain itu, virus cacar monyet juga membawa kode genetik untai ganda dalam DNA. Berbeda dengan virus corona Covid-19 yang mengandung untaian tunggal materi genetik yang disebut RNA.

Penyakit yang sekarang ini menyebar disebut sebagai cacar monyet atau monkeypox pada tahun 1958, ketika virus terdeteksi di koloni monyet.

Virus cacar monyet ini juga bisa menular ke manusia dan antar orang. Seseorang dapat menyebarkannya satu sama lain melalui kontak dekat dengan cairan tubuh, luka pada kulit atau permukaan mukosa seperti di mulut atau tenggorokan.

Selain genetiknya yang berbeda, gejala virus corona Covid-19 dan cacar monyet pun berbeda. Gejala virus corona Covid-19 bisa berupa demam, sakit tenggorokan, batuk, kelelahan, pilek, nyeri sendi, sakit kepala, sesak napas, nyeri dada, kehilangan indra penciuman dan perasa, serta masalah pencernaan.

Gejala cacar monyet biasanya lebih mirip cacar. Tapi, WHO juga menyebutkan gejalanya termasuk sakit kepala, demam, kedinginan, sakit tenggorokan, malaise, kelelahan, ruam, dan limfadenopati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Perubahan Suasana Hati, Ini Tanda-tandanya!

Virus Corona Covid-19 Bisa Sebabkan Perubahan Suasana Hati, Ini Tanda-tandanya!

Health | Rabu, 25 Mei 2022 | 16:01 WIB

Bill Gates Dituding Dalang Wabah Cacar Monyet, Begini Faktanya

Bill Gates Dituding Dalang Wabah Cacar Monyet, Begini Faktanya

Sumbar | Rabu, 25 Mei 2022 | 15:42 WIB

CDC: Kelompok Gay dan Biseksual Paling Rentan Terinfeksi Cacar Monyet

CDC: Kelompok Gay dan Biseksual Paling Rentan Terinfeksi Cacar Monyet

Health | Rabu, 25 Mei 2022 | 13:15 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB