Jangan Pernah Memberi Susu Sapi Murni ke Bayi di Bawah 12 Bulan, Ini Alasannya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 28 Mei 2022 | 21:12 WIB
Jangan Pernah Memberi Susu Sapi Murni ke Bayi di Bawah 12 Bulan, Ini Alasannya
Ilustrasi bayi menangis (istockphoto.com)

Suara.com - American Academy of Pediatrics (AAP) mengimbau bayi di bawah 12 bulan harus minum ASI atau susu formula, bukan susu sapi murni.

Menurut direktur Divisi Neonatiologi di Rumah Sakit Anak Cincinnati, Jae Kim, susu sapi mengandung protein yang sulit dicerna bayi.

Susu sapi juga kurang vitamin dan mineral penting, seperti zat besi, yang sangat dibutuhkan bayi untuk perkembangan dan pertumbuhannya.

Meski susu formula bayi juga terbuat dari susu sapi, produsen telah menghilangkan protein dan mengubahnya, lalu menambahkan bahan penting lainnya.

"Formula bayi sangat berbeda dari susu yang Anda minum," kata Kim, dilansir Live Science.

Jangan minum susu mentah yang baru diperas dari sapi, ini bahayanya. (Shutterstock)
Jangan minum susu mentah yang baru diperas dari sapi (Shutterstock)

Usus, ginjal, dan sistem kekebalan bayi membutuhkan waktu untuk matang terlebih dahulu sebelum dapat dengan menolerir jenis dan jumlah protein baru yang ditemukan dalam susu sapi murni.

"Konsentrasi tinggi protein dan mineral yang ditemukan dalam susu sapi dapat membuat ginjal bayi yang baru lahir stres dan menyebabkan penyakit parah seperti panas, demam atau diare," menurut AAP.

Karenanya, mereka sanagat menganjurkan orang tua untuk tidak memberi anak mereka susu sapi sebelum berusia satu tahun.

Meski sebagian besar bayi di atas 6 bulan akan terlihat baik-baik saja saat minum susu sapi murni, tetapi protein asing dapat menyebabkan peradangan melalui respons alergi pada beberapa bayi.

"Respons alergi itu dapat menyebabkan peradangan pada usus bayi atau pendarahan mikroskopis di lapisan usus mereka," imbuh Kim.

Kekurangan kandungan zat besi dalam susu sapi juga dapat menyebabkan anemia.

"Secara keseluruhan, itu dapat menyebabkan bayi menjadi tidak sehat atau tidak berkembang," tandas Kim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah PMK Tak Pengaruhi Permintaan Susu Sapi di Kudus, Sehari Bisa Hasilkan 180 Liter

Wabah PMK Tak Pengaruhi Permintaan Susu Sapi di Kudus, Sehari Bisa Hasilkan 180 Liter

Jawa Tengah | Kamis, 12 Mei 2022 | 18:53 WIB

Dear Parents, Begini Cara Atasi Alergi Susu Sapi dan Intoleransi Laktosa Pada Anak

Dear Parents, Begini Cara Atasi Alergi Susu Sapi dan Intoleransi Laktosa Pada Anak

Health | Selasa, 22 Maret 2022 | 13:09 WIB

4 Manfaat Susu Kambing bagi Tubuh, Bisa Jadi Alternatif Susu Sapi

4 Manfaat Susu Kambing bagi Tubuh, Bisa Jadi Alternatif Susu Sapi

Your Say | Sabtu, 19 Maret 2022 | 06:00 WIB

Terkini

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB