Dokter Bagikan Cara dan Manfaat Mengeksplor Stimulasi Multisensorik pada Bayi Baru Lahir

Risna Halidi

Rabu, 01 Juni 2022 | 09:02 WIB
Dokter Bagikan Cara dan Manfaat Mengeksplor Stimulasi Multisensorik pada Bayi Baru Lahir
Ilustrasi bayi (istockphoto.com)

Suara.com - Stimulasi dan nutrisi adalah dua faktor penting dalam tumbuh kembang anak. Stimulasi bermanfaat memaksimalkan perkembangan otak anak dan membuat sel-sel otak anak saling terhubung sehingga bisa memahami informasi.

"Selama ini para orangtua lebih familiar dengan pemenuhan nutrisi dan melupakan stimulasi. Padahal setiap satu kali stimulasi, artinya kita sedang membentuk serabut-serabut saraf di otak anak," jelas dr. Melia Yunita SpA.

Agar anak cerdas dan cepat mengerti, maka stimulasi perlu dilakukan terus menerus atau berulang- ulang. Setelah memahami pentingnya stimulasi, maka perlu diperhatikan area yang perlu distimulasi.

Menurut dr. Lia, stimulasi harus dilakukan bersamaan pada kelima indera yang tengah berkembang. Inilah yang kemudian dikenal dengan area sensorik, yaitu terdiri dari indera penglihatan, pendengaran, penciuman, pengecapan, dan peraba atau taktil.

"Kelima indera ini yang perlu dieskplor dengan stimulasi tepat, dikenal dengan stimulasi multisensorik. Artinya, dalam satu kali kegiatan dan satu waktu, orangtua bisa sekaligus melakukan stimulasi pada seluruh indera si Kecil."

"Penelitian sudah banyak dilakukan untuk membuktikan bahwa ternyata anak yang terbiasa mendapatkan stimulasi multisensorik akan lebih bahagia, tidak stres, dan banyak tersenyum atau tertawa," jelas dr. Lia dikutip dari siaran pers Teman Parenting, Rabu (1/6/2022).

Stimulasi multisensorik bisa dimulai segera setelah bayi lahir yakni melalui Inisiasi Menyusui Dini (IMD). IMD ini adalah aktivitas stimulasi multisensorik yang sangat lengkap, dan dapat menstimulasi semua indera bayi.

Pertama, penglihatan. Meskipun pandangan bayi masih sangat terbatas dan hanya bisa melihat warna kontras hitam dan putih, namun bayi bisa langsung melihat puting ibunya.

Selanjutnya, stimulasi pendengaran melalui suara ibu. Saat IMD dianjurkan ibu maupun ayahnya mengajak bayi berbicara. Misal, 'Akhirnya kamu lahir juga ya nak ke dunia,' dan perkataan positif lainnya.

baca juga

Stimulasi indera penciuman terjadi saat bayi yang baru lahir mengenali aroma ibunya. Indera taktiul atau perabaannya juga terstimulasi melalui skin to skin contact. Terakhir, indra pengecapan bayi terstimulasi saat ia menyusu untuk pertama kali.

Setelah IMD, stimulasi multisensorik seharusnya terus berlanjut melalui semua kegiatan sehari-hari selama pengasuhan bayi.

"Kedua orang tua atau orang terdekat harus selalu mengajak bicara bayi saat memberikan ASI, mengganti popok, memandikan, dan semua aktivitas bersama bayi lainnya. Selain berbicara juga berikan sentuhan," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual, Ulasan 'Anakku Sayang Anakku Aman'

Lindungi Anak dari Kejahatan Seksual, Ulasan 'Anakku Sayang Anakku Aman'

Your Say | Rabu, 01 Juni 2022 | 08:40 WIB

4 Cara Pandang Keliru yang Sering Diyakini Orangtua, Anak Bisa Jadi Korban!

4 Cara Pandang Keliru yang Sering Diyakini Orangtua, Anak Bisa Jadi Korban!

Your Say | Selasa, 31 Mei 2022 | 17:42 WIB

'Mengapa Tubuhku dan Tubuhnya Berbeda', Pendidikan Terbaik untuk Anak

'Mengapa Tubuhku dan Tubuhnya Berbeda', Pendidikan Terbaik untuk Anak

Your Say | Selasa, 31 Mei 2022 | 06:45 WIB

Terkini

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

Amuk Api di Cikini Menteng: Lima Rumah Hangus, Ratusan Petugas Berjibaku Tembus Gang Sempit

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:21 WIB

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

GJLS: Berapi-Api Laris Manis di Jakarta Film Week 2026, Monty Tiwa Terharu

Entertainment | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

Wantimpres Kumpul di Setneg, Bahas Sejumlah Isu untuk Prabowo

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Dedi Mulyadi: Pilkades di Jabar Tanpa Kertas Suara dan Penghitungan Lama

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

3 Opsi Ban Motor Honda Beat yang Cocok untuk Musim Hujan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Beda Viva Air Mawar Vs Viva Queen Rose Face Mist, Cek Kandungan dan Fungsinya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:19 WIB

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Di Sanksi OJK, Sekuritas Milik Pandu Sjahrir Lakukan Transaksi Rp60,6 T Selama 1 Tahun Terakhir

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:17 WIB

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

100 Hari Kerja, Kepala BGN Sudaryono Benahi Tata Kelola MBG hingga Kembalikan Rp44 Triliun ke Negara

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Nyesel Baru Tahu! 3 Kelas Menulis Ini Ampuh Bikin Tulisan Makin Enak Dibaca

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Bagaimana Cara Mengurus KTP yang Hilang Saat Berada di Luar Kota atau Beda Domisili?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:15 WIB

×