Gejala Cacar Monyet Dahulu dan Sekarang Berbeda, Salah Satunya Peradangan di Rektum

Selasa, 14 Juni 2022 | 13:42 WIB
Gejala Cacar Monyet Dahulu dan Sekarang Berbeda, Salah Satunya Peradangan di Rektum
Cacar monyet (Monkeypox). [Statnews]

Suara.com - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengamati bahwa tampilan ruam cacar monyet kali ini berbeda dengan yang pernah dialami penderita di Afrika, di mana infeksi menjadi endemik.

Dalam beberapa kasus baru, virus monkeypox menyebabkan penderita mengalami ruam seperti jerawat atau lepuhan, daripada ruam yang melebar di kulit.

"Dalam kasus lainnya, munculnya benjolan kecil di kulit merupakan indikasi pertama atau satu-satunya dari infeksi," kata Direktur CDC Rochelle Walensky, dilansir NBC News.

Ada beberapa kasus cacar monyet ringan dan terkadang hanya di area tubuh tertentu, berbeda dari apa yang terlihat di negara-negara endemik Afrika Barat dan Tengah.

"Ini telah memicu kekhawatiran bahwa beberapa kasus mungkin tidak dikenali atau tidak terdiagnosis," sambungnya.

perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)
perbedaan cacar monyet (freepik)

Walensky mengatakan, secara umum infeksi cacar monyet awal terlihat seperti flu, yakni demam, nyeri tubuh dan kelenjar bengkak. Setelahnya, ruam khas akan muncul di seluruh tubuh, seringkali di wajah, lengan, dan tangan.

Namun, dalam kasus cacar monyet baru-baru ini, beberapa pasien mengalami ruam lokal atau di area kulit yang terbatas, seringkali di daerah alat kelamin atau anus.

Munculnya ruam tersebut juga terjadi sebelum pasien mengalami gejala seperti dlu. Bahkan, beberapa tidak mengalaminya sama sekali.

Pasien-pasien di AS juga melaporkan proktitis, atau peradangan menyakitkan di lapisan rektum, gejala yang tidak umum terkait infeksi virus monkeypox.

Baca Juga: Waspada Virus Monkeypox Atau Cacar Monyet, Gejalanya Mulai Demam Sampai Kelelahan

"Jika Anda melihat ruam atau masalah kulit baru yang tidak diketahui penyebabnya di tubuh mana pun, termasuk di mulut, periksalah," imbau direktur Divisi Pencegahan HIV/AIDS CDC, Demetre Daskalakis.

Ia melanjutkan, "ini bukan waktunya untuk menahan diri (untuk tidak periksa), bahkan jika kamu tidak merasa (kondisi yang dialami) seserius itu."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI